RSCM Ungkap Andrie Yunus Alami Penurunan Penglihatan dan Kerusakan Kornea Mata Sebelah Kanan
- Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore
Jakarta, tvOnenews.com - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap kondisi terkini Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, pasca disiram air keras oleh empat orang tak dikenal (OTK).
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara mengatakan, saat ini pasien dalam kondisi stabil. Namun masih menjalani perawatan medis, termasuk pemulihan fungsi penglihatan.
“Saat ini, kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa. Penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pasien, termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan,” kata Yoga, dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).
Yoga menyebutkan, penanganan terhadap pasien dilakukan sejak Jumat (13/3/2026) usai pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
“Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka,” tutur Yoga.
Kemudian tim medis melakukan irigasi atau pencucian pada area yang terpapar untuk menurunkan efek zat kimia serta menormalkan kondisi jaringan.
“Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea,” jelas Yogi.
Selanjutnya, pasien menjalani tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan serta transplantasi membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.
“Selanjutnya pasien dirawat di High Care Unit (HCU) luka bakar untuk mendapatkan pemantauan dan perawatan lebih lanjut. Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka, pemberian antibiotik, obat anti-inflamasi, vitamin, serta pengobatan untuk menjaga tekanan bola mata tetap terkontrol,” terang Yogi.
Untuk diketahui, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus berjumlah empat orang.
"Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1," kata Iman, Senin (16/3/2026).
Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan polisi, para pelaku bergerak dari wilayah Jakarta Selatan, kemudian berkumpul di kawasan Jalan Merdeka Timur, dekat Stasiun Gambir.
Para pelaku kemudian melalui sejumlah jalan di pusat Jakarta, seperti Jalan Ir. H Juanda, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga Tugu Tani. (Ars)
Load more