News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Swasta Bebas Pilih Hari WFH, Menaker: Bisa Jumat Jika Ingin Selaras ASN

Menurut dia, perusahaan swasta memiliki ruang untuk memilih hari yang dianggap paling tepat.
Kamis, 2 April 2026 - 08:22 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pelaksanaan work from home (WFH) sehari dalam sepekan untuk pekerja swasta bersifat fleksibel. Penentuan harinya tidak diseragamkan oleh pemerintah dan sepenuhnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan.

Menurut dia, perusahaan swasta memiliki ruang untuk memilih hari yang dianggap paling tepat. Opsi tersebut bisa saja dibuat sama dengan skema aparatur sipil negara (ASN) yang menjalankan WFH setiap Jumat, namun tidak menjadi kewajiban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masalah hari (pelaksanaan WFH) untuk pekerja swasta sifatnya ketika banyak pilihan hari (perusahaan bisa memilih). (Namun) ketika ingin in line dengan teman-teman ASN itu pilihannya, itu bisa hari Jumat," katanya di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, bila perusahaan merasa pola kerja ASN relevan dengan ritme bisnisnya, maka penerapan pada hari Jumat dapat menjadi pilihan. Meski begitu, setiap badan usaha dinilai memiliki kebutuhan dan model kerja yang berbeda-beda.

"Tapi masing-masing perusahaan tentu memiliki karakteristik, kekhasan masing-masing sehingga teknisnya kita kembalikan kepada perusahaan masing-masing," ujar dia.

Karena sifatnya masih berupa imbauan, pemerintah tidak menetapkan aturan baku mengenai hari pelaksanaan WFH bagi sektor swasta. Dengan demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen perusahaan.

Selain itu, Menaker menyampaikan evaluasi kebijakan WFH untuk pekerja swasta, termasuk BUMN dan BUMD, akan dilakukan dalam dua bulan, menggunakan pendekatan yang sama seperti evaluasi pada ASN.

"Yang akan dievaluasi adalah terkait nanti dengan himbauan WFH-nya," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan meminta pimpinan perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD mulai menjalankan kebijakan WFH satu hari setiap minggu efektif sejak 1 April 2026.

"Kami ingin tanggal 1 April ini menjadi momentum nasional bersama. Jadi imbauan ini untuk bisa dipedomani untuk dilaksanakan efektif mulai hari ini," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/III/2026 mengenai WFH dan optimalisasi pemanfaatan energi di tempat kerja.

Dalam aturan itu, perusahaan tetap diwajibkan memenuhi seluruh hak pekerja selama menjalani WFH, mulai dari upah penuh hingga hak cuti tahunan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.
Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) tengah jadi sorotan setelah buka investigasi terhadap puluhan pesepak bola keturunan termasuk di Timnas Indonesia.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Beberapa petugas medis lain yang berada di lokasi terlihat menyadari aksi tersebut, sementara proses pembedahan tetap berjalan.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral