News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KH Zaitun Rasmin Soroti Peran BoP: Jangan Tutup Peluang Kebaikan, Tapi Harus Tetap Waspada

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, KH Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, menyoroti perubahan sikap Amerika Serikat yang disebutnya mulai berpisah dengan sekutu-sekutu Baratnya yang selama ini menjadi pendukung utama Zionis Israel.
Jumat, 3 April 2026 - 11:51 WIB
Ketua MUI Bidang Dakwah Zaitun Rasmin
Sumber :
  • dok. MUI

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, KH Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, menyoroti perubahan sikap Amerika Serikat yang disebutnya mulai berpisah dengan sekutu-sekutu Baratnya yang selama ini menjadi pendukung utama Zionis Israel.

Dalam pernyataannya, KH Zaitun Rasmin menilai bahwa dinamika tersebut setidaknya bisa dianggap sebagai sebuah peluang. Ia mengingatkan bahwa umat Islam tidak boleh menutup peluang kebaikan, meskipun tetap harus waspada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Baru pertama kalinya Amerika ini berpisah dengan sekutu-sekutunya di Barat yang selama ini selalu menjadi pendukung utama dari Zionis Israel. Maka paling tidak ini dianggap sebagai peluang," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, umat tetap selalu waspada namun tidak boleh menutup peluang kebaikan, sekalipun dari iblis sekalipun terkadang ada kebaikan. Menurutnya, konsep Islam mengajarkan bahwa setiap kebaikan patut didukung, apalagi jika menyangkut perdamaian.

"Kita tidak sekedar ikut. Konsep Islam ini bahwa setiap ada yang namanya kebaikan patut untuk kita dukung. Apalagi kalau perdamaian. Walaupun kita menduga, kita kan enggak bisa memastikan, siapa yang bisa memastikan sekarang ini? Kan tidak ada, hanya Allah yang tahu," tegasnya.

Ia juga mengutip pesan tawakal kepada Allah, seraya menegaskan bahwa Islam adalah agama damai. Meski demikian, umat Islam tidak boleh lugu dan bodoh, tetapi harus realistis.

KH Zaitun Rasmin juga menyoroti mengapa umumnya negara-negara Islam menerima dinamika tersebut, karena dinilai sebagai pilihan paling realistis. Yang terpenting, kata dia, tanyakan kepada saudara-saudara di Gaza.

"Sampai saat ini tidak ada reaksi keras dari Gaza menolak. Tidak ada. Saya berkomunikasi dengan mereka bahwa bagi mereka tidak terlalu penting hal-hal yang sifatnya bunga-bunga ini. Mereka menunggu apa substansinya nanti," ungkapnya.

Ia menambahkan, boleh jadi ada kepentingan dari pihak Amerika atau Donald Trump, tetapi itu bukan masalah jika pada akhirnya bisa menghentikan genosida, mengantarkan kemerdekaan Palestina, dan juga menyoroti peran PBB yang dinilainya belum berpihak.

"Kira-kira apa yang telah dibuat PBB buat Palestina sampai saat baik?" pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Ukhuwah KH Zaitun Rasmin merespons desakan sejumlah pihak agar Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) direspons. Ia mengatakan desakan itu perlu disikapi dengan objektif, karena serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sudah terjadi sebelum adanya BoP.

“Kalau mengaitkan dengan BoP, ya rasa-rasanya kita perlu objektif. Sebab, serangan Zionis dan Amerika ke Iran itu sudah terjadi sebelum ada BoP,” kata Ketua MUI Bidang Ukhuwah KH Zaitun Rasmin, dalam sebuah unggahan di akun pribadi Instagramnya, @zaitunrasmin_official, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut dia, BoP belum lama berdiri. Ia justru mempertanyakan bila Indonesia keluar dari BoP, apa yang akan dilakukan pemerintah untuk dapat membantu warga Gaza di Palestina keluar dari penjajahan Israel.

“Bagi saya, kalau pemerintah kita keluar dari BoP, kira-kira apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah kita untuk benar-benar membantu saudara kita di Gaza, Palestina? Bukankah ini masih ada peluang, apalagi mereka diberi kesempatan,” kata ketua umum Wahdah Islamiyah itu.

Ia mengatakan BoP menjadi wadah yang saat ini paling mungkin untuk membicarakan tentang perdamaian di Gaza dan kemerdekaan Palestina.

“Kalau orang berbicara bahwa itu kemungkinannya kecil (untuk) berhasil. Itu namanya teori kemungkinan. Bisa juga berhasil. Maka, biarlah pemerintah kita bersama 7 negara Islam lainnya, bahkan sudah bertambah jadi beberapa negara Islam, melakukan tugas itu. Dan tugas kita untuk terus berjuang secara maksimal,” papar KH Zaitun.

Menurutnya, Indonesia tidak boleh berhenti bersuara sampai Palestina merdeka dan Genosida terhenti. Hal itu, kata dia, merupakan tanggung jawab moral yang diamanatkan UUD 1945.

KH Zaitun mengajak para tokoh yang menginginkan Indonesia keluar dari BoP untuk menggunakan hati nurani dan berpikir jernih. Menurutnya, penting untuk berusaha objektif dalam menilai.

“Dan di sinilah pentingnya berbagi tugas. Biarlah pemerintah dengan tugasnya. Dan kita dengan tugas kita pula. Ini poin penting. Jadi agar kita tidak mudah terjatuh pada kesalahan menilai. Apalagi nanti menyebabkan perpecahan di antara kita,” kata KH Zaitun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mengingatkan juga jejak sejarah bangsa Indonesia yang selalu membela kemerdekaan Palestina. Negara-negara Islam yang terlibat di dalam BoP pun punya sejarah panjang dalam membela kemerdekaan Palestina.

“Kalau kita hanya menilai yang sekarang. Kita bisa keliru. Ini sejarah panjang. Kata Bung Karno, 'jasmerah'. Jangan lupakan sejarah. Maka supaya kita bisa tetap tidak terprovokasi,” ungkap KH Zaitun.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awal Mula Rentetan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mengudurkan Diri hingga Ditetapkan Tersangka

Awal Mula Rentetan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Mengudurkan Diri hingga Ditetapkan Tersangka

Awal mula rentetan eks Jampidsus Febrie Adriansyah mengundurkan diri hingga ditetapkan Polri sebagai tersangka kasus TPPU. Peristiwa itu, dimulai Senin (6/7)
Buntut Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Panik dan Tetap Waspada

Buntut Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Gubernur Pramono Minta Warga Tak Panik dan Tetap Waspada

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengimbau warga agar tidak terjebak dalam kepanikan namun tetap menjaga kewaspadaan terkait ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Argentina Berikan 1 Permintaan ke FIFA Jelang Laga Berdarah Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Apa Itu?

Argentina Berikan 1 Permintaan ke FIFA Jelang Laga Berdarah Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Apa Itu?

Menjelang laga hidup dan mati antara Argentina vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, muncul satu permintaan dari Federasi Sepak Bola Argentina kepada FIFA.
Masih Ingat Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo? Begini Kabarnya Sekarang dari Balik Sel

Masih Ingat Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo? Begini Kabarnya Sekarang dari Balik Sel

Masih ingatkah Anda dengan sosok Putri Candrawathi? Istri dari mantan jenderal bintang dua Ferdy Sambo yang ikut terseret dalam pusaran kasus pembunuhan ajudan
Melalui Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Berhasil Mengembangkan Usaha Madu Berkelanjutan Berbasis Komunitas

Melalui Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Berhasil Mengembangkan Usaha Madu Berkelanjutan Berbasis Komunitas

Owner Suhita Lebah Indonesia, Isnina, mengaku bergabung sebagai binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada 2021 setelah memperoleh informasi dari sesama pelaku UMKM di Lampung.
Siap-Siap Naik Jabatan! 6 Zodiak Ini Menuju Puncak Karier pada 14 Juli 2026: Sagitarius Terlibat Proyek Besar

Siap-Siap Naik Jabatan! 6 Zodiak Ini Menuju Puncak Karier pada 14 Juli 2026: Sagitarius Terlibat Proyek Besar

Selasa, 14 Juli 2026 diperkirakan menjadi hari yang penuh peluang bagi sejumlah zodiak dalam urusan karier. Siapa saja mereka yang bakal naik jabatan besok?

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral