News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibalik Canggihnya Artificial Intelligence (AI) Real-Time, Ada Ancaman Kebocoran Data yang Mengintai

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bergerak sangat cepat. Tidak lagi sekadar digunakan untuk chatbot atau rekomendasi konten
Kamis, 28 Mei 2026 - 23:39 WIB
Ilustrasi Dibalik Canggihnya Artificial Intelligence (AI) Real-Time, Ada Ancaman Kebocoran Data yang Mengintai
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini bergerak sangat cepat. Tidak lagi sekadar digunakan untuk chatbot atau rekomendasi konten, AI modern mulai dipakai untuk analisis data real-time, deteksi penipuan digital, layanan pelanggan otomatis, hingga pengambilan keputusan bisnis dalam hitungan detik. 

Namun di balik percepatan tersebut, tantangan terbesar justru datang dari keamanan data dan kemampuan mengelola informasi dalam skala besar. Di sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura, perusahaan teknologi kini berlomba membangun sistem AI real-time yang lebih aman dan efisien. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Industri perbankan misalnya memanfaatkan AI untuk mendeteksi transaksi mencurigakan secara langsung, sementara sektor kesehatan menggunakan AI untuk memantau data pasien secara real-time tanpa mengorbankan privasi pengguna.

Laporan McKinsey & Company menyebut sekitar delapan dari sepuluh perusahaan masih menghadapi kendala data saat mengembangkan AI otonom. 

Masalah paling umum berasal dari data yang tersebar, sistem keamanan yang belum memadai, hingga rumitnya integrasi antarplatform digital. Akibatnya, banyak proyek AI gagal berkembang dari tahap uji coba menuju implementasi nyata di lingkungan produksi.

Situasi tersebut membuat kebutuhan terhadap teknologi streaming data dan pengamanan AI menjadi semakin penting, terutama bagi perusahaan yang mengandalkan analisis data real-time dalam operasional bisnis mereka.

AI Real-Time Butuh Sistem Data yang Stabil dan Aman

Dalam implementasinya, AI modern membutuhkan aliran data yang terus bergerak secara real-time. Sistem ini memungkinkan AI memproses informasi terbaru secara cepat untuk menghasilkan respons atau keputusan yang lebih akurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, proses tersebut juga memunculkan tantangan besar. Data pelanggan, transaksi bisnis, hingga informasi pribadi berisiko terekspos apabila sistem keamanan tidak dibangun dengan baik. Karena itu, banyak perusahaan teknologi kini fokus membangun infrastruktur AI yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan mudah dikelola. 

Melansir dari laman resmi, Confluent, perusahaan streaming data yang berada di bawah IBM, baru-baru ini memperkenalkan sejumlah fitur baru dalam Confluent Intelligence dan Confluent Cloud untuk membantu pengembangan aplikasi AI real-time dalam skala besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT