Dedi Mulyadi Sulap Halaman Gedung Sate, Proyek Rp15 Miliar Disiapkan Jadi Lokasi Upacara Kenegaraan
- Antara
Proyek revitalisasi ini menggunakan anggaran sebesar Rp15 miliar yang telah melalui proses tender pada Maret 2026 melalui sistem Inaproc.
Pelaksanaan proyek dijadwalkan berlangsung selama hampir empat bulan, yakni:
-
Mulai: 8 April 2026
-
Target selesai: 6 Agustus 2026
Pemerintah daerah memastikan bahwa pelaksanaan dilakukan secara sistematis dan transparan, termasuk dalam penataan elemen-elemen penting di kawasan tersebut.
Nasib Prasasti Sapta Taruna Disorot
Di tengah pembangunan, perhatian publik juga tertuju pada keberadaan Batu Prasasti Sapta Taruna yang selama ini menjadi simbol Hari Bakti Pekerjaan Umum.
Pemerintah memastikan bahwa prasasti tersebut tidak akan dihilangkan, melainkan ditata ulang sebagai bagian dari konsep kawasan yang baru.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Mas Adi Komar, menegaskan bahwa seluruh elemen akan tetap diperhatikan dalam proses revitalisasi.
Sudah Lewat Kajian Teknis
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman memastikan bahwa proyek ini bukan keputusan mendadak, melainkan telah melalui kajian teknokratis yang matang.
Menurutnya, kebijakan ini diambil untuk memberikan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi fungsi ruang publik maupun nilai simbolis kawasan pemerintahan.
Pemerintah juga masih akan melakukan evaluasi terhadap desain akhir serta timeline pelaksanaan agar proyek berjalan sesuai rencana.
Proyek di Tengah Tekanan Anggaran
Di sisi lain, proyek ini menjadi perhatian karena dilakukan saat kondisi fiskal Jawa Barat sedang tertekan.
Pemprov Jabar diketahui mengalami pemangkasan dana transfer pusat sebesar Rp2,458 triliun pada APBD 2026. Anggaran yang semula diproyeksikan Rp31,1 triliun turun menjadi sekitar Rp28,3 hingga Rp28,6 triliun.
Pemotongan tersebut mencakup:
-
Dana Bagi Hasil (DBH)
-
Dana Alokasi Umum (DAU)
-
Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik
Meski demikian, pemerintah daerah tetap melanjutkan proyek ini sebagai bagian dari prioritas pembangunan kawasan strategis dan penguatan identitas daerah.
Penataan ulang Plaza Gedung Sate menjadi langkah besar yang mencerminkan visi kepemimpinan Dedi Mulyadi. Tidak hanya membangun ruang fisik, proyek ini juga membawa misi simbolik: mengembalikan Gedung Sate sebagai jantung pemerintahan sekaligus ruang publik yang hidup di Jawa Barat. (nsp)
Load more