Saan Mustopa Mengaku Kaget Ada Isu Merger Partai NasDem dan Gerindra
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengaku terkejut terkait adanya isu merger antara NasDem dengan Partai Gerindra.
“Ya, ini juga saya baru kaget juga ya, baru apa, mencuat terkait dengan soal isu fusi ya. Dalam bahasa politik itu kan fusi ya, bukan merger, bukan akuisisi ya, fusi. Apa, Gerindra, NasDem,” kata Saan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, penggabungan kedua partai politik harus dipertimbangkan dan dipikirkan secara hati-hati dan bersama-sama. Sebab, masing-masing partai memiliki ideologi, identitas, hingga ide gagasan berbeda.
“Karena membangun atau mendirikan partai itu, para pendiri partai masing-masing, tentu punya idealisme, punya ide, punya gagasan, ideologi dalam konteks yang berbeda-beda,” ujar Saan.
“Jadi sekali lagi, sebagai sebuah ide atau wacana ya, atau gagasan, itu hal yang biasa saja. Tapi ketika kita mau apa, wujudkan, banyak hal yang harus di, dipikirkan ya,” tambahnya.
Di sisi lain, Saan menjelaskan bahwa internal partainya belum ada diskusi terkait wacana penggabungan dengan partai politik lain.
“Saya yakin di tempat lain juga sama. Karena kita sekarang masih fokus mengonsolidasikan internal kita, membangun struktur, partai, konsolidasi partai, baik tingkat nasional, di tingkat wilayah, maupun di tingkat daerah,” jelas Saan.
Sebagai informasi, wacana merger antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra muncul dalam pemberitaan Majalah Tempo.
Diberitakan bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Februari 2026. Pertemuan itu menyinggung soal menggabungkan NasDem dan Gerindra. (saa/rpi)
Load more