News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isu Gaji Menteri Dipotong 25 Persen Mengemuka, Seskab Teddy Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi

Isu pemotongan gaji menteri hingga 25 persen mencuat. Seskab Teddy tegaskan belum ada keputusan resmi, pemerintah masih mengkaji efisiensi anggaran.
Selasa, 7 April 2026 - 13:33 WIB
Seskab Teddy Indra Wijaya
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana pemotongan gaji menteri di Kabinet Merah Putih kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat seiring upaya pemerintah melakukan efisiensi anggaran di tengah tekanan ekonomi global. Namun hingga kini, pemerintah menegaskan belum ada keputusan resmi terkait kebijakan tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pun buka suara menanggapi kabar yang beredar. Ia menegaskan bahwa informasi mengenai pemotongan gaji menteri masih sebatas wacana dan belum diputuskan secara formal oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seskab Teddy: Belum Ada Keputusan Soal Pemotongan Gaji Menteri

Teddy menyampaikan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan terkait pemotongan gaji menteri. Ia bahkan meminta agar publik menelusuri sumber awal isu tersebut.

“Tanya yang menyampaikan kemarin, siapa itu?” ujar Teddy saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Pernyataan ini menegaskan bahwa isu pemotongan gaji menteri yang beredar belum memiliki dasar kebijakan resmi. Meski begitu, Teddy tidak menampik bahwa pembahasan mengenai efisiensi anggaran, termasuk kemungkinan penyesuaian gaji pejabat negara, akan segera dilakukan.

Ia mengungkapkan bahwa konsep-konsep terkait efisiensi tersebut akan dibahas dalam rapat dalam waktu dekat. Namun, hasil akhirnya masih menunggu keputusan bersama.

“Untuk konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini. Nanti kita lihat, belum ada keputusan apapun,” jelasnya.

Pemerintah Siapkan Skema Efisiensi Anggaran

Isu pemotongan gaji menteri muncul di tengah upaya pemerintah memperketat pengelolaan anggaran negara. Langkah efisiensi dinilai penting untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Pemerintah saat ini tengah mengevaluasi berbagai pos belanja, termasuk belanja pegawai di level pejabat tinggi negara. Namun, semua opsi masih dalam tahap kajian dan belum mengerucut pada kebijakan tertentu.

Wacana pemotongan gaji menteri menjadi salah satu opsi yang ramai dibicarakan karena dinilai sebagai langkah simbolik sekaligus strategis untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam efisiensi.

Menkeu Purbaya: Wacana Sedang Dikaji, Tunggu Arahan Presiden

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa wacana pemotongan gaji menteri memang sedang dikaji. Ia menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari strategi efisiensi fiskal.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah masih menunggu arahan langsung sebelum menetapkan kebijakan konkret.

“Kalau menteri saya enggak apa-apa, kita lihat kebijakan Presiden seperti apa,” kata Purbaya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa meski wacana pemotongan gaji menteri sudah dibahas di internal pemerintah, implementasinya masih bergantung pada keputusan Presiden.

Potensi Pemotongan Gaji Menteri Capai 25 Persen

Menariknya, Purbaya juga mengungkapkan perkiraan besaran pemotongan gaji menteri yang sempat dibahas. Ia menyebut angka sekitar 25 persen sebagai kemungkinan skenario.

Namun, ia menegaskan bahwa angka tersebut bukan keputusan resmi, melainkan hanya asumsi pribadi dalam konteks diskusi awal.

“Enggak apa-apa, kan banyak duitnya,” ujarnya menanggapi kemungkinan pemotongan gaji tersebut.

Pernyataan ini pun memicu beragam respons dari publik, terutama terkait sensitivitas isu gaji pejabat di tengah kondisi ekonomi masyarakat.

Pro dan Kontra Isu Pemotongan Gaji Menteri

Munculnya isu pemotongan gaji menteri memunculkan perdebatan di tengah masyarakat. Sebagian pihak menilai langkah ini sebagai bentuk solidaritas pemerintah terhadap kondisi ekonomi rakyat.

Namun, ada juga yang mempertanyakan efektivitas kebijakan tersebut terhadap penghematan anggaran negara secara keseluruhan. Pasalnya, kontribusi penghematan dari gaji pejabat dinilai relatif kecil dibandingkan dengan total belanja negara.

Meski demikian, secara simbolis, kebijakan ini dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi.

Nasib Wacana Masih Menggantung

Hingga saat ini, nasib kebijakan pemotongan gaji menteri masih belum jelas. Pemerintah memastikan bahwa seluruh opsi efisiensi, termasuk wacana tersebut, akan dibahas secara matang sebelum diputuskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan akhir akan sangat bergantung pada arahan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dan kebutuhan fiskal ke depan.

Dengan belum adanya keputusan resmi, publik diimbau untuk tidak berspekulasi berlebihan. Pemerintah memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan melalui proses kajian yang komprehensif. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Ungkap Peran Penting Dai dalam Perkuat Ketahanan Nasional dan Kemandirian Masyarakat Perbatasan

Wamendagri Ungkap Peran Penting Dai dalam Perkuat Ketahanan Nasional dan Kemandirian Masyarakat Perbatasan

Wamendagri Wiyagus menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat, termasuk dai, dalam memperkuat nilai kebangsaan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.
IHSG Melonjak 4,42% ke Level 7.279, Bursa Asia Kompak Hijau, Saham-Saham Ini Jadi Sorotan

IHSG Melonjak 4,42% ke Level 7.279, Bursa Asia Kompak Hijau, Saham-Saham Ini Jadi Sorotan

IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, didorong bursa Asia yang kompak menguat. Simak saham top gainers, losers, dan pergerakan rupiah terbaru.
Dean James Langsung Dihantam Kabar Buruk usai KNVB Resmi Umumkan Hasil Investigasi Kasus Paspor di Liga Belanda, Ada Masalah Berat Apa Lagi?

Dean James Langsung Dihantam Kabar Buruk usai KNVB Resmi Umumkan Hasil Investigasi Kasus Paspor di Liga Belanda, Ada Masalah Berat Apa Lagi?

Dean James terancam tak bisa tampil usai KNVB tak menjatuhkan sanksi. Status bek Timnas Indonesia itu masih abu-abu jelang laga Go Ahead Eagles berikutnya.
Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil 2026 Capai 160 Ribu, Ini Syarat Lengkap dan Cara Daftar CPNS

Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil 2026 Capai 160 Ribu, Ini Syarat Lengkap dan Cara Daftar CPNS

Formasi calon pegawai negeri sipil 2026 capai 160 ribu. Simak syarat CPNS, dokumen wajib, dan cara daftar calon pegawai negeri sipil terbaru.
Prabowo Sindir Keras Pengkritik Dengan Analogi Bangun Jembatan, Tidak Ikut Serta Tapi Banyak Komentar

Prabowo Sindir Keras Pengkritik Dengan Analogi Bangun Jembatan, Tidak Ikut Serta Tapi Banyak Komentar

Prabowo menegaskan perbedaan sikap adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, menurutnya, persoalan muncul ketika kritik tidak diiringi kontribusi nyata.
Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles mengumumkan hasil penyelidikan jaksa terhadap Dean James melalui akun sosial media klub, Rabu (8/4/2026).

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral