News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kembali ke Rutinitas, Perhatikan Kembali Asupan untuk Jaga Ginjal

Usai menjalani rangkaian Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang kerap diwarnai perubahan pola makan dan minum, masyarakat diimbau untuk kembali memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya fungsi ginjal.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:27 WIB
Ilustrasi sakit perut
Sumber :
  • Pexels/Andrea Piacquadio

Jakarta, tvOnenews.com — Usai menjalani rangkaian Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang kerap diwarnai perubahan pola makan dan minum, masyarakat diimbau untuk kembali memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya fungsi ginjal. Momentum setelah libur panjang dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mengembalikan pola hidup sehat.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, dr. Jonny, Sp.PD-KGH, mengingatkan bahwa kebiasaan selama Ramadan dan Lebaran, seperti konsumsi makanan tinggi garam dan minuman manis, dapat berdampak pada kesehatan ginjal jika tidak segera dikendalikan.|

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ginjal memiliki peran penting dalam menyaring racun dan menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga sangat bergantung pada kecukupan asupan cairan. Oleh karena itu, setelah periode puasa dan libur panjang, masyarakat perlu kembali memenuhi kebutuhan cairan harian dan mengatur pola makan secara seimbang.

“Air putih harus kembali menjadi pilihan utama. Sementara konsumsi makanan tinggi garam dan minuman manis perlu dibatasi agar tidak membebani kerja ginjal,” ujar dokter yang pernah menjadi Kepala Departemen Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto (2020-2022).

Ia menjelaskan, kebiasaan konsumsi gula dan garam berlebih dapat memicu peningkatan tekanan darah dan gula darah. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berisiko menyebabkan hipertensi dan diabetes, yang merupakan penyebab utama penyakit ginjal kronis.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan periode 2020–2025, terjadi tren peningkatan signifikan pada jumlah peserta (jiwa), kasus pelayanan, serta biaya verifikasi layanan penyakit ginjal. Secara keseluruhan, jumlah peserta meningkat dari 290.017 pada tahun 2020 menjadi 582.771 pada tahun 2025, dengan total kasus naik dari 5,63 juta menjadi 9,21 juta. Sejalan dengan itu, biaya verifikasi juga meningkat dari Rp5,72 triliun menjadi Rp10,35 triliun. Secara kumulatif, total pelayanan selama periode tersebut mencapai 1,65 juta jiwa, 41,56 juta kasus, dengan pembiayaan sebesar Rp45,52 triliun.

Jika ditinjau berdasarkan jenis layanan, tindakan cuci darah/hemodialisis (HD) menjadi kontributor terbesar dalam pemanfaatan layanan dan pembiayaan. Jumlah peserta HD meningkat konsisten dari 123.748 jiwa pada tahun 2020 menjadi 211.753 jiwa pada tahun 2025, dengan total kasus yang juga meningkat dari 6,25 juta menjadi 9,05 juta kasus. Biaya verifikasi HD pun mengalami lonjakan signifikan dari Rp6,92 triliun menjadi Rp12,19 triliun, sehingga menjadi beban pembiayaan utama dalam penanganan penyakit ginjal.

Sementara itu, layanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) menunjukkan tren peningkatan yang lebih gradual. Jumlah peserta CAPD meningkat dari 2.694 jiwa pada tahun 2020 menjadi 3.247 jiwa pada tahun 2025, dengan jumlah kasus yang naik dari 26.808 menjadi 29.678. Biaya verifikasi CAPD juga meningkat dari Rp179 miliar menjadi Rp210 miliar. Meskipun porsinya masih relatif kecil dibandingkan HD, CAPD menunjukkan potensi sebagai alternatif terapi yang terus berkembang.

Di sisi lain, layanan transplantasi ginjal masih relatif terbatas dengan jumlah tindakan yang stabil pada kisaran belasan kasus per tahun. Biaya verifikasi berada pada rentang Rp3,5 miliar hingga Rp6,3 miliar per tahun.

Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan layanan terapi pengganti ginjal terus meningkat dari tahun ke tahun, dengan hemodialisis sebagai layanan yang paling banyak dimanfaatkan. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif untuk menekan laju progresivitas penyakit ginjal kronis agar tidak sampai pada tahap yang membutuhkan terapi lanjutan.

Lebih lanjut, dr. Jonny menekankan bahwa peningkatan kasus yang terjadi umumnya bukan berasal dari kasus baru, melainkan akibat perburukan kondisi pasien yang sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit ginjal. Hal ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak dini.

“Peran promotif dan preventif sangat krusial, dan paling efektif dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional. Pencegahan penyakit ginjal bisa dimulai sejak dini melalui edukasi gaya hidup sehat, pemeriksaan rutin tekanan darah dan gula darah, serta deteksi awal gangguan fungsi ginjal dengan pemeriksaan sederhana seperti tes urine,” ujar dr. Jonny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, dengan pemantauan yang konsisten dan intervensi sejak awal, fasilitas kesehatan tingkat pertama dapat mencegah progresivitas penyakit ginjal kronis ke tahap lanjut. 

“Hal ini tentu akan meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus mengurangi kebutuhan perawatan di rumah sakit,” tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan dan pelaporan data kecelakaan lalu lintas melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

Kolaborasi dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja Gelar IRSMS Award

PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri memberikan penghargaan kepada jajaran kepolisian yang berpartisipasi aktif dalam mendukung pengelolaan dan pelaporan data kecelakaan lalu lintas melalui Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
Selengkapnya

Viral