GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Bajaj Tak Boleh Ngetem di Tanah Abang, Kasatpol PP: Kalau Mangkal Jadi Bikin Macet

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang sopir bajaj mengetem atau mangkal di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Senin, 13 April 2026 - 13:50 WIB
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang sopir bajaj mengetem atau mangkal di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Imbauan ini disampaikan usai video viral di media sosial terkait sopir bajaj yang kena palak preman di Tanah Abang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pangkalan bajaj di Tanah Abang memang tidak sesuai pada tempatnya, sehingga menimbulkan kemacetan.

“Bajajnya yang kita tertibkan. Maksudnya karena kan di situ pangkalannya, pangkalan yang enggak sesuai, yang enggak seharusnya kan. Jadi kadang-kadang juga menimbulkan kemacetan,” ujar Satriadi saat dihubungi, Senin (13/4/2026).

Pelaku pemalakan sopir bajaj di Tanah Abang
Pelaku pemalakan sopir bajaj di Tanah Abang
Sumber :
  • Istimewa

“Ya prinsipnya kan mereka sebenarnya kan bajaj itu kan pangkalannya mana ya? Maksudnya dia kan mobile ya. Nah itu paling dia muter, tapi kan ini jadi pangkalan gitu,” tambahnya.

Menurutnya, sopir bajaj tersebut seharusnya tidak mengetem terlalu lama jika ingin menarik atau menunggu penumpang.

“Ngetemnya jangan lama-lama lah, maksudnya narik, ambil penumpang, dia muter kan cari penumpang lagi. Tapi kalau dia mangkal gitu kan, nah itu kan jadi menimbulkan kemacetan gitu,” kata dia.

Diketahui, penertiban pangkalan bajaj di Tanah Abang dilakukan pada Minggu (12/4/2026) pagi.

“Makanya tadi pagi jajaran Satpol PP sudah melakukan penertiban, untuk pangkalan bajaj-bajajnya kita tertibkan gitu loh agar tidak mangkal di situ,” kata Satriadi saat dihubungi, Minggu (12/4/2026).

Dia menyebut tindakan penertiban ini bertujuan agar sopir bajaj tidak terkena palak preman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, bajaj-bajaj yang mangkal atau menunggu penumpang di Tanah Abang mengundang preman untuk meminta jatah.

“Karena memang kadang-kadang daya tariknya mereka tuh manakala ada yang menguntungkan gitu, atau berusaha dia berusaha untuk jatah-jatahan gitu ya, jatah preman gitu,” kata Satriadi. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung
Misteri Kematian Lansia WNA di Tambun Bekasi, Tubuh Korban Dipenuhi Luka Bersimbah Darah

Misteri Kematian Lansia WNA di Tambun Bekasi, Tubuh Korban Dipenuhi Luka Bersimbah Darah

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya warga negara asing (WNA) berinisial S (66) yang ditemukan bersimbah darah di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Dibalik Canggihnya Artificial Intelligence (AI) Real-Time, Ada Ancaman Kebocoran Data yang Mengintai

Dibalik Canggihnya Artificial Intelligence (AI) Real-Time, Ada Ancaman Kebocoran Data yang Mengintai

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bergerak sangat cepat. Tidak lagi sekadar digunakan untuk chatbot atau rekomendasi konten

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Road to UFC Season 5 (RT5) dengan duel utama antara Yudi Cahyadi vs Xie Bin di kelas bulu.
Selengkapnya

Viral