News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Siapkan Pemeriksaan Tersangka Baru Kasus Haji, Koordinasi Pemulangan dari Arab Saudi Masih Berlangsung

KPK belum panggil tersangka baru kasus korupsi haji, fokus koordinasi pemulangan dari Arab Saudi agar proses pemeriksaan segera dilakukan.
Rabu, 1 April 2026 - 14:10 WIB
KPK Siapkan Pemeriksaan Tersangka Baru Kasus Haji, Koordinasi Pemulangan dari Arab Saudi Masih Berlangsung
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji dengan menetapkan tersangka baru. Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut belum melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan terhadap para tersangka, khususnya yang masih berada di luar negeri.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa salah satu tersangka, Asrul Azis Taba (ASR), diketahui sedang berada di Arab Saudi. Kondisi ini membuat KPK perlu melakukan langkah koordinasi lintas negara sebelum proses pemeriksaan dapat dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Surat pemanggilan pemeriksaan memang belum kami layangkan,” ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Koordinasi Intensif dengan Otoritas Arab Saudi

KPK saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi pemulangan tersangka ke Indonesia. Upaya tersebut melibatkan otoritas di Arab Saudi, termasuk peran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) serta instansi terkait lainnya.

Menurut Budi, langkah ini merupakan bagian dari prosedur yang harus ditempuh ketika tersangka berada di luar wilayah hukum Indonesia.

“Kami berkoordinasi secara intens dengan otoritas setempat, baik melalui KBRI maupun pihak lainnya, untuk membantu memulangkan pihak yang dibutuhkan dalam proses penyidikan,” jelasnya.

Proses Hukum Dipastikan Tetap Berjalan

KPK menegaskan bahwa keberadaan tersangka di luar negeri tidak akan menghambat jalannya proses penyidikan. Lembaga tersebut memiliki pengalaman dalam menangani kasus serupa, termasuk dalam upaya menghadirkan tersangka dari luar negeri ke Indonesia.

Hal ini menjadi penting untuk memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan dan tidak terhambat oleh faktor lokasi.

“Kami pastikan proses penyidikan tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh keberadaan tersangka di luar negeri,” tegas Budi.

Dua Tersangka Baru dari Pihak Swasta

Dalam pengembangan kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka baru yang berasal dari pihak swasta, yakni:

  • Ismail, selaku Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour)

  • Asrul Azis Taba, Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri

Keduanya diduga memiliki peran penting dalam aliran dana yang berkaitan dengan kasus korupsi kuota haji, khususnya dalam pemberian sejumlah uang kepada pihak tertentu di lingkungan Kementerian Agama.

Rincian Dugaan Aliran Dana

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan adanya dugaan pemberian uang dalam jumlah signifikan yang dilakukan oleh para tersangka.

Adapun rincian dugaan aliran dana tersebut antara lain:

  • Ismail diduga memberikan:

    • US$30.000 kepada Gus Alex

    • US$5.000 kepada Hilman Latief (Dirjen PHU Kementerian Agama)

    • 16.000 SAR (Riyal Arab Saudi)

  • Asrul Azis Taba diduga memberikan:

    • US$406.000 kepada Gus Alex

Nilai transaksi yang cukup besar ini menjadi salah satu fokus utama dalam proses penyidikan yang sedang berjalan.

Peran Strategis dalam Kasus Kuota Haji

KPK menilai kedua tersangka memiliki peran krusial dalam skema dugaan korupsi kuota haji. Pemberian uang tersebut diduga berkaitan dengan upaya memengaruhi kebijakan atau keputusan tertentu dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Kasus ini sendiri menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan layanan ibadah yang bersifat sensitif dan berdampak langsung pada masyarakat luas.

Fokus Penegakan Hukum dan Transparansi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan. Langkah koordinasi internasional yang dilakukan saat ini menjadi bagian dari upaya memastikan semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

Dengan pengalaman dalam menangani perkara lintas negara, KPK optimistis proses pemanggilan dan pemeriksaan tersangka dapat segera dilakukan setelah proses pemulangan selesai. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia usai sejumlah keputusan kontroversial wasit rugikan Garuda. Tetapi, Justin Hubner tegaskan skuad Garuda tetap kuat.
Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia Yakin Bisa Raih Medali Emas di Asian Games 2026

Pelatih Timnas PUBG Mobile Indonesia, Deni Fianda mengaku optimistis bahwa tim Merah Putih bisa meraih medali emas di Asian Games 2026. Rasa percaya diri ini ditunjukkan usai skuad Garuda mampu tampil apik.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral