News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Wacana “War Ticket" Haji Perlu Kajian Mendalam, AMPHURI: Hilang Rasa Keadilan!

AMPHURI sebut wacana penerapan mekanisme war ticket haji merupakan bagian dari upaya mencari solusi atas panjangnya antrean haji di Indonesia, namun perlu dikaji secara komprehensif.
Senin, 13 April 2026 - 13:56 WIB
Ilustrasi: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter (Bekasi)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com-Wacana penerapan mekanisme war ticket haji merupakan bagian dari upaya mencari solusi atas panjangnya antrean haji di Indonesia, namun perlu dikaji secara komprehensif. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) menilai implementasinya harus mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 yang menekankan pelayanan yang adil, tertib, dan berkeadaban.

“Pada prinsipnya kami selalu mendukung setiap ikhtiar dan program positif pemerintah. Namun demikian setiap kebijakan publik, apalagi yang menyangkut ibadah dan jutaan masyarakat, perlu dikaji secara mendalam agar tetap sejalan dengan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan umat,” ujar Sekjen AMPHURI Zaky Zakaria di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan konsep war ticket haji secara umum mengarah pada mekanisme dimana pemerintah menetapkan program dan harga paket, kemudian jamaah yang memenuhi syarat dapat langsung mengikuti seleksi berbasis “siapa cepat, dia dapat” atau skema kompetitif. Meski begitu detail teknis kebijakan tersebut dinilai masih belum jelas.

Zaky juga meluruskan anggapan bahwa antrean panjang haji disebabkan oleh keberadaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Ia menegaskan antrean sudah terjadi jauh sebelum lembaga tersebut beroperasi.

Menurutnya, antrean panjang sudah muncul sejak 2009–2013, bahkan sistem setoran awal pendaftaran sudah dimulai sejak 1999. Sementara BPKH baru efektif berjalan pada 2017 berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

“Artinya, antrean bukan disebabkan oleh BPKH, melainkan oleh faktor struktural,” kata Zaky.

Ia menilai akar persoalan antrean haji bersifat struktural, antara lain keterbatasan kuota berdasarkan kebijakan global, pertumbuhan populasi Muslim yang tidak sebanding dengan kuota, meningkatnya minat berhaji, serta naiknya daya beli masyarakat.

AMPHURI memberikan catatan kritis terkait war ticket haji, terutama potensi hilangnya rasa keadilan bagi jutaan calon peserta haji yang telah menunggu puluhan tahun. Selain itu skema tersebut dinilai berpotensi menyulitkan masyarakat kurang mampu dan memicu gejolak sosial.

Dari sisi keuangan, perubahan sistem juga akan berdampak pada dana kelolaan haji yang saat ini mencapai sekitar Rp170 triliun di BPKH, sehingga perlu kejelasan mekanisme jika antrean dihapus.

Sebagai solusi, AMPHURI mengusulkan beberapa alternatif, seperti pemanfaatan sisa kuota tahunan sebagai proyek percontohan, penggunaan kuota tambahan, serta penerapan sistem ganda antara haji reguler berbasis antrean dan program non-antrean berbasis kemampuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wacana war ticket haji adalah gagasan yang patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya mencari solusi. Namun implementasinya harus dilakukan secara hati-hati, berbasis data, perlu ada penyesuaian Undang-Undang Haji, serta tidak mengabaikan prinsip keadilan dan keberlanjutan sistem,” kata dia.(ant)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Davina Karamoy Hingga Giorgino Abraham, Serial Love & 10 Million Dollars Siap Tayang Pekan Ini

Ada Davina Karamoy Hingga Giorgino Abraham, Serial Love & 10 Million Dollars Siap Tayang Pekan Ini

WeTV kembali bekerja sama dengan Hitmaker Studios di WeTV Original "Love & 10 Million Dollars".
Teja Paku Alam Santai Kena Nyinyir Pelatih Bali United Usai Gagal Samai Rekor Clean Sheet Terbanyak Liga Indonesia

Teja Paku Alam Santai Kena Nyinyir Pelatih Bali United Usai Gagal Samai Rekor Clean Sheet Terbanyak Liga Indonesia

Tinggal satu clean sheet lagi untuk menyamai pencapaian 17 kali clean sheet Yoo Jae-hoon, Bali United merusak rekor kiper utama Persib itu dengan skor akhir 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (12/4/2026).
Paus Leo Semakin Melawan Pemerintah Trump: Saya Tidak Takut!

Paus Leo Semakin Melawan Pemerintah Trump: Saya Tidak Takut!

Setelah Presiden AS Donald Trump menyebut dirinya "lemah" karena mengkritik perang AS-Israel terhadap Iran, Paus Leo XIV mengaku tidak gentar
Imigrasi Makassar Cekal WNA Asal Tiongkok Pelaku Pemalsuan Identitas

Imigrasi Makassar Cekal WNA Asal Tiongkok Pelaku Pemalsuan Identitas

Penipuan dokumen negara oleh WNA asal Tiongkok ditingkatkan ke status penyidikan Dirjen Iimigrasi tertapkan Subject of Interest (SOI) dan daftar cekal ke pelaku
Telkom Gandeng PGN dan Mitra Global, Siapkan Infrastruktur Digital Ramah Lingkungan Terintegrasi

Telkom Gandeng PGN dan Mitra Global, Siapkan Infrastruktur Digital Ramah Lingkungan Terintegrasi

Dalam kolaborasi ini, Telkom berperan mengembangkan ekosistem digital dan data center yang membutuhkan suplai energi rendah emisi, termasuk biomethane.
IHSG Berbalik Menguat ke Zona Hijau, Sempat Ambruk Pagi Hari di Tengah Tekanan Global

IHSG Berbalik Menguat ke Zona Hijau, Sempat Ambruk Pagi Hari di Tengah Tekanan Global

IHSG ditutup menguat ke zona hijau usai sempat anjlok pagi hari, didorong saham konglomerat di tengah ketegangan global dan sentimen domestik

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam, terkait ceramah.
Selengkapnya

Viral