Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol Saat Hujan Deras, Ini Faktanya
- Instagram @jakarta.terkini
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan atap Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, mengalami jebol saat hujan deras yang melanda pada Senin (6/4/2026).
Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @jakarta.terkini dengan keterangan “Detik-detik atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Jebol saat Hujan Deras”.
Terlihat awalnya aliran air muncul dari dari atap tersebut. Tak lama setelahnya, atap ruang runggu bandara tersebut jebol, dan air deras langsung tumpah ke lantai bandara.
Kemudian air tersebut langsung membasahi kursi yang berada dalam ruang tunggu tersebut.
Terkait hal ini, Assistant Deputy Communication & Legal
KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan membenarkan, siang hari memang terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Yudistiawan menerangkan, cuaca ekstrem ini juga berdampak adanya gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.
“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan,” kata Yudistiawan, dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Kemudian Yudistiawan menerangkan, saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar.
Selain itu, terjadinya hujan lebat tersebut juya berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.
“Memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan intensitas tinggi, berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA),” ungkapnya.
Sementara itu, Yudistiawan menyebutkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.
Selain itu, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.
Load more