News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Jumat, 10 April 2026 - 16:15 WIB
Ketua Tim Perencanaan Program dan Pelaporan Ditjen Ekosistem Digital Komdigi, Salfikar Alfarizi Abbas
Sumber :
  • dok. Komdigi

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Indonesia mulai mengencangkan strategi menghadapi gelombang misinformasi dan disinformasi yang kian masif di era kecerdasan buatan.

Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan kerangka besar tata kelola Artificial Intelligence (AI) untuk menjaga integritas informasi nasional sekaligus memastikan teknologi berkembang secara etis dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini mengemuka dalam forum internasional yang digelar bersama Australia Awards Indonesia dan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, yang mempertemukan akademisi, pemerintah, dan pelaku industri dalam membahas tantangan baru di ruang digital.

Dalam beberapa tahun terakhir, ancaman disinformasi tidak lagi sekadar persoalan konten palsu. Laporan tahunan World Economic Forum bahkan menempatkannya sebagai salah satu risiko global paling serius.

Kemunculan generative AI memperparah situasi dengan kemampuan memproduksi konten manipulatif dalam skala besar, nyaris tak terdeteksi secara kasat mata.

Menjawab tantangan tersebut, Komdigi tengah memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI sebagai fondasi tata kelola baru. Dua instrumen ini dirancang tidak hanya mengatur teknologi, tetapi juga memperkuat ekosistem mulai dari kebijakan, infrastruktur, riset, hingga investasi.

Pendekatan yang diusung berfokus pada tata kelola berbasis risiko, transparansi sistem AI, hingga pelabelan konten sintetis. Pemerintah juga mendorong pengembangan teknologi seperti watermark tak kasat mata untuk mengidentifikasi konten hasil AI.

Lebih jauh, penggunaan AI justru akan dimaksimalkan untuk melawan disinformasi itu sendiri. Deteksi hoaks berbasis AI masuk dalam daftar program prioritas cepat (quick wins) nasional guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap informasi digital.

Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan pembentukan Gugus Tugas Koordinasi Kecerdasan Artifisial Nasional untuk memastikan kolaborasi lintas sektor—mulai dari kementerian, platform teknologi, akademisi, media, hingga masyarakat sipil—berjalan terpadu.

Ketua Tim Perencanaan Program dan Pelaporan Ditjen Ekosistem Digital Komdigi, Salfikar Alfarizi Abbas, menegaskan bahwa tantangan utama saat ini bukan lagi soal dampak AI, melainkan kesiapan kebijakan mengimbanginya.

“Bagi kami, pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah AI dapat memengaruhi integritas informasi. AI sudah jelas dapat memengaruhi integritas informasi. Tantangan yang sesungguhnya sekarang adalah mampukah kebijakan publik mengejar pesatnya perkembangan AI dan melindungi integritas informasi, tapi di saat yang sama tetap mendukung inovasi,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Dari sisi industri, Agung Pamungkas mengingatkan agar regulasi tidak dibuat secara tergesa-gesa.

“AI terlalu penting untuk tidak diregulasi, tapi terlalu penting pula untuk tidak diregulasi dengan cara yang tepat. Jadi, penting sekali untuk diatur, tapi pengaturannya itu harus baik. Banyak pembuat kebijakan terburu-buru dalam membuat kebijakan baru,” ujarnya.

“Saya rasa dari sudut pandang industri, kita tidak perlu terburu-buru karena kita cukup melihat regulasi yang sudah ada sebagai titik permulaan dan lihat apakah masih ada kesenjangan (gap), jika masih ada gap maka di situlah kita membuat regulasi baru,” lanjut dia.

Sementara itu, perspektif masyarakat sipil disuarakan oleh Nenden Sekar Arum N yang menekankan pentingnya perlindungan hak digital dalam setiap kebijakan AI.

“Jadi, ketika kita berbicara tentang AI dan teknologi yang berkembang, kita harus tahu bahwa pada dasarnya itu adalah hak kita sebagai warga negara. Jadi, kita harus tahu bahwa kita memiliki hak dalam ruang digital, bahkan dalam bidang teknologi,” kata dia.

“Ketika kita berbicara tentang disinformasi atau regulasi, kita harus punya pemahaman yang sama tentang apa itu disinformasi. Kalau tidak, regulasi apa pun akan sangat bermasalah bagi masyarakat sipil. Dan tentu saja, kita masih perlu human oversight untuk memastikan tidak ada false positive atau false negative dalam pendeteksian disinformasi,” imbuhnya.

Tak hanya aspek teknis, roadmap ini juga mengusung pendekatan inklusif melalui prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) untuk memastikan AI tidak melahirkan bias terhadap kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, literasi digital masyarakat diperkuat sebagai benteng awal menghadapi disinformasi, termasuk melalui strategi prebunking—edukasi sebelum masyarakat terpapar informasi palsu.

Dengan kombinasi regulasi adaptif, teknologi canggih, dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah menegaskan ambisi menjadikan AI sebagai alat strategis pembangunan nasional yang aman, inklusif, dan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Terkait mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla (JK) telah meminta Jokowi mau memperlihatkan ijazahnya, agar polemik ini tidak berlarut-larut. Ternyata menuai komen
Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Psywar atau perang urat saraf mulai dilepaskan jelang duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ...
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Influencer Badru (23) bahagia dapat hadiah HP baru dari Sumardji, akibat mengalami jambret jelang laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta di Bandar Lampung.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.

Trending

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Menkeu Semprot Produsen Rokok Ilegal, Purbaya: Akan Kita Tutup Betulan

Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menertibkan peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai melalui skema legalisasi terbatas. Kebijakan ini
Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Sentil Pengamat Terkait Fenomena Inflasi

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan saat ini tengah muncul fenomena meningkatnya atau inflasi pengamat di publik. Teddy menilai data yang disampaikan sejumlah
Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Influencer Badru (23) bahagia dapat hadiah HP baru dari Sumardji, akibat mengalami jambret jelang laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta di Bandar Lampung.
Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Relawan Sentil Jusuf Kalla Terkait Meminta Tunjukkan Ijazah Asli Jokowi: Mirip Roy Suryo

Terkait mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla (JK) telah meminta Jokowi mau memperlihatkan ijazahnya, agar polemik ini tidak berlarut-larut. Ternyata menuai komen
Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Badai Absen Hantam Persija Jelang Lawan Persebaya, Tavares Siap Curi 3 Poin dari Jakarta

Psywar atau perang urat saraf mulai dilepaskan jelang duel klasik antara Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 ...
Selengkapnya

Viral