GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Berhasil Amankan 17 Remaja yang Konvoi Bawa Kembang Api di Pesanggrahan

Polisi menangkap 17 remaja yang membawa kembang api dan petasan pada Minggu (15/3) malam demi menegakkan ketertiban umum di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Rabu, 18 Maret 2026 - 07:19 WIB
Polisi Berhasil Amankan 17 Remaja yanh Konvoi Bawa Kembang Api di Pesanggrahan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi menangkap 17 remaja yang membawa kembang api dan petasan pada Minggu (15/3) malam demi menegakkan ketertiban umum di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Untuk para pelaku sendiri yang kami amankan total 17 remaja," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam saat dikonfirmasi di Jakarta, mengutip Antara pada Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/3) sekitar pukul 22.00 WIB di pertigaan Jalan Swadarma Raya dan Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pengungkapan kasus itu berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial Instagram terkait adanya segerombolan remaja yang melakukan konvoi tanpa izin.

Segerombolan remaja itu dilaporkan melakukan konvoi tanpa izin dengan menggunakan flare atau kembang api yang ditembakkan ke jalan, sehingga mengganggu ketertiban umum.

Para remaja yang melakukan konvoi hingga menutup jalan serta menyalakan petasan tersebut berasal dari tiga kelompok berbeda. 

Menurut Seala, mereka berasal dari wilayah Jakarta Barat dan berencana menuju Tangerang.

Dia juga memastikan tidak ada pelaku yang berasal dari Pesanggrahan.

“Jadi, para remaja tersebut ingin mengarah ke Tangerang. Para remaja tersebut berasal dari wilayah Jakarta Barat,” ujar Seala.

Polisi kemudian melakukan penindakan dengan menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) setelah video tersebut viral di media sosial.

Dalam pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan sebanyak 17 remaja beserta sejumlah barang bukti, di antaranya bendera kelompok, telepon genggam, dan sepeda motor.

Seala menambahkan kendaraan bermotor yang digunakan para remaja tersebut juga dikenai sanksi tilang karena tidak sesuai ketentuan.

"Sanksi yang kami berikan itu sanksi berupa kerja sosial, yaitu membersihkan lingkungan selokan di sekitar Pospam, karena kami juga mengingat ini bulan Ramadhan, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Kasudin Pendidikan Jakarta Barat,” ungkap Seala.

Terkait motif, dia menyebutkan para remaja itu melakukan aksi tersebut untuk mencari pengakuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk motifnya sendiri, yang anak-anak itu lakukan adalah mencari validasi karena namanya remaja,” tutur Seala.

Dia juga mengungkapkan adanya indikasi potensi aksi lanjutan yang mengarah pada tawuran, sehingga polisi melakukan langkah pencegahan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Lomba Ulang LCC 4 Pilar MPR, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

SMAN 1 Pontianak Tegas Tolak Lomba Ulang LCC 4 Pilar MPR, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

SMAN 1 Pontianak menolak ikut lomba ulang LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar dan memilih menghormati hasil yang telah ditetapkan.
Dari Kawan Jadi Lawan, Vanja Bukilic Terang-terangan Mengaku Ini Kalahkan Megawati Hangestri di V League Musim Depan

Dari Kawan Jadi Lawan, Vanja Bukilic Terang-terangan Mengaku Ini Kalahkan Megawati Hangestri di V League Musim Depan

V League 2026/2027 akan diwarnai duel kawan lama yang pernah jadi salah satu duet pemain asing tertajam di Liga Voli Korea, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic
Tragedi PMI Tenggelam di Malaysia, DPR RI: Bukti Negara Lalai

Tragedi PMI Tenggelam di Malaysia, DPR RI: Bukti Negara Lalai

Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion, mengecam keras tragedi tenggelamnya kapal yang mengangkut 37 pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural asal Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara, di perairan Malaysia. Hingga Selasa (12/5/2026), sebanyak 14 orang dilaporkan masih hilang.
Gara-gara Yeom Hye-seon Pelatih Hyundai E&C Hillstate Datang Langsung ke Indonesia Temui Megawati Hangestri

Gara-gara Yeom Hye-seon Pelatih Hyundai E&C Hillstate Datang Langsung ke Indonesia Temui Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung sempat datang ke Indonesia tepatnya ketika final Proliga 2026 untuk menyaksikan aksi Megawati Hangestri sebelum resmi merekrutnya pada awal pekan ini. 
Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Kiper Berdarah Surabaya Ini Justru Dilirik Klub Legendaris Liga Belanda

Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Kiper Berdarah Surabaya Ini Justru Dilirik Klub Legendaris Liga Belanda

Kayne van Oevelen, kiper keturunan Indonesia yang diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, masuk radar Feyenoord usai tampil impresif bersama FC Volendam.
Lengkap Sudah Pemain Kuota Asia di V League 2026/2027, Ternyata Megawati Hangestri Menjadi Satu-satunya yang...

Lengkap Sudah Pemain Kuota Asia di V League 2026/2027, Ternyata Megawati Hangestri Menjadi Satu-satunya yang...

Pemain kuota Asia untuk gelaran V League musim depan akhirnya lengkap sudah, setelah Hyundai Hillstate mengumumkan rekrutan terakhir mereka, Megawati Hangestri.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral