Satu Korban Terdampak Gempa Sulut-Malut, Dievakuasi ke RS di Minahasa
- Antara
Seorang perempuan bernama Deice Lahia (70), yang berprofesi sebagai wirausaha dan berdomisili di Tateli, Kabupaten Minahasa, dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Proses evakuasi dilakukan dengan pendampingan aparat, termasuk Wakapolda. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait kondisi medis korban, namun evakuasi dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan keselamatan yang bersangkutan.
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta hanya mengandalkan informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait.
Selain itu, warga juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi setelah gempa utama, meskipun belum tentu memiliki kekuatan besar.
Langkah mitigasi sederhana seperti menjauhi bangunan retak, tidak berada di dekat pantai untuk sementara, serta memastikan jalur evakuasi tetap terbuka menjadi penting untuk diperhatikan.
Wilayah Timur Indonesia Masih Rawan Aktivitas Seismik
Peristiwa gempa ini kembali menegaskan bahwa wilayah Indonesia bagian timur, khususnya Sulawesi Utara dan Maluku Utara, merupakan kawasan yang aktif secara tektonik.
Letaknya yang berada di pertemuan beberapa lempeng bumi menjadikan daerah ini rawan terhadap gempa bumi dengan magnitudo besar. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko bencana.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus meningkatkan edukasi mitigasi bencana, termasuk simulasi evakuasi dan kesiapan infrastruktur tanggap darurat. (nsp)
Load more