News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catatan Kriminal Dadang Buaya Preman Garut: Serang Koramil-Polsek Sambil Bawa Golok hingga Egrek Lalu Bacok Dua Warga Tak Berdosa, Ini Kasus Terbarunya

Inilah catatan kriminal Dadang Sumarna alias Dadang Buaya preman Garut. 
Minggu, 29 Maret 2026 - 12:14 WIB
Dadang Buaya Saat Di Mapolres Garut
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah catatan kriminal Dadang Sumarna alias Dadang Buaya preman Garut. 

Akhir-akhir ini, nama Dadang Buaya kembali menjadi sorotan. Pasalnya, dia kembali berulah lantaran diduga menganiaya tiga orang sekaligus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Preman Garut ini diketahui telah beberapa kali keluar masuk penjara sejak 2021 lalu. Inilah catatan kriminalnya:

2021: Dadang Buaya Serang Koramil-Polsek

Pada 28 Mei 2021 lalu, Dadang Buaya menyerang Koramil dan Polsek Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Penyerangan ini bermula dari perselisihannya dengan seorang nelayan. Saat itu, Dadang Buaya dan seorang nelayan bernama Jaka terlibat perselisihan. 

Menggunakan sepeda motornya, Jaka yang baru pulang kerja berpapasan dengan Dadang Buaya yang juga menggunakan sepeda motor.

Di sebuah pertigaan di Sayangheulang, Jaka bicara ke Dadang Buaya “ningali atuh” atau “lihat-lihat dong” lantaran preman Garut itu dinilai berkendara bukan di jalur semestinya. 

Mendengar hal itu, Dadang Buaya turun dari sepeda motornya dan menghampiri Jaka. Dia lantas menodongkan pisau ke leher Jaka sambil menamparnya. 

Jaka pun dibawa ke Curugan. Cekcok pun kembali terjadi. Jaka akhirnya meminta bantuan anggota TNI bernama Saprudin. Saat itu Saprudin sedang cuti. 

Namun, bukan perdamaian yang didapatkan, kini Dadang Buaya juga cekcok dengan Saprudin. 

Warga Sayangheulang melaporkan keributan itu ke polisi, yakni Bedi. Usai mendapat laporan, Bedi langsung menuju lokasi.

Namun, lagi-lagi, Dadang Buaya malah menyerang balik Bedi. Singkat cerita, keributan berhasil diredakan saat itu. 

Ternyata aksi Dadang Buaya belum berakhir. Pada malam harinya, Dadang Buaya dan pasukannya mendatangi Koramil untuk mencari Saprudin sambil membawa senjata tajam seperti golok, samurai dan egrek. Sontak anggota Koramil menghalau mereka. 

Masih merasa tak puas, Dadang Buaya mendatangi Polsek untuk mencari Bedi. Namun, aksinya berhasil dihalau meskipun disertai keributan lantaran dia hendak menyerang anggota polisi lainnya, yakni Uun.

Hingga pada akhirnya Dadang Buaya pun ditangkap dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara. 

2023: Dadang Buaya Bacok Dua Warga Tak Berdosa

Usai bebas dari penjara atas kasusnya tahun 2021 lalu, Dadang Buaya kembali berulah. 

Pada 25 April 2023 sekitar pukul 02.00 WIB, dia membacok dua orang warga tak berdosa hingga luka parah. 

Kejadian ini bermula saat korban menegur sebuah mobil yang melaju ugal-ugalan. Namun, Dadang Buaya tak terima. 

Mulanya salah satu anak buah Dadang Buaya yang berada di mobil itu menghantam kedua korban.

Tak berhenti sampai di situ, Dadang Buaya tiba-tiba mengeluarkan golok dan langsung membacok kedua korban tanpa basa-basi. 

Korban yang mengalami luka di bagian kepala dan punggung langsung dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, Dadang Buaya dan salah satu anak buahnya tak diketahui keberadaannya.

Akan tetapi, tak berselang lama, Dadang Buaya tiba-tiba datang dan menyerahkan diri. Atas kasus ini, dia kembali dipenjara selama tiga tahun.

2026: Dadang Buaya Diduga Aniaya Tiga Orang Sekaligus Termasuk Nenek-Nenek

Teranyar, Dadang Buaya diduga menganiaya tiga orang sekaligus, yakni AR, ZN dan O. AR merupakan wanita lanjut usia. Sementara itu, ZN merupakan anak AR dan O merupakan rekan ZN. 

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kediaman pelaku.

Setelah peristiwa itu terjadi, Dadang Buaya pun ditangkap. 

"Tersangka kami amankan pada hari Kamis (26/3/2026) malam sekitar jam 22.00 WIB," ujar Kasat Reskrim Polres Garut Joko Prihatin, Sabtu (28/3/2026).

Hingga saat ini, kata Joko, pihaknya masih terus mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sedang kami lakukan proses penyidikan lebih lanjut untuk mendalami perkaranya," ucapnya. 

Saat ini Dadang Buaya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mako Polres Garut. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.
Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Odekta Naibaho Lampaui Catatan Waktu saat Hattrick Emas SEA Games

Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Odekta Naibaho Lampaui Catatan Waktu saat Hattrick Emas SEA Games

Pelari Indonesia yang turun di cabor Atletik nomor Marathon Putri yakni Odekta Naibaho dipastikan gagal membawa pulang medali pada gelaran Asian Games 2026.
Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Rencana lokasi pemakaman Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di sebelah makam Fatmawati, istri Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno.
Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Ole Romeny menegaskan ketajamannya bersama Timnas Indonesia di SUGBK bukan sekadar keberuntungan. Ia menyebut kerja keras dan kepercayaan diri jadi kuncinya.
Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga atletik nomor Marathon Putra, Robi Syianturi, gagal mempersembahkan medali untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026 ini.
Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang penganugerahan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral