GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dinkes DKI Buka Suara soal Campak: Ada Kasus Suspect, tapi Jakarta Masih Nihil Positif

Dinkes DKI Jakarta pastikan belum ada kasus positif campak. Meski ada suspect, pengawasan diperketat jelang Lebaran.
Rabu, 8 April 2026 - 19:30 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus positif campak di ibu kota. Meski demikian, sejumlah kasus dengan status suspect tetap terpantau dan menjadi perhatian serius otoritas kesehatan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan bahwa data terbaru per Rabu (8/4/2026) menunjukkan Jakarta masih bebas dari kasus campak yang terkonfirmasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Update terakhir belum ditemukan. Sampai hari ini kasus positif campak di Jakarta belum ada,” ujar Ani Ruspitawati di Balai Kota Jakarta.

Ada Kasus Suspect, Dinkes Perketat Pengawasan

Meski belum ada kasus positif, Dinkes mengakui adanya sejumlah warga yang masuk kategori suspect campak. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, belum ada yang terkonfirmasi sebagai kasus positif.

Ani Ruspitawati menegaskan bahwa kondisi ini tetap menjadi perhatian, sehingga langkah pengawasan terus diperketat di berbagai fasilitas kesehatan.

“Ada beberapa suspect, kita tetap mengetatkan surveilans. Kita sudah siapkan di beberapa titik, baik di puskesmas maupun rumah sakit,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah potensi penyebaran penyakit yang dikenal sangat menular tersebut.

Belum Ada Imunisasi Massal, Ini Alasannya

Seiring belum ditemukannya kasus positif, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan belum akan menggelar imunisasi massal campak dalam waktu dekat.

Menurut Ani Ruspitawati, kebijakan ini diambil karena situasi masih terkendali dan belum memenuhi urgensi untuk pelaksanaan vaksinasi skala besar.

“Karena belum ada kasus, kita belum melakukan imunisasi massal,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa cakupan vaksinasi campak di berbagai daerah masih belum merata. Hal ini membuka potensi munculnya kasus jika kewaspadaan tidak dijaga.

Anak-anak Jadi Kelompok Paling Rentan

Dinkes DKI Jakarta juga menyoroti kelompok yang paling berisiko tertular campak, yakni bayi dan anak-anak. Oleh karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam mengenali gejala awal penyakit ini.

Gejala campak umumnya meliputi:

  • Demam tinggi

  • Ruam merah pada kulit

  • Batuk dan pilek

  • Mata merah (konjungtivitis)

Jika gejala tersebut muncul, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Waspada Lonjakan Interaksi Saat Lebaran

Momentum Hari Raya, termasuk Lebaran, juga menjadi perhatian khusus. Tingginya mobilitas dan interaksi antarwarga berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit menular, termasuk campak.

Ani Ruspitawati mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan, terutama bagi keluarga dengan anak-anak.

“Menjelang Lebaran biasanya interaksi meningkat, jadi kita harus tetap waspada,” tuturnya.

Surveilans Diperkuat, Antisipasi Dini Terus Dilakukan

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes DKI terus memperkuat sistem surveilans di seluruh fasilitas kesehatan. Pemantauan dilakukan secara aktif untuk memastikan setiap kasus suspect dapat segera ditindaklanjuti.

Upaya ini mencakup:

  • Pemantauan di puskesmas dan rumah sakit

  • Pemeriksaan laboratorium untuk kasus suspect

  • Koordinasi antar fasilitas kesehatan

  • Edukasi masyarakat terkait gejala campak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sistem yang diperketat, diharapkan potensi penyebaran campak dapat dicegah sejak dini.

Situasi Jakarta yang masih nihil kasus positif menjadi kabar baik, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci utama agar kondisi ini dapat dipertahankan. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Uang Rp1,2 Miliar di Jakbar, Modus Tawarkan Penukaran Dolar AS ke Korban

Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Uang Rp1,2 Miliar di Jakbar, Modus Tawarkan Penukaran Dolar AS ke Korban

Tim Satresmob Bareskrim Polri menangkap seorang pelaku penggelapan uang berinisial F, senilai Rp1.2 miliar di Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di WSBK, Nico Bulega Ultimatum Ducati: Saya Pantas Dapat Kesempatan di...

Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di WSBK, Nico Bulega Ultimatum Ducati: Saya Pantas Dapat Kesempatan di...

Dominasi Nicolo Bulega di WorldSBK 2026 terus berlanjut. Rider asal Italia itu kini mencatatkan 19 kemenangan beruntun setelah kembali berjaya di Most.
Singgung Keputusan Megawati Hangestri dari Timnas Voli Putri Indonesia, Media Korea Soroti Kondisi Cedera Megatron

Singgung Keputusan Megawati Hangestri dari Timnas Voli Putri Indonesia, Media Korea Soroti Kondisi Cedera Megatron

Keputusan bintang voli, Megawati Hangestri, untuk mundur dari skuad Timnas Voli Putri Indonesia ternyata tak hanya mencuri perhatian para penggemar di tanah air
Sherly Tjoanda Terheran-heran dengan Nelayan yang Bayar Cicilan KUR sampai Rp2,6 Juta: Mampu?

Sherly Tjoanda Terheran-heran dengan Nelayan yang Bayar Cicilan KUR sampai Rp2,6 Juta: Mampu?

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, sempat melakukan dialog dan terheran-heran dengan seorang nelayan yang membayar cicilan KUR BRI mencapai Rp2,6 juta.
H-1 Iduladha, Rano Karno Lepas 744 Petugas Kesehatan Hewan Kurban dan Juru Sembelih di Jakarta

H-1 Iduladha, Rano Karno Lepas 744 Petugas Kesehatan Hewan Kurban dan Juru Sembelih di Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melepas 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dan juru sembelih halal yang akan bertugas pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 di berbagai wilayab Jakarta.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Polisi Dumai Resmi Dipecat Tidak Hormat

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mencoret foto dua anggota Polri dengan tanda silang sebagai tanda resmi dipecat secara tidak hormat (PTDH) karena
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Selengkapnya

Viral