GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wali Murid Kelas XII SMK IDN Bogor Berharap Perizinan Sekolah Dikebut Agar Ijazah Ratusan Siswa Dapat Terbit

Komite sekolah dan para wali murid kelas XII SMK IDN Bogor berharap polemik perizinan sekolah dapat dikebut, agar ijazah ratusan siswa dapat terbit di bulan mei
Selasa, 7 April 2026 - 08:59 WIB
Sekretaris Komite Sekolah SMK IDN Bogor Sri Malahayati (tengah), dan jajaran wali murid memberikan keterangan di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (6/4/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Ricky Prayoga

Bandung, tvOnenews.com - Komite sekolah dan para wali murid kelas XII SMK IDN Bogor berharap polemik perizinan sekolah dapat dikebut, agar ijazah ratusan siswa dapat terbit.

Ancaman gagal terbitnya ijazah menghantui ratusan siswa SMK IDN Boarding School Bogor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik perizinan sekolah yang belum tuntas membuat masa depan siswa kelas XII berada di titik kritis jelang kelulusan.

Kegelisahan itu memuncak dalam audiensi wali murid dengan Komisi V DPRD Jawa Barat, Senin (6/4/2026). 

Mereka menuntut percepatan penyelesaian izin, agar siswa tetap memperoleh ijazah dari sekolah tempat mereka menempuh pendidikan.

Polemik Pencabutan Izin Sekolah, Kuasa Hukum SMK IDN Sebut 500 Lebih Siswa Bertahan: Mereka Ingin Lulus dengan Ijazah
Polemik Pencabutan Izin Sekolah, Kuasa Hukum SMK IDN Sebut 500 Lebih Siswa Bertahan: Mereka Ingin Lulus dengan Ijazah
Sumber :
  • Istimewa

Data sekolah menunjukkan total siswa saat ini mencapai 557 orang, dengan rincian kelas X sebanyak 181 siswa, kelas XI 200 siswa, dan kelas XII 176 siswa.

Koordinator Wali Murid Kelas XII, Sri Malahayati mengatakan, persoalan ini bukan sekadar administratif, melainkan menyangkut kepastian masa depan siswa.

"Terutama untuk yang kelas XII, yang saat ini sudah di ujung-ujung masa pendidikan dan juga yang kedua, adalah keberlanjutan kegiatan belajar mengajar untuk Kelas X dan XI. Hal itu yang kami utamakan dalam perjuangan ini," ujarnya.

Waktu menjadi faktor krusial. Target penyelesaian izin harus tercapai sebelum batas akhir (cut off) penerbitan ijazah pada awal Mei.

"Jadi mudah-mudahan nanti tanggal 5 Mei, sebelum cut off, ijazah itu semua hal yang tadi diakselerasi itu bisa terselesaikan, sehingga ada sebuah kepastian bagi para siswa terutama kelas XII, terhadap ijazah mereka adalah ijazah SMK IDN, karena itulah portofolio pendidikan mereka selama ini," ucapnya.

Sri menegaskan, identitas ijazah bukan hal sepele. Jika siswa dipaksa menerima ijazah dari sekolah lain, maka itu berarti menghapus rekam jejak pendidikan yang telah mereka bangun selama ini.

"Itulah yang tadi kami sangat tekankan, ketika pindah atau ijazahnya bukan ijazah IDN, itu kan berarti ada sebuah ketidakpastian yang didapatkan oleh para siswa. Nah, ini keadilan yang kami kejar di sini. Jadi tentu akan mengecewakan ya kalau nanti bulan Mei nanti, ternyata enggak terkejar untuk cut off ijazah SMK IDN ini," katanya.

Apalagi, SMK IDN Boarding School dikenal memiliki akreditasi A dan reputasi kuat di bidang pendidikan berbasis teknologi, yang menjadi nilai tambah bagi lulusan.

"Jadi ini menjadi sebuah dorongan buat kita untuk memprioritaskan, mudah-mudahan akselerasi yang tercapai," harapnya.

Izin Tiga Kampus SMK IDN Bermasalah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi cabut izin SMK IDN Bogor.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi cabut izin SMK IDN Bogor.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Cepi Kurnia

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik buka suara terkait polemik SMK IDN Bogor.

Dedi mengungkapkan, persoalan izin tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.

"Ada beberapa hal yang harus kita clearkan gitu terutama dalam hal penyelenggaraannya juga sudah ada berita acara yang kami kita buat gitu. Penyelenggaraan ini kita alihkan gitu ya untuk sementara waktu, tapi kita sambil menunggu proses kaitan dengan perizinan," kata Dedi.

Ia menegaskan, tahapan perizinan harus dimulai dari kepastian tata ruang, dilanjutkan dengan dokumen penting seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), IMB, hingga Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Namun hingga kini, Dedi mengatakan PBG SMK IDN belum dimiliki secara sah.

"Belum ada terbit PBG. belum ada isinya PBG. Sebenarnya sekolah yang di Jonggol itu sudah ada untuk kaitan perizinannya. Tapi PBG-nya kan Palsu. Nah, ini kan tadi konsekuensi hukum di sini," ucapnya.

Hal itu diperkuat Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Jabar, Yogi Gautama Jaelani, yang menyebut penghentian sementara izin merupakan langkah hukum yang sah.

"Jadi kami sudah lihat bahwa secara bukti dan fakta hukumnya bahwa ada ke kehilangan dasar legalitas dari dasar penerbitan perizinan. Seperti yaitu tidak adanya PBG dari pihak Kabupaten Bogor seperti itu," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Ketua Komite Sekolah Eko Prianto mengungkapkan, proses pengurusan PBG masih menjadi kendala utama yang harus segera diselesaikan.

"Mereka sudah mengurus PBG. Yang dari awal mungkin ada kekurangan, kita sudah lengkapi. Kita juga sudah ingin percepatan PBG. Syukur-syukur April izin itu terbit. Kalau April ini tidak kelar, akan ada efek di bulan Mei itu. Nanti mungkin kita tidak akan mendapatkan ijazah IDN, ijazah yang selama ini kita banggakan, dengan kualitas dibandingkan dengan sekolah-sekolah yang lain," terangnya. (cep/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Mojtaba Khamenei pada Puncak Musim Haji: Timteng Tak Lagi Jadi Tameng Pangkalan AS

Pesan Mojtaba Khamenei pada Puncak Musim Haji: Timteng Tak Lagi Jadi Tameng Pangkalan AS

Negara-negara Timur Tengah "tidak akan lagi menjadi tameng pangkalan militer AS" di kawasan itu.
Lakukan Patroli Siber 24 Jam, Komdigi: 12 Juta Konten Negatif Telah Diblokir Sejak 2016 hingga 2024

Lakukan Patroli Siber 24 Jam, Komdigi: 12 Juta Konten Negatif Telah Diblokir Sejak 2016 hingga 2024

Komunitas media GalaPos ID menggelar diskusi publik bertajuk “Kebebasan Berekspresi dan Keadilan dalam Tata Kelola Ekosistem Ruang Digital” di Yogyakarta, Senin (25/5/2026).
Tinju Dunia: Canelo Alvarez Kecewa Terence Crawford Pilih Pensiun Sebelum Tarung Ulang

Tinju Dunia: Canelo Alvarez Kecewa Terence Crawford Pilih Pensiun Sebelum Tarung Ulang

Saul 'Canelo' Alvarez mengaku kecewa setelah mengetahui Terence Crawford memutuskan pensiun sebelum menggelar pertarungan ulang (rematch) melawannya.
Harga Emas Ambles Saat Idul Adha, UBS hingga Antam Berguguran

Harga Emas Ambles Saat Idul Adha, UBS hingga Antam Berguguran

Berikut rincian harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 27  Mei 2026:
Solusi Dedi Mulyadi soal Teror Pocong yang Meresahkan: Aktifkan Siskamling, Patroli hingga Manfaatkan Grup WhatsApp Warga

Solusi Dedi Mulyadi soal Teror Pocong yang Meresahkan: Aktifkan Siskamling, Patroli hingga Manfaatkan Grup WhatsApp Warga

Ada solusi dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal teror pocong yang akhir-akhir ini meresahkan warga di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Kunker Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Fadli Zon: Enggak Ada Masalah

Kunker Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Fadli Zon: Enggak Ada Masalah

Ia menilai pelaksanaan Salat Idul Adha tidak harus dilakukan Presiden di dalam negeri selama agenda yang dijalankan berkaitan dengan kepentingan negara.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Auderi Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Auderi Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Mauricio Souza Angkat Kaki dari Kursi Kepelatihan Persija Jakarta, Jakmania Berseloroh: Pep Guardiola yang Gantiin

Mauricio Souza Angkat Kaki dari Kursi Kepelatihan Persija Jakarta, Jakmania Berseloroh: Pep Guardiola yang Gantiin

Fans Persija Jakarta di media sosial berseloroh dengan mengatakan jika posisi Mauricio Souza akan digantikan oleh mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Selengkapnya

Viral