GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Klaim Jusuf Kalla Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Ini Fakta Sebenarnya

Hoaks klaim Jusuf Kalla negosiasi Iran soal kapal Pertamina di Selat Hormuz viral, faktanya tidak benar dan dibantah sumber resmi pemerintah.
Minggu, 29 Maret 2026 - 08:00 WIB
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla saat menyampaikan ceramah di kampus UGM Yogyakarta, Kamis (5/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Beredar luas di media sosial klaim yang menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, berhasil melakukan negosiasi dengan Duta Besar Iran sehingga kapal tanker Pertamina yang sempat tertahan di Selat Hormuz bisa kembali melintas. Informasi ini ramai diperbincangkan dan memicu perdebatan publik.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar dan masuk dalam kategori hoaks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan Viral di Media Sosial

Narasi tersebut beredar melalui platform Facebook, salah satunya diunggah oleh akun bernama “Andir Agustiawan” pada 20 Maret 2026. Unggahan itu menampilkan foto kapal tanker Pertamina disertai gambar Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla.

Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa keberhasilan melintasnya kapal tanker Indonesia di Selat Hormuz merupakan hasil lobi langsung Jusuf Kalla kepada Duta Besar Iran. Bahkan, narasi tersebut juga membandingkan peran Jusuf Kalla dengan Presiden Prabowo Subianto.

Unggahan ini cukup viral dengan ratusan tanda suka, komentar, dan dibagikan oleh pengguna lain. Tak sedikit warganet yang mempercayai klaim tersebut, meski sebagian lainnya mempertanyakan kebenarannya.

Fakta: Tidak Ada Bukti Negosiasi oleh Jusuf Kalla

Penelusuran terhadap klaim tersebut tidak menemukan satu pun sumber kredibel yang membenarkan adanya negosiasi Jusuf Kalla terkait kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz.

Hasil pencarian menggunakan teknik reverse image juga tidak menunjukkan keterkaitan gambar yang beredar dengan peristiwa yang diklaim. Sebaliknya, hasil penelusuran mengarah pada pemberitaan yang berbeda konteks.

Salah satu sumber mengungkap bahwa pertemuan antara Jusuf Kalla dan Duta Besar Iran memang benar terjadi, namun tidak membahas soal kapal tanker. Pertemuan tersebut fokus pada perkembangan konflik di Iran serta peluang peran Indonesia dalam mendorong perdamaian.

Peran Resmi Ada di Kementerian Luar Negeri

Fakta lain mengungkap bahwa upaya diplomasi terkait situasi di Selat Hormuz dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, bukan oleh Jusuf Kalla secara pribadi.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, menyatakan bahwa pihaknya melalui perwakilan di Teheran terus berkoordinasi dengan otoritas Iran guna memantau situasi terkini di Selat Hormuz.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan kapal berbendera Indonesia, termasuk dua kapal tanker milik Pertamina.

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan

Berdasarkan informasi yang beredar dari sumber kredibel, hingga 26 Maret 2026, dua kapal tanker milik Pertamina masih berada di kawasan Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.

Dua kapal tersebut adalah:

  • Pertamina Pride

  • Gamsunoro

Kapal Pertamina Pride diketahui berada di dekat Dammam, Arab Saudi, sementara Gamsunoro terdeteksi di perairan sekitar Kuwait dan Irak.

Pihak Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina International Shipping, memastikan bahwa keselamatan kru dan kargo menjadi prioritas utama. Meski terjadi gangguan jalur pelayaran, kondisi ini disebut tidak berdampak signifikan terhadap pasokan energi nasional.

Klarifikasi Pertemuan Jusuf Kalla dan Dubes Iran

Pertemuan antara Jusuf Kalla dan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, memang terjadi pada awal Maret 2026. Namun, pembahasan dalam pertemuan tersebut tidak berkaitan dengan kapal tanker Pertamina.

Fokus utama diskusi adalah:

  • Situasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel

  • Dampak kemanusiaan, termasuk korban sipil

  • Potensi peran Indonesia sebagai mediator perdamaian

Dalam pernyataannya, Jusuf Kalla juga menyampaikan bahwa Indonesia siap berperan aktif jika diminta untuk membantu proses penyelesaian konflik.

Kesalahan Informasi: “Selat Mormuz”

Selain klaim yang tidak berdasar, unggahan tersebut juga mengandung kesalahan penulisan lokasi. Disebutkan “Selat Mormuz”, padahal yang dimaksud adalah Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan minyak dunia yang kerap menjadi pusat ketegangan geopolitik. Penutupan atau gangguan di wilayah ini dapat berdampak pada distribusi energi global.

Hoaks dan Dampaknya di Tengah Situasi Sensitif

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebaran informasi yang tidak akurat seperti ini berpotensi menyesatkan publik, terutama di tengah situasi geopolitik yang sedang memanas. Klaim tanpa dasar dapat memicu persepsi keliru terkait peran tokoh nasional maupun kondisi energi nasional.

Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Sumber resmi dan media kredibel menjadi rujukan utama untuk memastikan kebenaran informasi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Alessandro Bastoni Dilaporkan Bersedia Gabung Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas

Bursa Transfer Inter Milan: Alessandro Bastoni Dilaporkan Bersedia Gabung Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas

Kabar dari Spanyol mengatakan bahwa Alessandro Bastoni bersedia untuk gabung Barcelona di bursa transfer musim panas. Namun, Blaugrana perlu menebusnya dari Inter Milan.
Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Sempat Anjlok Rp 40 Ribu sebelum Rebound di Akhir Pekan

Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Sempat Anjlok Rp 40 Ribu sebelum Rebound di Akhir Pekan

Harga emas Antam turun Rp 6.000 dalam sepekan, sempat anjlok Rp 40.000 sebelum rebound di akhir pekan
John Herdman Wajib Tahu, Ini 3 Pemain Bulgaria yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

John Herdman Wajib Tahu, Ini 3 Pemain Bulgaria yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia hadapi ancaman serius dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. Kenali 3 pemain kunci yang bisa jadi penentu kemenangan.
Juwono Sudarsono Wafat, Kemenhan Pasang Bendera Setengah Tiang

Juwono Sudarsono Wafat, Kemenhan Pasang Bendera Setengah Tiang

Juwono Sudarsono wafat pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, gedung Kemenhan memasang Bendera Merah Putih setengah tiang. 
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Pemerintah Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT