News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Marah Besar Saat Sidak SMK 2 Subang, Merasa Dibohongi dan Langsung Telepon Kadis Pendidikan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak marah ketika melakukan sidak ke SMK 2 Subang. KDM merasa dirinya dibohongi dan langsung menghubungi Kadis Pendidikan.
Jumat, 3 April 2026 - 20:39 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak di SMK 2 Subang
Sumber :
  • YouTube @Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi marah besar dalam salah satu kunjungannya ke SMK 2 Subang beberapa waktu lalu karena merasa dibohongi.

Mulanya, Dedi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMK 2 Subang dan memeriksa kebersihan sekolah pertanian itu. Ia pun meminta agar beberapa tempat dibersihkan karena terlihat kumuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, mantan Bupati Purwakarta ini melihat beberapa kebutuhan kebersihan belum terpenuhi di sekolah itu. Ia pun berjanji akan mengirimkan tempat sampah dan alat pemotong rumput.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak di SMK 2 Subang
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak di SMK 2 Subang
Sumber :
  • YouTube @Kang Dedi Mulyadi Channel

Setelah memastikan kebutuhan kebersihan terpenuhi, KDM kemudian berjalan masuk ke sebuah ruang kelas. Di dalam terdapat beberapa murid kelas XII yang sedang duduk.

Dedi kemudian bertanya apakah sudah ada informasi soal rekrutmen perusahaan mobil Vinfast dan BYD. Para murid itu pun menjawab bahwa mereka belum mengetahuinya.

Ia kemudian bertanya kepada guru yang menemaninya untuk mengkonformasi soal rekrutmen Vinfast dan BYD yang masuk ke sekolah itu.

"Kan ada rekrutmen Vinfast, BYD, bahkan kekurangan. Berapa SMK sini yang diupload (didaftarkan)?," kata Dedi kepada para guru, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (3/4/2026).

"Belum muncul Pak yang ini, adanya yang tahun kemarin," jawab seorang guru laki-laki.

Mendengar jawaban itu, sang gubernur pun kembali bertanya. Sebab, ia mengatakan bahwa sejak lama meminta agar rekrutmen untuk sekolah kejuruan ini segera diurus.

"Ada yang disebut prakerja. Mereka kan sudah bisa diakses, misalnya rekrutmen di bulan Oktober, ini mereka harus sudah masuk," kata dia.

"Sudah," jawab salah satu guru.

"Sudah? Kok (para murid) belum tahu?," timpal Dedi.

Guru itu pun menjawab bahwa masih ada hal yang harus diselesaikan para murid sebelum diinformasikan sekaligus didaftarkan soal rekrutmen tersebut.

Namun, KDM mengatakan bahwa mestinya anak-anak kelas XII sudah didaftarkan rekrutmen ke perusahaan teknologi yang membutuhkan. Perusahaan-perusahaan itu pun sudah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi. Guru tersebut hanya diam dan membenarkan perkataan sang gubernur. 

Menanggapi hal itu, KDM pun terlihat marah karena laporan yang diterimanya sejauh ini soal rekrutmen tersebut sudah selesai. Namun, ternyata di lapangan situasinya berbeda.

"Jangan sampai laporan ke saya sekian, oke, beres, di lapangannya enggak. Saya tanya di sini sudah berapa yang terdaftar dalam list bursa kerja?," ujar Dedi lagi.

Kali ini, seorang guru perempuan berusaha menjawab. Ia mengatakan bahwa masih belum ada terdaftar dalam aplikasi tersebut karena belum waktunya.

"Izin Pak ya, kalau untuk siap kerja, aplikasi siap kerja, memang belum karena baru akan kita agendakan setelah momen uji kom," kata guru tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat sidak SMKN 2 Subang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat sidak SMKN 2 Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Sang gubernur pun mulai terlihat makin marah mendengar jawaban sang guru. Menurutnya, tidak ada alasan murid kelas XII belum didaftarkan dalam aplikasi yang dimaksud.

"Kan saya sudah meminta sejak lama agar rekrutmen Vinfast dan BYD itu merekrut sekolah kejuruan, artinya anak-anak kelas XII ini disiapkan untuk prakerja. Nama-namanya sudah ter-list (daftar) dalam antrean data kerja," ujar KDM.

Guru tersebut kemudian menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak BYD. Perusahaan mobil itu meminta lulusan teknik dari SMK 2 Subang.

Dedi Mulyadi kemudian bertanya apakah sudah ada yang direkrut. Sang guru menjawab sudah ada siswa yang direkrut namun belum bisa dipastikan jumlahnya.

"Belum (dihitung), itu di grup ada anak yang nge-share foto dia pakai seragam," kata sang guru.

Dedi langsung memotong perkataan guru tersebut dan menjelaskan bahwa mestinya sekolah mencatat langsung, bukan hanya mendapat laporan dari grup WhatsApp.

"Enggak bisa. Ibu punya data enggak sekolahnya?," tanya Dedi.

"Belum," jawab guru tersebut.

"Ya sudah, katakan belum. Sudah. Berarti dinas pendidikan provinsi sampai ini (SMK) bohong semua," katanya dengan nada kesal.

"Tapi datanya sudah masuk Pak ke BYD," kata dia lagi.

"Cara masuknya tidak meyakinkan. Kerja saya bukan begitu. Karena saya ngomong dari setahun yang lalu. Artinya ini ngomong doang. Saya telepon kepala dinas pendidikan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi pun langsung mengambil handphone-nya dan menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Begitu dijawab, sang gubernur langsung melontarkan kalimat tegas.

"Kamu turun sebagai kepala dinas ke sekolah, cek! Sekolah berantakan UPTD tidak berfungsi, sistem rekrutmen pekerja online belum berjalan, laporannya iya saja di depan umum, fakta di lapangannya belum. Seminggu ini diberesin, saya enggak mau kinerja Provinsi Jawa Barat kayak begini," ujarnya. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kenaikan harga plastik di pasar di luar cakupan pemerintahannya.
Pramono Tegur ASN DKI yang Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Pelat Putih: Yang Gitu-Gitu Kita Enggak Kasih Toleransi

Pramono Tegur ASN DKI yang Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Pelat Putih: Yang Gitu-Gitu Kita Enggak Kasih Toleransi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan memberikan teguran kepada ASN DKI Jakarta yang ganti pelat mobil dinas warna merah menjadi pelat warna putih.
Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, sepakat untuk mempercepat pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bandung serta kawasan Bogor-Depok.
Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Kabar mengejutkan datang dari Amerika Selatan terkait masa depan pelatih kawakan Carlo Ancelotti.
Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajarannya mencari orang yang mengedit dan mengunggah foto AI di aplikasi JAKI.
Olah TKP Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat, Tim Labfor Polri Uji Sampel Gas Hingga Kandungan Air

Olah TKP Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Bangunan Tanjung Barat, Tim Labfor Polri Uji Sampel Gas Hingga Kandungan Air

Polisi terus mengusut dugaan kelalaian dalam kasus tewasnya empat pekerja di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4).

Trending

Pramono Tegur ASN DKI yang Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Pelat Putih: Yang Gitu-Gitu Kita Enggak Kasih Toleransi

Pramono Tegur ASN DKI yang Ganti Pelat Mobil Dinas Jadi Pelat Putih: Yang Gitu-Gitu Kita Enggak Kasih Toleransi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan memberikan teguran kepada ASN DKI Jakarta yang ganti pelat mobil dinas warna merah menjadi pelat warna putih.
Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Dedi Mulyadi: Dalam Tiga Tahun, Sampah di Bandung dan Bogor Berubah Jadi Listrik

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, sepakat untuk mempercepat pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bandung serta kawasan Bogor-Depok.
Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Viral Aduan di JAKI Dibalas Pakai Foto AI, Gubernur Pramono: Saya Minta Cari Siapa yang Upload

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta jajarannya mencari orang yang mengedit dan mengunggah foto AI di aplikasi JAKI.
Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

Soal Harga Plastik Naik, Gubernur DKI Pramono: Di Luar Kontrol Kami

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, kenaikan harga plastik di pasar di luar cakupan pemerintahannya.
Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Breaking News: Ancelotti Sepakat Perpanjang Kontrak, Italia Gigit Jari!

Kabar mengejutkan datang dari Amerika Selatan terkait masa depan pelatih kawakan Carlo Ancelotti.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Selengkapnya

Viral