Tembus 4,4 Juta Orang, Pergerakan Penumpang di 37 Bandara Naik 3,7 Persen Selama Lebaran 2026
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mencatatkan tren positif pada pergerakan penumpang selama masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
Sepanjang periode H-7 hingga hari H Lebaran, tercatat sebanyak 4,41 juta orang telah melakukan perjalanan melalui 37 bandara yang dikelola oleh perusahaan tersebut.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan pertumbuhan dibandingkan dengan capaian pada musim mudik tahun sebelumnya.
"Pada periode 13 - 21 Maret 2026 (H-7 hingga H1), jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif tercatat 4,41 juta penumpang, naik 3,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (2025) sebanyak 4,25 juta penumpang," terang Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/3).
Berdasarkan data operasional, puncak arus mudik tahun ini terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-2 Lebaran, dengan jumlah penumpang mencapai 568.964 orang.
Sementara itu, tepat pada Hari Raya Idul Fitri, yakni 21 Maret 2026, tercatat ada 397.670 penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara.
Sejalan dengan kenaikan jumlah penumpang, trafik pesawat juga mengalami peningkatan sebesar 6 persen. Terhitung sejak 13 hingga 21 Maret 2026, terdapat 33.099 pergerakan pesawat, naik dari periode tahun lalu yang berjumlah 31.240 penerbangan.
Pahlevi memastikan bahwa seluruh lonjakan trafik tersebut berhasil ditangani dengan optimal oleh pihak pengelola bandara.
“Arus mudik berjalan baik. Kami bersyukur aspek operasional dan pelayanan pada periode arus mudik secara umum dapat terjaga, berkat rencana operasi yang matang, dukungan seluruh pihak, serta kolaborasi di antara stakeholders bandara," tuturnya.
Salah satu strategi kunci dalam menjaga kelancaran ini adalah melalui optimalisasi slot time atau pengaturan waktu lepas landas dan mendarat untuk mengakomodasi tingginya permintaan tiket pesawat.
"Optimalisasi slot time ini turut didukung tingginya realisasi operasional penerbangan tambahan (extra flight)," tambah Pahlevi.
Tercatat, InJourney Airports menerima sekitar 2.500 permohonan penerbangan tambahan dari berbagai maskapai. Menariknya, realisasi dari permohonan tersebut mencapai sekitar 2.000 penerbangan.
Angka realisasi ini tergolong sangat tinggi, mengingat biasanya maskapai hanya merealisasikan sekitar 60 hingga 70 persen dari total permintaan extra flight.
Hingga saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih memegang posisi sebagai bandara tersibuk dengan melayani 1,51 juta penumpang.
Load more