GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kumpulkan Stakeholder, Stafsus Wapres Dorong Ekonomi Perempuan dan Penguatan UMKM

Di tengah dorongan besar pemerintah memperkuat ekonomi rakyat, satu persoalan krusial mencuat yakni belum adanya definisi yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan “naik kelas” bagi pelaku usaha.
Rabu, 18 Maret 2026 - 23:25 WIB
Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa.
Sumber :
  • Dokumentasi Setwapres

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah dorongan besar pemerintah memperkuat ekonomi rakyat, satu persoalan krusial mencuat yakni belum adanya definisi yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan “naik kelas” bagi pelaku usaha.

Isu ini mengemuka dalam forum kolaborasi lintas sektor yang digelar Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Staf Khusus Wakil Presiden Tina Talisa menegaskan, forum tersebut menjadi langkah strategis untuk menyatukan arah kebijakan penguatan UMKM dan ekonomi perempuan.

“Sebagai bagian dari arahan Presiden dan Wakil Presiden dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat, kami menyelenggarakan silaturahmi dan dialog kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dunia usaha, dan organisasi masyarakat,” ujar Tina, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2026).

Dalam diskusi, Tina menyoroti persoalan mendasar yang selama ini luput dari perhatian yaitu indikator keberhasilan UMKM belum terdefinisi dengan jelas.

“Kita itu belum punya kriteria apa yang dinamakan naik kelas. Jadi kita sering kali, mari kita dorong naik kelas. How do we define naik kelas? Dari mikro ke kecil kah? Karena nambah pegawai kah? Karena nambah aset kah? Karena nambah omset kah? Karena nambah literasi keuangannya atau apa?” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa dorongan kebijakan selama ini berpotensi tidak terukur, meski program penguatan UMKM terus digencarkan.

Dari sisi data, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan bahwa proporsi wirausaha perempuan di Indonesia masih terbatas.

“Ini kalau kita lihat dari sisi proporsi wirausaha perempuan itu mungkin baru sekitar 37 persen,” ujar Deputi Bappenas, Maliki.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyoroti bahwa banyak perempuan bekerja karena keterpaksaan ekonomi, bukan karena peluang yang optimal.

“Kita masih punya banyak PR, bahwa perempuan-perempuan kita bekerja bisa jadi karena terpaksa, karena memang butuh, karena harus. Tetapi kemudian apakah kontribusi mereka itu bisa cukup memberikan kontribusi untuk seperti yang kita harapkan,” kata Deputi BPS, Nashrul Wajdi.

Dari sisi investasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menekankan pentingnya legalitas usaha sebagai pintu masuk penguatan UMKM.

“Kami mengajak kepada stakeholders itu sama-sama untuk bagaimana supaya para pelaku usaha UMKM ini terutama yang mikro ya, supaya mereka mau punya NIB,” kata Deputi BKPM, Riyatno.

Sementara itu, pelaku usaha perempuan menekankan pentingnya dukungan ekosistem yang lebih luas.

“Banyak pengusaha perempuan dan kita ini butuh support system, juga butuh dukungan dari pemerintah, dan juga butuh wadah yang sehat untuk teman-teman perempuan bisa berkarya,” ujar Ketua Womenpreneur BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Mellisa Hamid.

Isu daya saing juga mengemuka, terutama terkait kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar di Indonesia.

“Tidak ada pengecualian, semua produk yang masuk dan beredar di Indonesia, even itu produk Amerika, akhirnya harus bersertifikasi halal. Mungkin ini harus menjadi sebuah komitmen,” kata Euis Amalia dari Perempuan ICMI.

Di sisi lain, Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, Nita Yudi, menegaskan daya juang perempuan dalam dunia usaha.

“Jadi perempuan juga harus berusaha, tidak hanya laki-laki. Kita lihat bahwa perempuan paling kuat, paling struggle,” ujarnya.

Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha, untuk merumuskan langkah konkret penguatan UMKM dan ekonomi perempuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tujuannya untuk mendorong penguatan UMKM dan pemberdayaan ekonomi perempuan,” kata Tina.

Di tengah tantangan yang kompleks, satu hal menjadi jelas;  tanpa indikator yang tegas dan ekosistem yang kuat, misi besar “menaikkan kelas” UMKM berisiko hanya menjadi jargon, bukan transformasi nyata. (agr/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Statistik Terbaru 5 Kiper Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Siapa Layak Jadi Nomor 1?

‎Statistik Terbaru 5 Kiper Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Siapa Layak Jadi Nomor 1?

Jelang FIFA Series 2026, performa para penjaga gawang Timnas Indonesia menjadi sorotan utama. Lima nama yang dipanggil John Herdman membawa catatan statistik berbeda dalam persaingan menuju skuad utama. 
Pengendara Motor Tewas setelah Tabrakan dengan Bus Trans Jatim Lamongan

Pengendara Motor Tewas setelah Tabrakan dengan Bus Trans Jatim Lamongan

Warga yang mengetahui perustiwa tersebut langsung keluar rumah dan hendak menghakimi sopir bus, beruntung petugas Polsek Solokuro tiba dilokasi dan langsung mengamankan sopir bus.
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
Detik-detik Mencekam Bus Sugeng Rahayu Kecelakaan Hantam Tiang Jembatan Jurug Karanganyar-Solo, 1 Orang Terlempar

Detik-detik Mencekam Bus Sugeng Rahayu Kecelakaan Hantam Tiang Jembatan Jurug Karanganyar-Solo, 1 Orang Terlempar

Sebuah bus mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Jembatan Jurug, perbatasan Karanganyar-Solo pada Kamis (19/3/2026). 1 orang terlempar hingga ke luar bus
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

MUI menyarankan agar masyarakat Muslim di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. 
Tak Ada Negosiasi, Iran Arahkan Serangan Terbaru ke Semua Pangkalan Militer AS di Timteng

Tak Ada Negosiasi, Iran Arahkan Serangan Terbaru ke Semua Pangkalan Militer AS di Timteng

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengkonfirmasi pada Rabu bahwa mereka melancarkan serangan tahap ke-62 Operasi "Janji Sejati-4".

Trending

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus, M Fadhil Alfathan Fadhil mengaku terkejut atas penangkapan empat pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus oleh TNI.
Reaksi Jujur Jordi Amat soal John Herdman yang Suka Gaya Mainnya di Lini Tengah Timnas Indonesia

Reaksi Jujur Jordi Amat soal John Herdman yang Suka Gaya Mainnya di Lini Tengah Timnas Indonesia

Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, menyatakan siap dimainkan di posisi mana pun, termasuk lini tengah, setelah pelatih John Herdman menyukai gaya permainannya.
Update Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: John Herdman Kedatangan Banyak Wajah Baru

Update Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: John Herdman Kedatangan Banyak Wajah Baru

Update tim kepelatihan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. John Herdman dibantu Nova Arianto dan pelatih Eropa
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT