Terungkap, Penyebab Meledaknya SPBE Gas di Bekasi, Heryanto Ceritakan Kronologinya
- Istimewa
Bekasi, tvOnenews.com - Warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam.
Dari pantauan awak media, Kondisi SPBE Gas tersebut dilahap si jago merah dan ledakan itu diduga berasal dari area penyimpanan gas.
Dalam hal ini, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Jawa Barat, Heryanto jelaskan, bahwa penyebab kebakaran disertai ledakan di SPBE Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat karena arus pendek listrik.
"Penyebab kebakaran berdasarkan informasi tapi masih kami dalami adanya arus pendek listrik yang memicu kebakaran," beber Heryanto saat dikonfirmasi, Kamis(2/4/2026) dinihari.
Bahkan kata dia, pihak damkar awalnya menerima laporan adanya kebakaran sekitar pukul 20.00 WIB pada Rabu(1/4/2026).
Atas adanya laporan tersebut pihaknya kemudian mengirimkan 12 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
"12 unit dari kita 3 unit dari Kabupaten," bebernya.
Kemudian, saat disinggung soal ada korban jiwa akibat peristiwa kebakaran tersebut, Heryanto belum mengetahuinya secara persis.
"Kami belum memastikan apakah ada korban atau jumlah korban jiwa. Tapi ada korban luka bakar namun jumlahnya kita belum mengetahui tapi sudah ditangani tim relawan, BPBD dan tim rescue," jelas Heryanto.
Saat ini kata Heryanto di lokasi kebakaran api sudah mulai padam dan dilakukan pendinginan.
"Sekarang alhamdulillah sudah padam dan dilakukan pendinginan," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, dari pantauan awak media, Kondisi SPBE Gas tersebut dilahap si jago merah dan ledakan itu diduga berasal dari area penyimpanan gas.
Kabid Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Namar Naris, membenarkan kejadian tersebut.
"Gudang elpiji (terbakar) dari informasi yang kami terima saat ini," jelas Namar saat dimintai keterangan.
Kemudian, salah seorang warga Bernama Hanna menjelaskan, bahwa kebakaran tersebut terjadi cukup besar.
Api tidak hanya melalap SPBE Kemuning namun sudah merembet ke kawasan padat penduduk.
"Itu banyak perumahan disitu. Lumayan padat juga," kata Hanna, Rabu(1/4/2026) malam.
Informasi yang diterima Hanna katanya ada korban akibat kebakaran SPBE tersebut.
Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau hanya luka-luka. Namun lanjut Hanna, korban kebakaran dibawa ke Rumah Sakit Permata Bekasi, RSUD Bekasi dan RS Kartika Husada Setu.
"Teman tadi baru kabarin yang di IGD RS Permata penuh. Terus dioper ke Kartika Husada," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, petugas masih berupaya keras mengendalikan situasi agar api tidak merembet ke pemukiman penduduk.
Namun, pihak Disdamkarmat belum bisa memberikan informasi lebih detail terkait pemicu utama kebakaran maupun total kerugian yang dialami. Fokus utama saat ini adalah proses lokalisasi api.
"Pasukan sedang dalam proses pemadaman," tambah Namar.
Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut.
Menurut sejumlah saksi mata di lapangan, petaka ini diawali dengan suara ledakan yang sangat keras.
Tak lama berselang, lidah api raksasa langsung membumbung tinggi ke angkasa, membuat langit malam di sekitar Mustikajaya, Bekasi tampak terang benderang oleh cahaya kemerahan dari kebakaran tersebut.
Petugas kepolisian pun tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan area. (aag)
Load more