GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Pegang Kendali: Timah Jadi Komoditas Strategis Global

Pasar timah global pada 2026 diperkirakan masih bergerak dalam dinamika yang ketat. Permintaan yang terus meningkat dari sektor elektronik hingga teknologi
Selasa, 17 Maret 2026 - 23:33 WIB
Indonesia Pegang Kendali: Timah Jadi Komoditas Strategis Global
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Pasar timah global pada 2026 diperkirakan masih bergerak dalam dinamika yang ketat. Permintaan yang terus meningkat dari sektor elektronik hingga teknologi energi baru diproyeksikan tumbuh lebih cepat dibandingkan kemampuan pasokan global untuk mengejarnya.

Kondisi tersebut berpotensi memicu volatilitas harga sekaligus membuka ruang bagi negara produsen utama untuk memainkan peran yang lebih besar dalam menjaga keseimbangan pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Founder Reforminer Institute, Pri Agung Rakhmanto menilai tren permintaan timah global masih akan tetap kuat dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini terutama didorong oleh perkembangan industri elektronik, semikonduktor, hingga kendaraan listrik yang semakin pesat.

“Timah adalah salah satu mineral strategis karena penggunaannya sangat luas, terutama pada industri elektronik melalui bahan solder yang menjadi komponen penting dalam hampir semua perangkat elektronik modern,” jelas Pria Agung dalam opini yang ditayangkan di media.

Secara global, lebih dari separuh konsumsi timah memang berasal dari sektor solder untuk industri elektronik. 

Seiring meningkatnya produksi perangkat digital, kebutuhan terhadap logam ini juga terus bertambah.

Di sisi lain, produksi timah global masih menghadapi berbagai tantangan. 

Beberapa negara produsen utama mengalami gangguan operasional maupun ketidakpastian kebijakan yang memengaruhi tingkat produksi.

Kondisi tersebut membuat keseimbangan pasar timah global cenderung berada dalam posisi yang ketat. Dalam situasi seperti ini, fluktuasi harga menjadi sesuatu yang sulit dihindari.

“Dalam beberapa tahun terakhir pasar timah global memang cenderung berada dalam kondisi defisit, ketika pertumbuhan permintaan lebih cepat dibandingkan peningkatan pasokan,” kata staf pengajar Universitas Trisakti tersebut.

Dalam konteks tersebut, negara produsen timah memiliki peluang untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok global. Dengan cadangan yang signifikan serta pengalaman panjang dalam pengelolaan pertambangan timah, Indonesia berada pada posisi yang strategis untuk memainkan peran tersebut.

Saat ini, posisi Indonesia sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia setelah China. Adapun berdasarkan data Perhapi, produksi bijih timah Indonesia sempat mencapai puncaknya pada 2023 sekitar 65.000 ton, kemudian turun menjadi sekitar 45.000 ton pada 2024, sebelum kembali meningkat menjadi sekitar 50.000 ton pada 2025.

Sejalan dengan pengetatan tata kelola tersebut, harga timah global juga mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data Ditjen Minerba Kementerian ESDM, kenaikan harga timah dari kisaran US$33.000 per ton menjadi sekitar US$50.000 per ton dipicu oleh penertiban tambang ilegal di Indonesia yang sebelumnya menyuplai pasar secara tidak resmi.

Langkah tersebut dinilai mampu menekan praktik penyelundupan timah yang selama ini memengaruhi keseimbangan pasar global.

Data di London Metal Exchange (LME) menunjukkan harga timah melonjak dari sekitar US$36.435 per ton pada 27 Oktober 2025 menjadi US$55.005 per ton pada 26 Januari 2026. Dengan demikian, harga timah naik sekitar 50,97% hanya dalam waktu tiga bulan.

Meski berdampak positif terhadap kinerja industri timah nasional, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sudirman Widhy mengingatkan adanya sejumlah risiko jangka panjang yang perlu diwaspadai.

Harga yang terlalu tinggi berpotensi menekan daya beli konsumen dan memicu penurunan permintaan. Selain itu, lonjakan harga saat ini juga dinilai masih dipengaruhi spekulasi pasar dan isu pasokan, sehingga berpotensi terkoreksi secara tiba-tiba.

Risiko lain juga dapat datang dari potensi gangguan produksi di negara produsen lain seperti Myanmar yang dapat kembali memengaruhi keseimbangan pasar global.

Untuk itu, Perhapi menyarankan penguatan kerja sama strategis dengan negara produsen di kawasan Asean seperti Myanmar dan Malaysia guna meningkatkan tata kelola produksi dan meminimalkan risiko operasional.

“Indonesia adalah produsen utama timah dunia. Ketika pasokan dari Indonesia mengetat, dampaknya langsung terasa di pasar internasional dan mendorong kenaikan harga,” ujar Sudirman.

Terkait arah pasar timah global, Pri Agung menilai stabilitas produksi dari negara produsen utama akan menjadi penentu dalam beberapa tahun mendatang. 

Ia juga menilai pemerintah perlu terus memperkuat kebijakan pengelolaan sumber daya mineral agar potensi strategis timah nasional dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Pemerintah perlu memastikan pengelolaan timah dilakukan secara lebih tertata, berkelanjutan, dan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap mineral strategis untuk mendukung transformasi teknologi global, timah semakin dipandang sebagai komoditas penting dalam rantai pasok industri masa depan.

Dalam situasi pasar yang masih ketat, kemampuan negara produsen dalam menjaga produksi yang stabil dan berkelanjutan akan menjadi faktor kunci dalam menentukan dinamika pasar timah dunia. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhub Ungkap Nasib Dua Pesawat Beserta Penumpang yang Masih Tertahan di Indonesia

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhub Ungkap Nasib Dua Pesawat Beserta Penumpang yang Masih Tertahan di Indonesia

Seiring membaiknya situasi, maskapai mulai mengaktifkan kembali layanan secara bertahap.
Fakta Baru Kasus Penemuan Mayat Wanita dalam Kontainer Plastik di Medan: Tersangka Terobsesi Video Porno yang Sering Ditontonnya

Fakta Baru Kasus Penemuan Mayat Wanita dalam Kontainer Plastik di Medan: Tersangka Terobsesi Video Porno yang Sering Ditontonnya

Terdapat fakta baru dalam kasus penemuan mayat wanita dalam kontainer plastik di Medan, Sumatera Utara.
Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Lakukan Pemanasan Hadapi TNI AU Electric di Laga Persahabatan

Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Lakukan Pemanasan Hadapi TNI AU Electric di Laga Persahabatan

Jakarta LavAni menghadapi TNI AU Electric di laga persahabatan sebagai persiapan jelang final four Proliga 2026.
Terpopuler: KDM Kaget Buka Dompet Tukang Becak, Kades Hoho Dapat Nasihat, Demiane Agustien Tolak Bela Timnas Indonesia

Terpopuler: KDM Kaget Buka Dompet Tukang Becak, Kades Hoho Dapat Nasihat, Demiane Agustien Tolak Bela Timnas Indonesia

3 artikel terpopuler: KDM kaget buka dompet tukang becak, Kades Hoho dapat nasihat tegas KDM, hingga jawaban Demiane Agustien soal bela Timnas Indonesia.
Pep Guardiola Langsung Bicara Masa Depannya usai Manchester City Disingkirkan Real Madrid dari Liga Champions

Pep Guardiola Langsung Bicara Masa Depannya usai Manchester City Disingkirkan Real Madrid dari Liga Champions

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, langsung ditanyakan seputar masa depannya setelah kekalahan dari Real Madrid. The Citizens baru saja tersingkir dari Liga Champions di babak 16 besar.
Buktikan Kualitas, Alvaro Arbeloa Sukses Bikin Jose Mourinho hingga Pep Guardiola Gigit Jari di Liga Champions

Buktikan Kualitas, Alvaro Arbeloa Sukses Bikin Jose Mourinho hingga Pep Guardiola Gigit Jari di Liga Champions

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, membungkam kritik setelah timnya singkirkan Benfica yang dilatih Jose Mourinho serta Manchester City asuhan Pep Guardiola.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT