News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Perintahkan “Bongkar Ulang” Formasi ASN, Ribuan Puskesmas Tanpa Dokter Jadi Alarm Keras

Penataan ulang formasi ASN diharapkan mampu menjawab ketimpangan distribusi tenaga kerja sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Selasa, 17 Maret 2026 - 17:00 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan evaluasi besar-besaran terhadap desain dan postur kepegawaian nasional. Instruksi ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah bersiap merombak strategi pengisian sumber daya manusia demi menopang program prioritas nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan arahan tersebut usai rapat lintas kementerian di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah rapat tindak lanjut dari beberapa hari yang lalu apa namanya kami juga melaksanakan rapat lintas kementerian untuk sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden kita semua diminta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain dan postur kepegawaian kita,” ujar Prasetyo.

“Dan paralel untuk kami semua diminta melakukan telaah, melakukan exercise dalam rangka ke depan melakukan pengawakan-pengawakan untuk menjalankan program-program prioritas dari Bapak Presiden,” sambungnya.

Rapat tersebut melibatkan jajaran menteri dan pimpinan lembaga strategis, menandakan bahwa evaluasi ini tidak bersifat sektoral, melainkan menyeluruh lintas bidang.

“Jadi pagi hari ini sangat lengkap, menteri yang hadir. Hanya Pak Menhan mohon izin karena sedang ada dinas luar. Jadi rapat hari ini dihadiri Pak Mendagri, kemudian Menteri Dikti-Sainstek yang bertanggung jawab terhadap talent pool nasional kita. Kemudian juga hadir Menteri KKP, ada program-program prioritas di Kementerian Kelautan yang di bawah koordinasi beliau. Kemudian hadir Wamen Koperasi mewakili Menteri Koperasi, kemudian hadir juga Dirut Agrinas, kemudian hadir Kepala dan Wakil Kepala BPS, kemudian hadir Kepala BKN, Prof. Zudan,” ucapnya.

Kementerian yang memiliki otoritas utama dalam reformasi birokrasi juga dilibatkan dalam proses ini.

“Kemudian juga hadir Ibu Menpan-RB. Kalau sudah berkenaan dengan masalah kepegawaian maka menjadi domain Ibu Menteri PAN-RB,” kata dia.

Di sektor pendidikan, pemerintah mulai menghitung ulang kebutuhan tenaga pengajar secara nasional, termasuk distribusi dan kompetensi yang dibutuhkan.

“Kemudian juga hadir Mendikti sudah, Mendikdasmen, Prof. Mu’ti, terima kasih. Nah beliau juga kita minta mendesain ulang, meng-exercise ulang berapa kebutuhan tenaga pendidik, komposisinya, distribusinya, kemudian bidang atau mata pelajaran yang harus kita, kita apa, hasilkan,” tutur Prasetyo.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun talent pool nasional yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan pembangunan jangka panjang.

Sorotan paling tajam muncul dari sektor kesehatan. Pemerintah menemukan ketimpangan serius dalam distribusi tenaga medis, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Oh mohon maaf, ketinggalan satu, Menteri Kesehatan. Nah Menteri Kesehatan ini juga kami minta, kita minta untuk melakukan pendataan terhadap kebutuhan tenaga-tenaga kesehatan kita, terutama di daerah-daerah 3T,” terang dia.

Prasetyo mengungkapkan fakta mencemaskan: ribuan fasilitas kesehatan dasar masih kekurangan tenaga medis.

“Tadi beliau melaporkan bahwa dari sekian 10.000 kurang lebih puskesmas, masih ada kurang lebih 4.000 yang di situ belum memiliki tenaga medis, dokter, maupun terutama dokter gigi juga sangat kurang, Pak Menteri ya,” tandas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evaluasi menyeluruh ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menjalankan agenda prioritas nasional. Penataan ulang formasi ASN diharapkan mampu menjawab ketimpangan distribusi tenaga kerja sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Dengan keterlibatan lintas sektor dan fokus pada kebutuhan riil di lapangan, pemerintah menargetkan desain kepegawaian baru yang lebih adaptif, tepat sasaran, dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral