GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Subuh Berdarah di Cipayung: Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Ditangkap Saat Kabur ke Merak

Kronologi lengkap pembunuhan cucu Mpok Nori di Cipayung, korban ditemukan tewas bersimbah darah, mantan suami ditangkap saat kabur ke Merak.
Minggu, 22 Maret 2026 - 14:05 WIB
Ilustrasi pembunuhan.
Sumber :
  • Pixabay

Kecurigaan Mengarah ke Mantan Suami

Seiring penyelidikan berlangsung, kecurigaan pun mengarah kepada mantan suami korban, FD (35), yang diketahui merupakan warga negara Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan keluarga, FD sempat datang ke rumah korban dengan alasan meminjam sepeda motor. Kehadirannya di sekitar lokasi kejadian memperkuat dugaan keterlibatannya.

Tidak hanya itu, sejumlah saksi juga mengaku melihat FD berada di lingkungan rumah korban sehari sebelum kejadian.

Sempat Terlihat di Beberapa Lokasi Sebelum Kejadian

Kesaksian warga menyebutkan, FD sempat terlihat di beberapa titik di sekitar lokasi, di antaranya:

  • Jalan Daman II menuju gang rumah korban

  • Area sekitar permukiman korban

  • Masjid Al Ikhlas Bambu Apus saat salat subuh

Keberadaan pelaku di sejumlah lokasi tersebut memperkuat rangkaian kronologi sebelum terjadinya pembunuhan.

Hubungan Korban dan Pelaku Sudah Berakhir

Kerabat korban, Sania Destiani, mengungkapkan bahwa hubungan antara Dewhinta dan FD sebenarnya telah berakhir sekitar satu bulan sebelum kejadian.

Keduanya sudah tidak lagi tinggal bersama setelah korban memutuskan untuk berpisah.

“Sudah tidak tinggal bareng karena dia yang minta pisah,” ungkap Sania.

Fakta ini semakin memperkuat dugaan bahwa kasus ini berkaitan dengan persoalan pribadi antara korban dan pelaku.

Pelaku Ditangkap Saat Diduga Hendak Kabur

Setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, pihak kepolisian akhirnya bergerak cepat. FD berhasil ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, pelaku diduga tengah berupaya melarikan diri.

FD diamankan di ruas jalan tol menuju arah Merak. Penangkapan ini sekaligus mengakhiri pelarian singkat pelaku pasca kejadian.

Jenazah Diautopsi, Polisi Dalami Motif

Sementara itu, jenazah Dewhinta sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah proses tersebut, korban dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi pembunuhan ini. Meski pelaku telah diamankan, penyelidikan lanjutan dilakukan untuk mengungkap secara utuh latar belakang kejadian yang menggemparkan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
Prabowo ‘Pasang Rem’ Investor AS: Tak Ada Lagi Ekspor Mentah, Semua Wajib Diolah di RI

Prabowo ‘Pasang Rem’ Investor AS: Tak Ada Lagi Ekspor Mentah, Semua Wajib Diolah di RI

Prabowo tegaskan hilirisasi jadi syarat investasi AS, larang ekspor bahan mentah dan wajibkan pengolahan di dalam negeri.
Hutan Terus Menyusut, Aksi Tanam Pohon Jadi Alarm Nyata Jaga Masa Depan

Hutan Terus Menyusut, Aksi Tanam Pohon Jadi Alarm Nyata Jaga Masa Depan

Kelestarian hutan jadi kunci masa depan, dunia kehilangan 10 juta hektare per tahun, aksi tanam pohon dorong pemulihan ekosistem.
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Janji Beri Sumbangan Rp17 Triliun untuk BoP

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Janji Beri Sumbangan Rp17 Triliun untuk BoP

Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan soal sumbangan Rp17 triliun untuk Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Elisa Zanette Tak Lanjut di Red Sparks, Volimania Korea Minta Megawati Hangestri untuk Comeback

Elisa Zanette Tak Lanjut di Red Sparks, Volimania Korea Minta Megawati Hangestri untuk Comeback

Ko Hee-jin langsung cuci gudang dengan melepas Elisa Zanette sebelum V-League berakhir, fans Red Sparks minta tim untuk pulangkan kembali Megawati Hangestri.

Trending

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Vietnam Tercengang Usai John Herdman Umumkan Skuad 'Mahal' Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Skuad mahal Timnas Indonesia pilihan John Herdman jelang FIFA Series 2026 yang mencapai ratusan miliar rupiah sampai membuat media Vietnam ikut tercengang.
Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa Mulai Curiga kok John Herdman Pilih Cahya Supriadi, Bukan Teja Paku Alam dan Ernando Ari di Timnas Indonesia

Bung Harpa mencoba memprediksi cara berpikir John Herdman yang lebih memilih Cahya Supriadi dan bukan Teja Paku Alam ataupun Ernando Ari di Timnas Indonesia.
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Babak Final Tetap di Arab Saudi, AFC Putuskan Nasib Sandy Walsh dalam Drawing Perempat Final ACLE

Babak Final Tetap di Arab Saudi, AFC Putuskan Nasib Sandy Walsh dalam Drawing Perempat Final ACLE

AFC merilis format dan regulasi babak perempat final AFC Champions League Elite 2025-2026 pada Sabtu (21/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT