GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Ganti Rugi Tol Cisumdawu, Ahli Waris Protes PN Sumedang Lakukan Pencairan Padahal PK Masih Bergulir

Pengadilan Negeri (PN) Sumedang diduga mencairkan dana konsinyasi ganti rugi proyek Tol Cisumdawu di tengah proses hukum yang masih berjalan.
Rabu, 8 April 2026 - 08:36 WIB
Tol Cisumdawu
Sumber :
  • Antara

Sumedang, tvOnenews.com - Pengadilan Negeri (PN) Sumedang diduga mencairkan dana konsinyasi ganti rugi proyek Tol Cisumdawu di tengah proses hukum yang masih berjalan.

Kuasa hukum ahli waris Jandri Ginting mengatakan PN Sumedang mencairkan dana tersebut kepada pihak PT PR dan pemiliknya berinisial HD, di tengah proses Peninjauan Kembali (PK) kedua masih berlangsung di Mahkamah Agung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menduga ada indikasi permainan, sehingga pihak ahli waris berencana melaporkan kasus ini ke lembaga pengawas peradilan hingga KPK.

"Kami menyayangkan atas sikap yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Sumedang dengan menerbitkan pencairan uang konsinyasi tersebut ke pihak tersebut," kata Jandri saat dihubungi wartawan, Selasa (7/4/2026).

Kasus Uang Ganti Rugi Tol Cisumdawu, Kuasa Hukum Ahli Waris Protes Pencairan Dana Saat PK Masih Bergulir
Kasus Uang Ganti Rugi Tol Cisumdawu, Kuasa Hukum Ahli Waris Protes Pencairan Dana Saat PK Masih Bergulir
Sumber :
  • Istimewa

Menurutnya, pencairan tersebut tidak semestinya dilakukan karena PK kedua masih berproses di Mahkamah Agung.

"Padahal sudah jelas bahwa PK dua saat ini masih bergulir di Mahkamah Agung, belum selesai. Kenapa PN Sumedang berani-beraninya mencairkan uang tersebut?" ujarnya.

Ia menegaskan kliennya masih memegang sembilan penetapan pencairan serta sembilan cek tunai dari PN Sumedang yang belum pernah dibatalkan.

"Klien kami saat ini masih memegang sembilan penetapan pencairan dan juga sembilan cek tunai yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Sumedang dan penetapan tersebut belum dibatalkan dan cek tersebut belum ditarik lagi oleh pihak pengadilan," katanya.

Atas dasar itu, pihaknya akan menempuh langkah hukum dengan melaporkan persoalan ini ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung serta KPK.

"Kami akan menempuh jalur hukum yaitu dengan melaporkan ke Bawas Pengadilan Tinggi maupun Mahkamah Agung dan juga melaporkan ke pihak KPK," tegasnya.

Jandri juga menduga adanya kepentingan pihak tertentu di balik pencairan dana tersebut.

"Kami menduga ada keterlibatan orang-orang yang berkepentingan di dalamnya dan juga kami menduga ada aliran dana ke pihak-pihak tertentu sehingga pihak pengadilan berani mencairkan uang tersebut tanpa melalui prosedur hukum yang jelas," ungkapnya.

Sementara itu, kuasa ahli waris Roni Riswara menjelaskan kedatangannya ke PN Sumedang untuk meminta rekomendasi pencairan uang ganti rugi tol di Blok Pasirkancang, Desa Cilayung, Kecamatan Jatinangor.

"Tujuannya meminta rekomendasi surat pencairan terkait uang ganti rugi tol Cisumdawu," akan tetapi uang tersebut sudah di cairkan kata Roni saat diwawancarai Tahu Ekspres di Halaman Kantor Pengadilan Negeri Sumedang, Kamis (2/4/2026). 

Ia menyebut pihaknya telah memiliki dasar hukum berupa sembilan penetapan pencairan dan sembilan cek atas nama ahli waris.

"Kita sudah punya sembilan penetapan pencairan dan sudah menerima juga sembilan cek," ujarnya.

Ia menjelaskan pencairan sebelumnya sempat tertunda karena pihak lawan berinisial HD tersangkut kasus korupsi. Namun pihaknya kemudian mengajukan PK kedua setelah kalah pada PK pertama.

"Kita ngajuin PK dua dan PK dua kita dikirim ke Mahkamah Agung per 31 Desember 2025," jelasnya.

Namun, ia mengaku terkejut ketika Pengadilan Negeri sumedang melalui Panmud Perdata sdr Benny, mengatakan uang tersebut sudah dicairkan tanpa pemberitahuan kepada pihaknya.

"Ternyata tanpa ada pemberitahuan ke pihak kita, uang tersebut sudah dicairkan. Yang jadi pertanyaan, apa dasar pencairan tersebut?" ucapnya.

"Sementara penetapan yang sembilan ini produk hukum. Itu harus dibatalkan dulu. Dan lagi masih ada proses hukum PK dua yang masih belum putus," katanya.

Roni berusaha menemui Ketua Pengadilan Negeri Sumedang akan tetapi ketua Pengadilan Tidak Mau Menemui dan kamimenduga adanya praktik mafia hukum dalam perkara tersebut.

"Kita akan maju terus memberantas ini. Mungkin bisa dikata ada mafia hukum yang terlibat di sini," ujarnya.

Pendamping hukum ahli waris, Dedi Supriadi, menambahkan pihaknya akan melaporkan dugaan pelanggaran tersebut ke berbagai lembaga penegak hukum.

"Kami akan tempuh hak-hak hukum termasuk melaporkan oknum di pengadilan ini ke Kejaksaan Agung," kata Dedi.

Ia juga meminta perhatian pemerintah pusat terkait persoalan tersebut.

"Mohon bisa disampaikan ke Presiden dan Kejagung, bagaimana supremasi hukum bisa tegak ketika orang-orangnya seperti ini," ujarnya.

Menurutnya, pencairan dana di tengah proses hukum yang belum selesai merupakan tindakan yang merugikan hak rakyat.

"Ini melebihi koboi jalanan dengan mencairkan hak rakyat sepihak sementara ada produk hukum sebelumnya yang belum dipastikan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan pihaknya akan segera melaporkan oknum yang diduga terlibat.

"Kami akan secepatnya melaporkan oknum-oknum itu termasuk jika terindikasi pimpinan pengadilan," pungkasnya. (cep/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Buka Peluang Besar Investasi Karbon Hutan, Kementerian Kehutanan Siapkan Aturan Baru Sesuai Standar Internasional

Pemerintah Buka Peluang Besar Investasi Karbon Hutan, Kementerian Kehutanan Siapkan Aturan Baru Sesuai Standar Internasional

Kementerian Kehutanan membuka peluang besar investasi karbon hutan lewat aturan baru perdagangan karbon sesuai standar internasional.
Link Pengumuman SNBT 2026 Resmi Dibuka, Peserta Sudah Bisa Download Sertifikat dan Lihat Nilai UTBK

Link Pengumuman SNBT 2026 Resmi Dibuka, Peserta Sudah Bisa Download Sertifikat dan Lihat Nilai UTBK

Link pengumuman SNBT 2026 resmi dibuka. Peserta kini sudah bisa melihat nilai UTBK dan download sertifikat SNBT melalui portal resmi SNPMB.
Kemendagri Wanti-wanti Lonjakan Harga Minyak Goreng, Minta Bulog Pacu Distribusi Minyakita di Indonesia Timur

Kemendagri Wanti-wanti Lonjakan Harga Minyak Goreng, Minta Bulog Pacu Distribusi Minyakita di Indonesia Timur

Kawasan Indonesia Timur yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua telah memperoleh alokasi minyak goreng Minyakita sebesar 6.115 kiloliter. Namun, realisasi penyalurannya baru mencapai sekitar 65 persen.
Pengakuan PMI di Arab Saudi, Diduga Jadi Korban Penempatan Non-Prosedural oleh Pihak Penyalur

Pengakuan PMI di Arab Saudi, Diduga Jadi Korban Penempatan Non-Prosedural oleh Pihak Penyalur

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Keadilan Bersama (YLBH-GKB) mendapati adanya dugaan penempatan non prosedural terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi.
Timnas Indonesia Ungguli AC Milan, 2 Pilar Garuda Dipastikan Main di Liga Champions Musim Depan

Timnas Indonesia Ungguli AC Milan, 2 Pilar Garuda Dipastikan Main di Liga Champions Musim Depan

Kabar membanggakan datang untuk sepak bola Tanah Air setelah dua Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil di Liga Champions musim depan tak seperti AC Milan.
Soal Black Out Sumatera, Bobby Nasution Sebut Pemerintah Bagi-bagi Genset ke Sejumlah Titik

Soal Black Out Sumatera, Bobby Nasution Sebut Pemerintah Bagi-bagi Genset ke Sejumlah Titik

Bobby Nasution menjelaskan genset yang dibagikan di sejumlah titik layanan listrik sementara agar masyarakat tetap bisa beraktivitas untuk kebutuhan dasar.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Juara Bekasi Junior, SF Barret Siap Tampil di Liga Jawa Barat U-13

Sekolah Futsal Barret (SF Barret) mendapat gelar juara dalam ajang Bekasi Junior Liga.
Penyebab Blackout Massal di Sumatera Terungkap, Bareskrim Polri Sebut Bukan karena Sabotase tapi...

Penyebab Blackout Massal di Sumatera Terungkap, Bareskrim Polri Sebut Bukan karena Sabotase tapi...

Polisi menyebut gangguan sistem kelistrikan tersebut dipicu cuaca ekstrem yang berdampak pada jaringan transmisi listrik hingga sebabkan kabel transmisi putus.
Selengkapnya

Viral