News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serius dengan Aturan Tanpa KTP, Dedi Mulyadi Kejar 5 Juta Penunggak Pajak Kendaraan: Samsat Bisa Tiru Perbankan

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menargetkan 5 juta penunggak bisa bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) usai adanya SE tanpa KTP pemilik pertama.
Kamis, 9 April 2026 - 19:19 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Antara

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi serius menjalankan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa KTP pemilik pertama.

Dedi Mulyadi mempunyai alasan serius menerapkan aturan ini. Tujuannya menyasar agar Samsat di seluruh wilayah Jabar mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan tahunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi meyakini langkah dari surat edaran Bapenda Jabar dengan Nomor 47/KU.03.02/BAPENDA 2026 pada 6 April 2026, dinilai tepat sasaran.

Dengan adanya SE ini, kata KDM sapaan akrabnya, masyarakat Jabar tidak kesulitan. Mereka akan semakin mudah melakukan pembayaran pajak kendaraan ke depannya.

"Seluruh langkah ini merupakan upaya membangun kemudahan agar warga Jawa Barat mudah dalam membayar pajak kendaraan," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Dedi Mulyadi Kejar Target 5 Juta Penunggak Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi sering mendapat aduan. Proses administrasi untuk motor bekas harus menyertakan KTP pemilik pertama menjadi kendala.

KDM melihat data terkini bahwa lima juta warga Jabar masih menunggak pajak. Penyebabnya lantaran tidak membawa KTP pemilik pertama kendaraan.

"Tidak boleh lagi ada kejadian-kejadian lagi. Karena ini kan persoalan sederhana," harap dia.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mempercayai antusias masyarakat Jabar. Menurutnya, jika proses administrasi semakin mudah, warga yang masih menunggak akan memenuhi kewajiban pajak.

"Kalau orang bayar pajaknya lancar, dia akan bayar pajak terus. Tapi, mau bayar pajak kenapa harus dibuat menjadi berbelit? Semua harus dimudahkan," jelasnya.

Ia bahkan bertanya-tanya alasan masih banyak masyarakat kesulitan membayar pajak. Hal ini sering mengarahkan warga Jabar menjadi malas membayar PKB.

Serupa dengan kasus terjadi belakangan ini. Konten kreator, Si Biru membuktikan efektivitas surat edaran pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama.

Sayangnya konten kreator itu kembali dipersulit. Ia harus menyertakan KTP pemilik pertama sehingga KDM menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

Mantan Bupati Purwakarta ini menyampaikan ketegasannya. Konsistensi dalam penerapan aturan menjadi faktor kunci utama menyelesaikan masalah menunggak pajak.

"Kalau saya ingin konsisten saja. Kalau nggak pakai KTP pertama, ya sudah dianggap mati saja. Yang tidak punya KTP pemilik pertama, harus konsisten," terangnya.

"Jangan satu sisi kita bikin aturan begini, tapi sisi lain bisa lolos. Tidak boleh," sambungnya.

Ia berharap kebijakan tanpa KTP pemilik pertama sebagai awal reformasi pelayanan yang lebih luas, terutama di lingkungan Samsat di Jabar.

Mantan anggota DPR ini berpendapat, administrasi yang terhambat bisa membawa penumpukan tunggakan. Ia tidak habis pikir jika hal ini terus terjadi, bisa melampaui lima juta unit kendaraan.

Dampak tidak membayar PKB, lanjut dia, hal ini juga mengarahkan masyarakat susah membayar iuran Jasa Raharja. Efeknya tidak memperoleh jaminan beban biaya perawatan korban kecelakaan.

"Apa dampaknya? Balik lagi ke Pemprov. Pemprov itu berapa puluh miliar? Biaya mengobati orang kecelakaan tanpa jaminan Jasa Raharja," bebernya.

Untuk itu, ia memasang target besar. Setidaknya lima juta warga Jabar yang masih menunggak bisa mampu membayar pajak kendaraan.

"Kalau yang lima juta bayar, pendapatan pemerintah menjadi meningkat. Kemudian, kalau pendapatan pemerintah meningkat, belanjanya benar, belanja infrastruktur menjadi baik. Kemudian, nanti ada uang lebih, diasuransikan segera," tegasnya.

KDM Bandingkan Layanan Pajak Kendaraan dengan Perbankan

Pajak Kendaraan Bermotor
Pajak Kendaraan Bermotor
Sumber :
  • Antara

Lebih lanjut, KDM menyoroti layanan perbankan. Di dalamnya, terdapat kemudahan sehingga bisa menjadi contoh untuk instansi pemerintah.

Ia menumpahkan pendapatnya dari sektor perbankan. Menurutnya, perbankan mampu memberikan layanan sederhana dibalut dengan tingkat keamanan tinggi.

"Kita harus belajar dari perbankan, ke bank ngambil uang nggak usah buku, bawa buku tabungan cukup bawa ATM. Ganti ATM mudah, ganti buku tabungan mudah, transfer mudah, semuanya dimudahkan sehingga perbankan menjadi idola bagi warga Indonesia," ucapnya.

Prinsip kemudahan itu, kata Demul sapaan akrab lainnya, bisa diterapkan Samsat. Layanan ini harus bisa berjalan saat masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah mengurus (pajak kendaraan) saja susah, orang bayar pajak itu dimudahkan, jangan dipersulit. Ini harapan saya," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno sambut Bonek Mania untuk dukung Persebaya Surabaya di laga kontra Persija Jakarta di SUGBK pada Super League 2025/2026.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Triwulan I tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka

Trending

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ribuan Bonek bakal Geruduk Jakarta, Ketum Jakmania Beri Kata-kata Berkelas Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Ketua Umum the Jakmania, Diky Soemarno sambut Bonek Mania untuk dukung Persebaya Surabaya di laga kontra Persija Jakarta di SUGBK pada Super League 2025/2026.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara Catat Kinerja Positif, Penumpang Triwulan I 2026 Meningkat

KAI Bandara mencatat kinerja positif pada angkutan penumpang selama Triwulan I tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah
Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat Kondisi Rakyat, Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras ke Pejabat

Melihat kondisi rakyat Indonesia, Presiden Prabowo langsung lontarkan peringatan keras ke seluruh pejabat dan birokrat di jajaran kabinetnya terkait esensi
Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Media Belanda Bongkar Fakta Terbaru Passportgate, 4 Pemain Timnas Indonesia Bebas Main di Liga Belanda?

Drama paspor di liga Belanda: apa yang sebenarnya terjadi? Dalam kasus ini, keempat pemain diaspora Timnas Indonesia harus menghentikan aktivitas sepak bola mereka
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral