News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Beri Ultimatum untuk Seluruh Sekolah di Jawa Barat, Minta Orang Tua Bikin Surat Perjanjian Anak Tak Boleh Kendarai Motor

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi ultimatum kepada seluruh sekolah dan dinas pendidikan di Jawa Barat agar anak-anak di bawah umur tak kendarai motor.
Selasa, 24 Maret 2026 - 22:35 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memeriksa pelanggaran lalu lintas yang dilakukan anak di bawah umur.
Sumber :
  • YouTube @Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ultimatum untuk seluruh sekolah dan dinas pendidikan di Jawa Barat gara-gara ada sekelompok anak mengendarai motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM).

Di dalam tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel terbaru, KDM membagikan momen ketika ia mengendarai motor ke salah satu daerah di Jawa Barat untuk melakukan inspeksi langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengendarai motor sendiri, sang gubernur menyusuri jalanan dengan pemandangan sawah dan kebun. Ia pun sesekali berhenti ketika melihat sekelompok anak usia SD mengendari motor tanpa helm.

Dedi Mulyadi tegur anak SD yang bawa motor
Dedi Mulyadi tegur anak SD yang bawa motor
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Selain tidak menggunakan alat keamanan, anak-anak tersebut berboncengan melebihi kapasitas. Bahkan, ada yang berboncengan enam orang dalam satu motor.

Dedi pun menghentikan salah satu kelompok anak-anak yang melakukan pelanggaran itu. Terlihat sebuah motor dinaiki oleh tiga orang anak SD.

"Melanggar enggak? Melanggar. Apa pelanggarannya?," ujar Dedi di hadapan tiga anak tersebut, dikutip Selasa (24/3/2026).

Anak yang menjadi sopir mengaku tak tahu apa pelanggaran yang dilakukannya. Sang gubernur pun lalu menjelaskan bahwa mereka telah melanggar peraturan lalu lintas.

"Kamu naik motor enggak pakai helm, belum punya SIM," katanya.

Ia kemudian menyatakan dengan tegas bahwa dirinya akan langsung menghubungi seluruh dinas pendidikan di Jawa Barat terkait anak di bawah umur yang mengendarai motor.

"Saya nanti tegas lho ke seluruh sekolah se-Jawa Barat, ingat ya. Dinas pendidikan kabupaten/kota seluruh Provinsi Jawa Barat, bikin orang tuanya surat perjanjian. Anak-anaknya tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor," tegas KDM.

Seorang pengendara motor harus memiliki SIM sebelum mengendarai kendaraannya. Jika ada pelanggaran maka hukuman tegas menanti, apalagi terhadap anak di bawah umur.

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan bahwa anak-anak belum waktunya mengendarai motor. Hal ini bisa berujung berbahaya dan mengancam nyawa.

Ia pun mengungkapkan kekesalannya karena banyak keluhan jalan rusak di daerah, namun banyak masyarakat yang masih melanggar peraturan.

"Jalan pingin dibagusin, kalau begini terus, saya enggak mau," katanya.

Selain memberikan ultimatum untuk sekolah dan dinas pendidikan, dirinya juga menegaskan akan memberi hukuman tidak naik kelas bagi anak di bawah umur yang mengendarai motor.

Sang gubernur pun merasa kecewa karena di sekolah anak-anak diajari pendidikan karakter. Namun, pada kenyataannya mereka masih melanggar lalu lintas dan bisa berakibat fatal.

Terkait hal ini, ia pun mengancam memberi hukuman kepada anak-anak yang melanggar untuk tidak naik kelas. Akan tetapi, jika mereka mau berubah maka hukuman itu bisa dibatalkan.

"Kamu mau naik kelas? Kamu mau berubah?" katanya.

Selama perjalannya itu, setidaknya Dedi Mulyadi menemui tiga kelompok anak di bawah umur yang mengendarai motor. Hal ini menurutnya sangat memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, ada sekelompok siswa SD yang berboncengan hingga enam orang, dikendarai oleh yang paling tua duduk di bangku kelas 6 SD.

Ia pun berpesan agar anak-anak itu mau berubah, jika tidak maka ancaman tidak naik kelas akan benar-benar diterapkan. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral