News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Mudik Lebaran 2026, PDIP: Pengelolaan Mudik RI Masih Tertinggal dari China

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDIP Sofwan Dedy Ardyanto menilai pengelolaan arus mudik di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan besar, terutama terkait ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan sepeda motor.
Selasa, 17 Maret 2026 - 08:16 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Sofwan Dedy Ardyanto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Sofwan Dedy Ardyanto menilai pengelolaan arus mudik di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan besar, terutama terkait ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Menurut Sofwan, tradisi mudik merupakan fenomena budaya global yang terjadi di berbagai negara dengan tantangan yang relatif sama, yakni kesiapan infrastruktur transportasi dan manajemen pergerakan manusia dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mudik, balik kampung, chunyun, seker bayram, atau apapun istilahnya, adalah sebuah tradisi budaya global dengan tema sama: aktivitas pulang ke kampung halaman, yang dilakukan secara serentak selama masa-masa cuti atau libur hari raya,” tulis Sofwan dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Ia menilai tradisi mudik di Indonesia mengalami evolusi dalam pengelolaannya, seiring meningkatnya peran negara dalam menata sistem transportasi dan infrastruktur.

Sofwan juga mengutip tulisan jurnalis senior Goenawan Mohamad yang menggambarkan kerasnya pengalaman mudik di masa lalu.

“Berapa juta manusia bersedia berdesak-desak, menanggung panas dan rasa tak nyaman dan risiko celaka, luka, dan mati, dalam sebuah ritual raksasa tiap tahun yang disebut ‘mudik’?” tulis Goenawan Mohamad seperti dikutip Sofwan.

Ia menjelaskan bahwa generasi sebelumnya pernah mengalami situasi mudik yang penuh perjuangan, mulai dari berebut kursi kereta api hingga penumpang yang masuk melalui jendela bus atau kereta karena keterbatasan tiket dan transportasi.

Dalam analisisnya, Sofwan mengungkapkan bahwa pada arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan melibatkan 143,9 juta pemudik. Dari jumlah tersebut, mayoritas masih memilih kendaraan pribadi.

“Sekitar dua pertiga di antaranya akan menggunakan kendaraan pribadi: mobil (52,98%) dan sepeda motor (16,74%). Jika ditotal, 100,3 juta pemudik tidak menggunakan angkutan publik,” tulisnya.

Menurut Sofwan, tingginya penggunaan mobil pribadi tidak terlepas dari keberhasilan pemerintah membangun jaringan jalan tol, terutama Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.

Namun ia menilai persoalan utama justru masih pada tingginya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor.

“Yang justru masih menjadi pekerjaan rumah bagi negara adalah: bagaimana menurunkan jumlah pemudik dengan sepeda motor? Tahun ini jumlahnya diperkirakan cukup besar: 24 juta orang,” tulis Sofwan.

Pemerintah memang telah meluncurkan program kereta api motor gratis (motis) dengan kuota 11.900 sepeda motor sebagai upaya mengurangi risiko pemudik motor. Meski begitu, menurutnya jumlah tersebut masih jauh dari cukup untuk mengatasi persoalan secara menyeluruh.

Sofwan juga membandingkan kondisi mudik di Indonesia dengan fenomena chunyun di China, yang merupakan arus perjalanan domestik terbesar di dunia dengan sekitar 9,5 miliar perjalanan setiap tahun.

Meski demikian, ia menilai kualitas pelayanan transportasi publik di kedua negara masih berada pada tingkat yang berbeda.

“Jika mau membandingkan kuantitas dan kualitas pelayanan angkutan publik dalam arus mudik antara di sini dan di sana, itu seperti membandingkan dua kesebelasan yang bertanding di liga yang berbeda,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa peningkatan kemampuan negara dalam melayani masyarakat saat mudik merupakan bagian dari proses evolusi yang harus terus berjalan.

“Semoga, dalam pengelolaan arus mudik di masa depan, kita akan segera berada di liga yang sama dengan Cina. Tapi, kapan ya?” tulis Sofwan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BUMN Ramah Wanita, Prioritaskan Pelayanan Bukan Keuntungan

BUMN Ramah Wanita, Prioritaskan Pelayanan Bukan Keuntungan

Memberikan layanan yang ramah bagi kaum perempuan, tentunya dengan tidak mengorbankan gender lainnya.   
Program Bedah Rumah Diperkuat, Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Wujudkan Hunian Layak bagi Rakyat

Program Bedah Rumah Diperkuat, Mendagri Tegaskan Komitmen Pemerintah Wujudkan Hunian Layak bagi Rakyat

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. 
114 Insiden dalam Tiga Tahun, KAI Sumut Larang Warga Beraktivitas di Jalur Rel

114 Insiden dalam Tiga Tahun, KAI Sumut Larang Warga Beraktivitas di Jalur Rel

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumut kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang jalur rel kereta api demi mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan jiwa.
10 Weton yang Diprediksi Mengalami Penurunan Finansial pada 25 Juni 2026, Ada Kamis Legi hingga Selasa Kliwon

10 Weton yang Diprediksi Mengalami Penurunan Finansial pada 25 Juni 2026, Ada Kamis Legi hingga Selasa Kliwon

Sebagai langkah antisipasi, berikut sepuluh weton yang diramal akan menghadapi penurunan finansial dan wajib memperketat pengeluaran pada tanggal 25 Juni 2026.
DPR Setuju Usulan Menkes soal MBG untuk Penderita TBC, Asal Jangan Ganggu Anggaran Pendidikan

DPR Setuju Usulan Menkes soal MBG untuk Penderita TBC, Asal Jangan Ganggu Anggaran Pendidikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani buka suara soal usulan Menteri Kesehatan (Menkes) agar penderita penyakit tuberkulosis alias TBC dapat Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bekali Praja IPDN Papua, Wamendagri Bima Arya Tekankan Pemimpin Harus Punya Ideologi, Strategi, dan Taktik

Bekali Praja IPDN Papua, Wamendagri Bima Arya Tekankan Pemimpin Harus Punya Ideologi, Strategi, dan Taktik

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menekankan bahwa setiap calon pemimpin daerah maupun birokrat wajib memiliki tiga fondasi utama, yakni ideologi, strategi, dan taktik. 

Trending

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Juni 2026: Virgo, Capricorn, dan Taurus Rezekinya Tiba-tiba Datang

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Juni 2026: Virgo, Capricorn, dan Taurus Rezekinya Tiba-tiba Datang

Ramalan keuangan zodiak 25 Juni 2026 untuk 12 rasi bintang sudah hadir. Cek zodiakmu besok, siapa yang rezekinya tiba-tiba datang dan siapa yang harus sabar dulu!
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 25 Juni 2026: Leo Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 25 Juni 2026: Leo Panen Proyek Emas

Pada tanggal 25 Juni 2026, sejumlah zodiak diprediksi mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam aspek keuangan. Siapa zodiak yang paling bercuan deras?
PT Cimanggis Cibitung Tollways dan PT DMS Laguna Tandatangani MOU Pembentukan Joint Venture Company

PT Cimanggis Cibitung Tollways dan PT DMS Laguna Tandatangani MOU Pembentukan Joint Venture Company

PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) selaku Badan Usaha Jalan Tol Cimanggis Cibitung bersama PT DMS Laguna (DMSL) menyepakati kerja sama melalui pembentukan Joint Venture Company (JVC) untuk pembangunan dan pengusahaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau Rest Area KM 63 Jalan Tol Cimanggis-Cibitung.
Pengakuan Taufik Hidayat Usai Ditangkap: Umbar Penyesalan Serta Dalih Mabuk Saat Siksa YTR

Pengakuan Taufik Hidayat Usai Ditangkap: Umbar Penyesalan Serta Dalih Mabuk Saat Siksa YTR

Setelah berhasil ditangkap usai menjadi buronan, Taufik Hidayat (30) akhirnya mulai mengungkap pengakuannya kepada penyidik.
Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Langka di Piala Dunia, Ukir Sejarah yang Belum Pernah Diraih Lionel Messi dan Pemain Mana Pun

Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Langka di Piala Dunia, Ukir Sejarah yang Belum Pernah Diraih Lionel Messi dan Pemain Mana Pun

Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa namanya layak ditempatkan di jajaran legenda terbesar sepak bola dunia. Kapten Timnas Portugal itu mencatatkan rekor baru di Piala Dunia, yang tak mampu dicetak oleh pemain manapun termasuk Lionel Messi.
Magis Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Ukir 3 Rekor Langka di Usia 41 Tahun

Magis Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Ukir 3 Rekor Langka di Usia 41 Tahun

Cristiano Ronaldo masih bisa mengukir rekor sensasional yang langka di usia 41 tahun, bersama Timnas Portugal yang tampil di Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral