News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramadan di Jayapura: Tingginya Toleransi dan Kebersamaan 

Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Farel (20), yang merupakan warga asli Jayapura. 
Selasa, 17 Maret 2026 - 08:49 WIB
Muhammad Farel saat membagikan takjil di Jayapura
Sumber :
  • dok.Farel

Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa daerah di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri saat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Salah satunya yakni Jayapura, yang terkenal dengan tingginya toleransi dan kebersamaan.

Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Farel (20), yang merupakan warga asli Jayapura. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya menuturkan, menjalani ibadah puasa di Jayapura memiliki waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan wilayah lain, bahkan di beberapa Papua.

“Perbedaan yang pertama ya masalah waktu ya, karena memang kita di wilayah timur, paling timur Indonesia, yang buat kita waktu subuhnya juga cepat, waktu bukanya juga cepat,” kata Farel, saat dihubungi, Selasa (17/3/2026).

“Dan di sini fun fact-nya adalah walaupun kita semua di wilayah timur, tapi yang paling cepat buka puasa ya di Jayapura sekitar jam 17.56 WIT. Saya di Ternate, Manokwari, Sorong, Papua Barat Daya itu buka puasanya itu jam setengah 18.30 WIT,” jelasnya.

Kemudian, Farel mengatakan, suasana ramainya bulan ramadan di Jayapura tak jauh berbeda dengan Jakarta. 

“Kalau mau dibilang sama ramainya sih hampir mirip ya. Tetapi kalau di wilayah Jakarta kan memang wilayahnya luas ya. Tapi wilayahnya luas itu mencakup di beberapa wilayah kabupaten dan kecamatan. Nah, kalau di sini tuh cuma ada kota dan kabupaten, tetapi di sini tuh kebanyakan kampung,” terang Farel.

Bahkan, Farel mengatakan, di wilayah Jayapura sangat tinggi kebersamaan dan toleransinya. Termasuk soal makanan untuk berbuka puasa yang kebanyakan dijual oleh umat kristiani.

“Kalau di sini tuh lokasi jual takjil ada di daerah TNI Angkatan Laut di Hamadi, Waena, Kota Jayapura, Kotaraja, Abepura, bahkan di wilayah Sentani Kabupaten Jayapura juga ada. Di bagian Kota Sentani juga ada. Bahkan di sini tuh ada beberapa titik wilayah di Kota Jayapura ini yang jual takjil ini umat Kristiani,” ucap Farel.

“Kalau kami di sini kan agama mayoritas kan agama muslim di Papua. Namun kita tidak pernah terpecah belah. Jadi banyak sekali agama-agama yang masuk di Papua. Kita nih kalau dibilang, kita toleransinya itu sangat tinggi. Karena mau dibilang kita tuh sesama kayak saling merangkul, saling bersaudara,” terangnya.

Selain itu, Farel juga merasakan toleransi tinggi saat berbagi takjil. Rekannya yang berasal dari umat Kristiani, Budha, Hindu, sangat antusias dalam membantu sesama.

“Paling menarik adalah bersama teman-teman non islam, komunitas dan volunteer, kita berbagi takjil. Kita berbagi ada 150 box. Respon mereka sangat luar biasa antusias menerima. Walaupun kami berbagi sedikit tetapi dengan hati, mereka juga membalasnya dengan hati. Istilahnya ketika kita memberikan orang kebaikan, mereka akan membalas dengan 1000 kebaikan,” terang Farel.

Kemudian Farel juga merasakan tingginya toleransi dan kebersamaan saat momen-momen mendekati hari raya, baik saat Natal maupun Idul Fitri. Masyarakat di lingkungannya saling membantu ketika hendak melaksanakan ibadah.

“Dan memang kalau di sini toleransinya tinggi, kenapa saya bilang begitu? Karena ketika di hari-hari besar, kemarin hari Natal, masyarakat muslim yang di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura ini open untuk masyarakat Kristen untuk melakukan ibadah. Kita melakukan patroli, menyiapkan lapangan untuk parkir mobil dan motor. Namun sebaliknya begitu,” ujar Farel.

“Bahkan di wilayah kompleks dan mungkin di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura ini sering bertukar-tukar hadiah. Bertukar hadiah kayak misalkan hari Kristen nih, kita kasih mereka minuman, kue. Nah, ini begitupun sebaliknya. Ketika kita mau lebaran orang itu malah balik kasih kita hampers, kasih kita minuman,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Farel juga menuturkan, tempat ibadah masjid dan gereja di Jayapura saling berdekatan. Tidak ada satu pun masyarakat yang merasa terganggu, bahkan mereka mengaku terbantu dengan adanya kumandang azan.

“Di kompleks saya ini Islam cuma 3 orang dan kita memang rumahnya dekat masjid. Tetapi kemarin saya bertanya-tanya kepada orang-orang kompleks saya yang umat Kristiani, umat Hindu, mereka sangat tidak terganggu. Karena dengan azan subuh pagi-pagi itu mereka jadi on time gitu loh,” katanya. (Ars)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
Selengkapnya

Viral