GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran

Momentum mudik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran setiap tahunnya meningglakan sepenggal cerita hidp bagi para pelakunya termasuk mengenang jalur Alas Roban yang di Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Selasa, 24 Maret 2026 - 10:12 WIB
Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Momentum mudik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran setiap tahunnya meningglakan sepenggal cerita hidp bagi para pelakunya termasuk mengenang jalur Alas Roban yang di Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Nama Alas Roban tentu sudah tidak asing lagi. Bagi banyak pemudik, kawasan ini pernah menjadi bagian dari perjalanan panjang yang menantang sekaligus penuh cerita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jalan yang berkelok, naik turun, dan diapit kawasan hutan membuat Alas Roban dikenal sebagai salah satu jalur paling menantang di Pantura. Namun justru di sanalah pengalaman perjalanan terasa paling kuat, ketika kendaraan berjalan perlahan di tengah antrean panjang, dan warung-warung pinggir jalan menjadi tempat singgah yang tak terpisahkan.

Era sebelum adanya Tol Trans Jawa

Sebelum beroperasinya Tol Trans Jawa sekitar 2018, jalur ini nyaris tidak pernah benar-benar sepi. Arus kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalir tanpa henti, terutama saat musim mudik Lebaran.

Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran
Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran
Sumber :
  • Antara

Pada periode H-3 hingga H+3 Lebaran, kemacetan menjadi pemandangan yang biasa. Kendaraan mengular panjang hingga malam hari. Dalam kondisi seperti itu, waktu perjalanan sering kali sulit diprediksi.

Di tengah antrean tersebut, warung-warung di sepanjang Alas Roban menjadi tempat istirahat sekaligus ruang interaksi. Pengendara turun untuk makan, minum, atau sekadar duduk sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Bagi sebagian orang, momen berhenti di warung sederhana di pinggir hutan, ditemani udara malam yang dingin, justru menjadi bagian yang paling diingat dari perjalanan mudik.

Selain dikenal sebagai jalur utama, Alas Roban juga lama lekat dengan citra sebagai kawasan yang angker. Minimnya penerangan dan kondisi jalan yang melintasi hutan membuat berbagai cerita berkembang di kalangan pengendara.

Cerita-cerita tersebut, baik benar maupun tidak, ikut membentuk pengalaman perjalanan. Melewati Alas Roban pada malam hari bukan hanya soal jarak, tetapi juga soal keberanian dan kewaspadaan.

Kini, suasana itu perlahan berubah. Sejak jalan tol beroperasi, sebagian besar kendaraan roda empat beralih ke jalur yang lebih cepat. Alas Roban tidak lagi dipadati kendaraan besar seperti dulu.

Jalur yang sebelumnya hidup hampir sepanjang hari kini terasa lebih lengang, terutama di luar musim mudik. Warung-warung yang dulu ramai perlahan kehilangan keramaian yang pernah menjadi penopangnya.

Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran
Cerita Jalur Mudik di Pantura yang Nyaris Lenyap Ditinggal Pemudik Lebaran
Sumber :
  • Antara

Masih Dilalui, Tapi dengan Cerita Berbeda

Meski tidak lagi seramai dulu, Alas Roban belum benar-benar ditinggalkan.

Bagi pemudik sepeda motor, jalur ini tetap menjadi pilihan utama karena tidak memiliki akses ke jalan tol. Di beberapa titik, pengendara masih terlihat berhenti untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan panjang.

Di kawasan sebelum memasuki Alas Roban dari arah barat, sejumlah pemudik tampak singgah di warung pinggir jalan. Mereka duduk santai, minum, atau sekadar melepas lelah setelah berjam-jam di perjalanan. Salah seorang pemudik, Heri, mengaku menempuh perjalanan dari Cibitung menuju Solo dengan durasi lebih dari 12 jam.

“Dari Cibitung mau ke Solo. Perjalanan bisa 12 jam lebih karena sempat mampir dulu,” ujarnya.

Pemudik lainnya, Andre, yang melakukan perjalanan dari Bekasi menuju Sukoharjo, memilih menggunakan sepeda motor karena pertimbangan biaya dan fleksibilitas.

“Kalau pakai motor biayanya lebih murah dan lebih simpel,” katanya.

Ia mengaku perjalanan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kemacetan hingga kecelakaan di jalan masih menjadi risiko yang dihadapi.

“Tadi sempat macet di Karawang, juga ada beberapa kecelakaan,” ujarnya.

Saksi Kesunyian Alas Roban

Di tengah perjalanan panjang tersebut, warung-warung di sepanjang jalur Alas Roban tetap menjadi tempat singgah, meski tidak lagi seramai dulu.

Siti Aminah, pedagang yang telah berjualan sejak sekitar 2011, merasakan langsung perubahan tersebut.

“Dulu sebelum ada tol, ramai sekali. Sekarang turun drastis sejak ada tol itu,” katanya.

Menurut dia, perbedaan paling terasa adalah jenis kendaraan yang melintas. Jika dulu mobil pribadi, bus, hingga truk kerap berhenti, kini mayoritas yang singgah adalah pemudik sepeda motor.

“Sekarang kebanyakan pemotor. Kalau mobil kan enak lewat tol,” ujarnya.

Dampaknya terasa pada pendapatan harian yang tidak lagi menentu.

“Kalau sekarang paling Rp50.000 sudah ada, tapi kalau Rp100.000 jarang,” katanya.

Meski demikian, ia tetap bertahan. Menjelang musim mudik, ia masih menambah stok dagangan, meski dengan perhitungan yang lebih hati-hati.

“Paling dilebihin sekitar 50 persen, tapi nggak tentu juga. Kalau ramai ya beli lagi,” ujarnya.

Selain berjualan, ia juga kerap membantu pemudik yang singgah untuk beristirahat.

“Ada yang numpang istirahat, ya dikasih. Kasihan kan capek,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah perubahan yang terjadi, Alas Roban masih menyimpan sisa-sisa perannya sebagai jalur perjalanan. Bukan lagi tentang keramaian yang padat seperti dulu, tetapi tentang perjalanan yang terus berjalan, dengan cerita yang berbeda.

Bagi sebagian orang, melintasi Alas Roban hari ini mungkin terasa lebih cepat dan lebih lengang. Namun bagi mereka yang pernah merasakan ramainya jalur ini di masa lalu, setiap tikungan dan setiap warung di pinggir jalan masih menyimpan ingatan tentang perjalanan yang pernah begitu hidup.(ant/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kim Jong Un Terpilih Lagi dengan 99,93% Suara, Tegaskan Korea Utara Tak Akan Lepas Senjata Nuklir

Kim Jong Un Terpilih Lagi dengan 99,93% Suara, Tegaskan Korea Utara Tak Akan Lepas Senjata Nuklir

Kim Jong Un kembali terpilih dengan 99,93% suara, tegaskan Korea Utara tak akan tinggalkan nuklir dan targetkan lonjakan ekonomi 1,5 kali.
Ponsel Wisatawan Jatuh ke Laut di Dermaga Pulau Pari, Polisi Berhasil Temukan

Ponsel Wisatawan Jatuh ke Laut di Dermaga Pulau Pari, Polisi Berhasil Temukan

Telepon seluler (ponsel) seorang wisatawan asal Bandung, terjatuh ke laut di Dermaga Pulau Pari. Sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada warga, anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan berhasil menyelamatkan telepon seluler (ponsel) tersebut.
Padahal Sudah Satu Musim Tinggalkan Negeri Ginseng, Tapi Media Korea Tiba-tiba Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri

Padahal Sudah Satu Musim Tinggalkan Negeri Ginseng, Tapi Media Korea Tiba-tiba Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, kembali menjadi sorotan publik Korea Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Duel Rasa Liga Inggris di FIFA Series 2026 Jakarta, Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia akan Masuk Era Baru dengan Percaya Diri

Duel Rasa Liga Inggris di FIFA Series 2026 Jakarta, Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia akan Masuk Era Baru dengan Percaya Diri

Erick Thohir pastikan GBK bergemuruh saat Timnas Indonesia hadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, sekaligus debut pelatih anyar John Herdman.
PBSI Resmi Rilis Daftar Pemain Indonesia di Badminton Asia Championship 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Ambil Bagian

PBSI Resmi Rilis Daftar Pemain Indonesia di Badminton Asia Championship 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Ambil Bagian

PBSI resmi merilis daftar pemain Indonesia untuk ajang Badminton Asia Championships 2026.
Pantau Libur Lebaran dan Arus Balik di Bali, Kapolri: Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Pantau Libur Lebaran dan Arus Balik di Bali, Kapolri: Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.

Trending

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Jay Idzes Kagum Bukan Main, Cara ‘PDKT’ John Herdman Bikin Kapten Timnas Indonesia Langsung Jatuh Hati

Jay Idzes Kagum Bukan Main, Cara ‘PDKT’ John Herdman Bikin Kapten Timnas Indonesia Langsung Jatuh Hati

Jay Idzes dibuat kagum dengan pendekatan personal John Herdman yang aktif mendekati para pemain Timnas Indonesia. Begini katanya.
Update Kasus Paspor WNI Dean James: Petinggi Go Ahead Eagles Tegaskan Bek Timnas Indonesia Tak Bersalah dan Siap Hadapi Tuntutan NAC Breda

Update Kasus Paspor WNI Dean James: Petinggi Go Ahead Eagles Tegaskan Bek Timnas Indonesia Tak Bersalah dan Siap Hadapi Tuntutan NAC Breda

Polemik mengenai status kewarganegaraan milik bek Timnas Indonesia, Dean James, yang diprotes NAC Breda akhirnya mendapat respons tegas dari Go Ahead Eagles.
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 25 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.
Habis ‘Gelud’ dengan Mason Greenwood, Calvin Verdonk Tampil Garang Bawa Lille Bungkam Marseille

Habis ‘Gelud’ dengan Mason Greenwood, Calvin Verdonk Tampil Garang Bawa Lille Bungkam Marseille

Habis 'gelud' dengan Mason Greenwood, Calvin Verdonk tampil garang dan bawa Lille bungkam Marseille dalam Liga Prancis.
Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Ivan Kolev memprediksi debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan beri lebih banyak kesempatan kepada pemain lokal untuk bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT