Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global
- Prasmul
Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Prasetiya Mulya resmi meraih akreditasi internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) dan penghargaan Global Impact Awards 2026, memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan bisnis Indonesia dengan standar global dan dampak nyata bagi masyarakat.
Secara global, hanya 6 persen sekolah bisnis di dunia berhasil memperoleh akreditasi AACSB — sebuah standar internasional yang menjadi tolok ukur kualitas pendidikan bisnis kelas dunia. Capaian ini mencerminkan kualitas institusi secara menyeluruh, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, kualitas dosen, hingga tata kelola yang memenuhi benchmark internasional.
Akreditasi AACSB Perkuat Kualitas Pendidikan Bisnis Berkelas Dunia
Akreditasi AACSB menjadi tonggak penting dalam perjalanan Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan global masa depan.
Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Kualitas Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Muhammad Setiawan Kusmulyono, menjelaskan bahwa kerangka AACSB memperkuat pendekatan kurikulum yang lebih terukur, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi masa depan.
“Melalui kerangka AACSB, kami memastikan setiap capaian pembelajaran dirancang secara sistematis dan terukur sesuai standar global. Kurikulum tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan data pembelajaran, umpan balik industri, serta dinamika pasar kerja yang terus berkembang.
Kurikulum Berbasis Outcome dan Kebutuhan Industri
Penguatan kurikulum di Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya dilakukan melalui pendekatan outcome-based education dengan metode pembelajaran Project-Based Learning yang berfokus pada pengembangan kompetensi nyata.
Pendekatan ini dinilai semakin krusial di tengah perubahan lanskap ekonomi global yang menuntut tenaga kerja adaptif, inovatif, dan mampu merespons perkembangan teknologi serta kebutuhan industri yang terus berubah.
Dengan kurikulum yang adaptif, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja dan kebutuhan industri masa depan.
Implementasi standar internasional tidak berhenti di ruang kelas. Universitas Prasetiya Mulya juga mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman melalui Program Community Development (COMDEV) di Kawasan Kuningan.
Load more