News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Airlangga Gerak Cepat Kumpulkan Kadin hingga Asosiasi Industri

Pemerintah mulai menggalang koordinasi dengan dunia usaha untuk merespons investigasi perdagangan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Indonesia melalui mekanisme Section 301 Investigation.
Selasa, 17 Maret 2026 - 10:41 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mulai menggalang koordinasi dengan dunia usaha untuk merespons investigasi perdagangan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Indonesia melalui mekanisme Section 301 Investigation.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan segera menggelar pertemuan dengan sejumlah kementerian, pelaku usaha, serta asosiasi industri guna menyiapkan posisi Indonesia dalam proses konsultasi yang akan dilakukan pemerintah AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“Besok kami akan mengundang KL terkait, Menteri Perdagangan, juga Kadin, juga Apindo, dan asosiasi,” ujar Airlangga di Kantornya, Senin (16/3/2026).

Dalam forum tersebut, pemerintah bersama pelaku industri akan menyiapkan berbagai data dan penjelasan mengenai praktik perdagangan Indonesia.

Dua isu utama yang akan dibahas adalah terkait kapasitas produksi industri nasional serta tudingan praktik kerja paksa yang kerap menjadi perhatian dalam investigasi perdagangan global.

“Jadi tahapan konsultasi itu nanti sektor juga kita undang untuk menyiapkan terkait dengan excess capacity dan juga terkait dengan praktis tidak adanya forced labor di Indonesia, jadi itu dua isu utama yang akan dibahas,” tuturnya.

Airlangga menjelaskan investigasi Section 301 merupakan instrumen hukum perdagangan yang digunakan pemerintah AS untuk menilai apakah praktik perdagangan suatu negara dianggap tidak adil, diskriminatif, atau merugikan kepentingan perdagangan Amerika Serikat.

Proses tersebut dijalankan oleh United States Trade Representative (USTR), yang memiliki kewenangan untuk menyelidiki dan memberikan rekomendasi kebijakan perdagangan terhadap negara mitra.

Meski demikian, Airlangga menegaskan sejumlah isu yang dipersoalkan sebenarnya telah dibahas sebelumnya dalam kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui skema Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Karena itu, pemerintah berharap proses konsultasi yang berlangsung dapat menghasilkan solusi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Di sisi lain, pemerintah tetap mewaspadai kemungkinan konsekuensi dari investigasi tersebut. Jika dinilai ada praktik perdagangan yang merugikan AS, pemerintah Amerika Serikat berpotensi menerapkan berbagai kebijakan pembatasan seperti tarif tambahan, bea masuk baru, hingga kuota impor terhadap produk tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konteks ini, pemerintah Indonesia menilai penting untuk menjaga daya saing sektor manufaktur nasional yang selama ini banyak mengekspor produknya ke pasar Amerika Serikat.

Langkah koordinasi dengan pelaku usaha juga dilakukan agar sektor industri domestik dapat tetap memenuhi standar perdagangan global sekaligus mempertahankan akses pasar ekspor yang menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

BNI menyalurkan dukungan gizi dan edukasi kesehatan bagi kelompok rentan, mulai dari anak berisiko stunting, ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), hingga remaja putri.
Hasil Piala Dunia 2026: Duh Turki! Lawan 10 Pemain Paraguay Pun Masih Kalah, Pasukan Bulan Sabit Tersingkir

Hasil Piala Dunia 2026: Duh Turki! Lawan 10 Pemain Paraguay Pun Masih Kalah, Pasukan Bulan Sabit Tersingkir

Timnas Turki kalah menyakitkan saat hadapi Paraguay pada laga Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026). Bermain melawan 10 pemain, Ay-Yıldızlılar kalah 0-1.
Masyarakat Mulai Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir, DPR Desak PLN dan Pemerintah Beri Penjelasan

Masyarakat Mulai Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir, DPR Desak PLN dan Pemerintah Beri Penjelasan

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mendesak pemerintah dan PLN memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang semakin sering.
Piala Dunia 2026: Ancelotti Bawa Kabar Baik soal Neymar Usai Brasil Hancurkan Haiti 3-0, Si Anak Emas Siap Comeback

Piala Dunia 2026: Ancelotti Bawa Kabar Baik soal Neymar Usai Brasil Hancurkan Haiti 3-0, Si Anak Emas Siap Comeback

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, membawa kabar baik terkait kondisi Neymar. Sang bintang Selecao berpeluang comeback pada laga terakhir Piala Dunia 2026.
Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 21 Juni 2026: Libra Dapat Angin Segar, Aquarius Muncul dengan Ide Brilian

Ramalan Karier 12 Zodiak Besok 21 Juni 2026: Libra Dapat Angin Segar, Aquarius Muncul dengan Ide Brilian

Ramalan karier 12 zodiak besok, 21 Juni 2026: Libra dapat angin segar hingga Aquarius muncul dengan ide brilian. Simak prediksi karier lengkap di sini.
Dedi Mulyadi Usulkan Jalan Nasional di Jawa Barat Dikelola Pemda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Usulkan Jalan Nasional di Jawa Barat Dikelola Pemda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi mengatakan kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena taruhannya keselamatan publik dan berpotensi besar memicu kecelakaan fatal.

Trending

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 21 Juni 2026 diprediksi menjadi salah satu momentum paling panas dalam pergerakan energi keuangan bagi beberapa zodiak. Ini zodiak yang bercuan deras.
Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau: Dukung Penuh Naturalisasi Demi Kejayaan Sepak Bola Nasional

Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau: Dukung Penuh Naturalisasi Demi Kejayaan Sepak Bola Nasional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh segala upaya yang bertujuan memajukan prestasi sepak bola Indonesia, termasuk dalam hal naturalisasi pemain keturunan. 
Target 10 Juta Peserta, Dedi Mulyadi Gunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangi Kemiskinan

Target 10 Juta Peserta, Dedi Mulyadi Gunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangi Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menetapkan target ambisius untuk melindungi 10 juta pekerja informal dan kelompok rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. 
John Herdman Bisa Dapat 3 Amunisi Baru, Timnas Indonesia Berpotensi Makin Ngeri di Piala AFF 2026

John Herdman Bisa Dapat 3 Amunisi Baru, Timnas Indonesia Berpotensi Makin Ngeri di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia berpeluang mendapat tambahan kekuatan untuk Piala AFF 2026. Selain Luke Vickery dan Mitchell Baker, ada 3 nama yang bisa jadi kejutan.
Lensa Berbicara: Detik-detik Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke RS Polri, Pendukung Gedor Mobil Tahanan

Lensa Berbicara: Detik-detik Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke RS Polri, Pendukung Gedor Mobil Tahanan

Pakar telematika Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dibawa dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Selengkapnya

Viral