News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kondisi Terkini Aktivis KontraS: Mata Andrie Yunus Harus Ditutup 4 Bulan Buntut Alami Kebocoran

Kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus yang merupakan korban penyiraman air keras, masih menjadi perhatian serius.
Rabu, 1 April 2026 - 07:23 WIB
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore

Jakarta, tvOnenews.com – Kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus yang merupakan korban penyiraman air keras, masih menjadi perhatian serius. 

Luka berat di wajah dan mata memaksa tim dokter melakukan serangkaian tindakan medis intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perkembangan terbaru mengungkap kondisi yang cukup mengkhawatirkan pada mata kanan korban. Tim medis menemukan adanya kebocoran pada bola mata, setelah Andrie menjalani operasi ketiganya pada 28 Maret 2026.

Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menjelaskan penanganan dilakukan secara menyeluruh oleh tim multidisiplin, mulai dari dokter bedah plastik hingga spesialis mata.

"Selama operasi ditemukan permukaan kornea semakin menipis dan terdapat kebocoran pada dinding bola mata," ujar dia, dikutip Rabu, 1 April 2026.

Untuk menyelamatkan kondisi mata, tim dokter mengambil langkah kompleks dengan menambal bagian yang bocor menggunakan jaringan dari tubuh pasien sendiri. Tak hanya itu, mata kanan korban untuk sementara ditutup guna menjaga bentuk dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

"Mata kanan sengaja ditutup sementara dengan penjahitan kelopak mata untuk melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata selama proses penyembuhan," katanya.

Penanganan ini bukan dalam waktu singkat. Dokter memperkirakan mata tersebut akan ditutup selama kurang lebih empat bulan sebelum dilakukan evaluasi lanjutan.

"Penutupan ini direncanakan berlangsung sekitar empat bulan, setelah itu tim medis akan melakukan evaluasi lanjutan untuk menentukan langkah selanjutnya," tuturnya.

Di tengah kondisi mata yang masih kritis, kabar baik datang dari bagian tubuh lainnya. Luka-luka yang sebelumnya cukup luas mulai menunjukkan pemulihan. Sejumlah area telah mengering dan tertutup kulit baru hasil cangkok, termasuk di wajah, leher depan, dada, sebagian pundak, dan lengan kanan.

"Masih terdapat area kulit mati di leher belakang yang akan dibersihkan dan ditutup dengan cangkok kulit lanjutan dalam satu minggu ke depan," katanya.

Secara psikologis, Andrie juga masih menghadapi trauma berat akibat serangan tersebut. Meski begitu, tim medis memastikan kondisinya relatif stabil dengan pendampingan intensif.

"Tim medis terus memberikan dukungan psikologis untuk memastikan pasien tetap tenang dan mampu mengikuti proses perawatan dengan optimail," tutur dia.

RSCM menegaskan akan terus memberikan penanganan maksimal bagi korban, sekaligus meminta publik tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada tim dokter.

"Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini," ujarnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, perkembangan terbaru datang dari kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI resmi menetapkan empat prajurit aktif sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Keempat tersangka merupakan anggota Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI. Mereka masing-masing berinisial SL (Lettu), NDP (Kapten), BHW (Lettu), dan ES (Serda), yang berasal dari matra Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL).

“Keempat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka,” tutur Kapuspen Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dikutip Rabu, 1 April 2026.

Tak hanya itu, para tersangka juga telah ditahan di instalasi tahanan militer dengan pengamanan maksimum di Pomdam Jaya Guntur sejak 18 Maret 2026. Mereka dijerat dengan pasal penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Adapun Pasal yang diterapkan kepada tersangka adalah pasal penganiayaan,” katanya.

Foe Peace Simbolon

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Drama Korea Terburuk yang Tayang di 2026, Perfect Crown Paling Mengecewakan

5 Drama Korea Terburuk yang Tayang di 2026, Perfect Crown Paling Mengecewakan

Daftar 5 drama Korea terburuk yang tayang di 2026 berdasarkan survei 142 pakar industri hiburan. Ada Perfect Crown hingga Doctor Shin yang menuai kritik!
Cek Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Rabu 4 November 2026

Cek Jadwal KRL Rute Jogja-Solo Hari Ini Rabu 4 November 2026

Berikut jadwal krl commuter line relasi Jogja-Solo untuk rute terjauh Stasiun Yogyakarta ke Stasiun Palur hari ini Rabu 4 November 2026 hingga tengah malam.
Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 4 November 2026

Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 4 November 2026

Inilah jadwal krl commuter line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang untuk hari ini Rabu 4 November 2026 yang akan tersedia sejak pagi hingga larut malam nanti.
Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Hari Ini Rabu 4 November 2026: Hujan di Jaksel dan Kepulauan Seribu

Prakiraan Cuaca BMKG DKI Jakarta Hari Ini Rabu 4 November 2026: Hujan di Jaksel dan Kepulauan Seribu

Sebagian wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada hari ini Rabu 4 November 2026 menurut prakiraan cuaca dari BMKG yakni Jaksel dan Kepulauan Seribu.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rumah Mewah Milik Pengacara di Indramayu Dirampok, Mobil hingga Emas Raib

Rumah Mewah Milik Pengacara di Indramayu Dirampok, Mobil hingga Emas Raib

Perampokan sekaligus pembunuhan istri seorang pengacara terjadi di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (2/11/2026).

Trending

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Selengkapnya

Viral