GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terobosan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Permudah Lapor Rumah Tak Layak Huni Lewat Aplikasi Dipuji Menteri PKP

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendapat pujian Menteri PKP, Maruarar Sirait berkat usulan aplikasi khusus untuk lapor rumah tidak layak huni.
Rabu, 1 April 2026 - 04:37 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM) kembali membuat gebrakan baru. Terobosannya mendapat sorotan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara).

Dedi Mulyadi menyampaikan terobosannya dalam pertemuan informal. Ia bersama Menteri PKP serta sejumlah pimpinan daerah di Jabar membahas beberapa program strategis di sebuah rumah makan di kawasan Cikini, Selasa (31/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program strategis dibahas Dedi Mulyadi dan Menteri Ara, di antaranya bedah rumah, pembangunan rumah subsidi, hingga pengembangan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Dalam pertemuan itu, KDM sapaan akrabnya, menanggapi sejumlah gebrakan dari Kementerian PKP. Ia lebih menyoroti program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai terobosan barunya.

"Di Jabar, selama ini untuk mendapatkan bantuan Rutilahu sulit kalau tidak punya akses ke pemerintah, kemudian tidak punya akses politik," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Dedi Mulyadi Siapkan Aplikasi Khusus Lapor Rumah Tidak Layak Huni

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi menjelaskan, warga Jabar yang kurang mampu selama ini mengalami kendala. Kata dia, mereka kesulitan melaporkan RTLH atau Rutilahu kepada pemerintah.

Kebutuhan renovasi rumah harus melalui alur birokrasi. Untuk mengakses program ini, mereka wajib melewati usulan dari kepala desa hingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.

Selain itu, kendala birokrasi juga menjadi penyebabnya. Maka dari itu, KDM menginginkan adanya aplikasi khusus melancarkan warga melaporkan rumah tidak layak huni.

Ia menjelaskan, kehadiran aplikasi tersebut memiliki tujuan yang sangat bermanfaat. Nantinya warga dapat memotong alur pengajuan dengan simpel dan tidak ribet dari sebelumnya.

Melalui aplikasi khusus, masyarakat, tetangga hingga aktivis media sosial bisa langsung verifikasi usulan RTLH.

Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, gebrakan ini menjadi bagian agar mereka mempunyai akses memperoleh bantuan bedah rumah secara merata.

"Sekarang ini di Jawa Barat akan melopori dengan Pak Menteri. Warga bisa mengakses langsung melalui tokoh perorangan untuk mendaftarkan rumah tidak layak huni untuk menjadi bagian dari rencana pembangunan rumah," terangnya.

Ia mencontohkan bagi pihak yang melihat atau menemukan rumah sudah tidak layak huni dimiliki warga miskin. Meski dari lapangan, mereka dapat mengunggah bukti melalui sistem aplikasi tersebut.

"Data akan diverifikasi," tegasnya.

Syarat Teknis Lapor Rumah Tidak Layak Huni

Lebih lanjut, KDM menambahkan, meski masyarakat memiliki kemudahan mengakses, namun Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar mempersiapkan persyaratan teknis dalam melaporkan kondisi rumah.

Ia menegaskan, minimal persyaratan yang harus dipenuhi, yakni berstatus masyarakat tidak mampu. Selain itu, wajib memiliki sertifikat kepemilikan tanah secara sah.

"Jadi intinya itu, satu, rumahnya ada dimiliki orang tidak punya. Kedua, tanahnya tidak bermasalah," jelasnya.

Gubernur Jabar itu menyampaikan harapannya terhadap inovasi tersebut. Ia tidak ingin mendengar masyarakat tidak mampu  menjerit dan mengeluh dalam melapor RTLH.

Tak hanya itu, aplikasi khusus ini hadir sebagai upaya Pemprov Jabar memperluas akses bantuan. Setidaknya pemerintah menangani rumah tidak layak huni di Jabar dengan cepat.

Sebab, beberapa program melalui Pemerintah Pusat bekerja sama dengan Pemprov Jabar. Bagi KDM, tentu hal ini menjadi kesempatan emas agar pembangunan rumah merata di Jabar.

"Langkah ini sebagai awal sinergi antara pemerintah dan daerah dalam mempercepat penyediaan peruumahan layak, terjangkau, dan merata bagi masyarakat," ucapnya.

Inovasi dari KDM mendapat pujian langsung oleh Ara. Menurut Menteri PKP itu, gebrakan Gubernur Jabar memudahkan warga melaporkan rumah tidak layak huni.

"Itu terobosan yang luar biasa memberikan akses kepada rakyat seluas-luasnya selama itu mengikuti aturan," puji Ara.

Kemudian, Menteri Ara menjelaskan peluncuran program bedah rumah di Jabar. Pemerintah melalui Kementerian PKP akan resmi mewujudkan program ini di Kabupaten Bandung pada 13 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ara menambahkan, hadirnya program bedah rumah sebagai upaya dan arahan diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sang Presiden berharap adanya peningkatan kualitas secara signifikan dalam urusan hunian masyarakat.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo resmikan sekaligus tinjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.
"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat terkejut saat berbincang dengan ibu petugas kebersihan di lingkungan kantor gubernur. Anaknya jadi korban pencabulan.
Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Presiden Prabowo sebut stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, Prabowo meminta Bulog agar jangan menjual beras dengan harga terlalu murah.
Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral