GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

16 Mahasiswa FH UI Terancam DO, Sanksi Terberat Ada di Tangan Rektor Bukan Dekan

16 mahasiswa FH UI pelaku pelecehan seksual terancam sanksi DO. Keputusan akhir ada di rektor dengan rekomendasi dekan.
Selasa, 14 April 2026 - 15:39 WIB
16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Akhirnya Dimunculkan, Sidang Dini Hari Berubah Jadi Ledakan Emosi Massa
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) memasuki fase krusial. Selain tekanan publik yang semakin kuat, para terduga pelaku kini menghadapi ancaman sanksi tegas dari kampus, termasuk kemungkinan dijatuhi sanksi paling berat berupa drop out (DO).

Namun, menariknya, keputusan akhir terkait sanksi DO dalam kasus pelecehan seksual FH UI ini bukan berada di tangan dekan, melainkan rektor universitas, dengan rekomendasi dari pihak fakultas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman Sanksi DO Menguat

Sebanyak 16 mahasiswa FH UI yang diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual dihadirkan dalam forum terbuka yang digelar di auditorium kampus. Forum yang berlangsung hingga dini hari itu dihadiri ratusan mahasiswa dan perwakilan kampus.

Meski sejumlah pelaku telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung, desakan agar kampus menjatuhkan sanksi tegas terus menguat. Banyak mahasiswa menilai permintaan maaf saja tidak cukup untuk menutup luka dan dampak yang ditimbulkan.

Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menegaskan bahwa sanksi berat, termasuk DO, sangat mungkin dijatuhkan kepada para pelaku pelecehan seksual FH UI.

“Permintaan maaf saja tidak cukup, perlu ada sanksi yang lebih tegas. Bahkan tidak menutup kemungkinan drop out,” ujarnya.

Kewenangan DO Ada di Rektor

Dalam dinamika yang berkembang, muncul penjelasan penting terkait mekanisme pemberian sanksi di lingkungan kampus. Guru Besar FH UI M. R. Andri Gunawan Wibisana atau dikenal sebagai Prof. Andri Gunawan menegaskan bahwa proses pemberian sanksi tidak bisa dilakukan secara instan.

Saat forum terbuka dini hari tadi yang memperlihatkan 16 pelaku, Prof. Andri menekankan kepada seluruh massa yang hadir bahwa meskipun dekan memiliki peran penting, keputusan akhir terkait DO berada di tangan rektor, bukan dekan semata.

“Semuanya ada proses. Apakah pak Dekan punya kewenangan untuk DO? Tentu tidak. Oleh karena itu harus rasional dan ada prosesnya,” ujar Prof. Andri.

Ia menambahkan bahwa proses tersebut melibatkan berbagai tahapan formal yang harus dijalankan sesuai aturan, sehingga tidak bisa didasarkan pada emosi semata.

Proses Melalui Satgas dan Sidang Etik

Prof. Andri menjelaskan bahwa penanganan kasus pelecehan seksual FH UI saat ini tengah berjalan melalui mekanisme resmi kampus, termasuk melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

Selain itu, terdapat juga proses sidang etik internal yang akan menentukan tingkat pelanggaran serta rekomendasi sanksi terhadap para pelaku.

“Proses itu ada Satgas PPKS, ada juga sidang etik. Kita serahkan pada proses itu, bukan pengadilan emosi,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa meskipun tekanan publik tinggi, keputusan tetap harus berbasis pada prosedur dan bukti yang valid.

Forum Terbuka Picu Ledakan Emosi

Dalam forum terbuka tersebut, 16 mahasiswa FH UI diminta berdiri berjejer di hadapan ratusan peserta. Suasana pun memanas, dengan sorakan dan kecaman yang ditujukan kepada para pelaku pelecehan seksual FH UI.

Beberapa pelaku tampak menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas tindakan mereka.

“Saya mohon maaf dan sangat menyesal atas perbuatan itu,” ujar salah satu pelaku.

Namun, reaksi mahasiswa lain menunjukkan bahwa permintaan maaf tersebut belum mampu meredam kemarahan.

Kasus Bermula dari Grup Chat Viral

Kasus ini terungkap setelah beredarnya tangkapan layar grup chat mahasiswa FH UI yang berisi percakapan bernuansa seksual dan diduga melecehkan perempuan. Percakapan tersebut menjadi viral di media sosial dan memicu kecaman luas.

Ketua BEM FH UI menyebut bahwa korban dalam kasus ini tidak hanya mahasiswa, tetapi juga diduga melibatkan dosen. Namun, jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan.

Kampus Tegaskan Sikap dan Investigasi

Dekan FH UI menyatakan bahwa pihak fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia. Proses penelusuran dan verifikasi tengah dilakukan secara menyeluruh.

Jika terbukti terjadi pelanggaran, termasuk yang berpotensi masuk ranah pidana, kampus memastikan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, FH UI juga menegaskan komitmennya dalam menyediakan ruang aman bagi korban, termasuk melalui saluran pelaporan yang aman dan dukungan pendampingan.

Fokus pada Pemulihan Korban

Di tengah proses penegakan sanksi, BEM FH UI juga menekankan pentingnya pemulihan bagi korban pelecehan seksual FH UI. Pendampingan psikologis dan perlindungan menjadi prioritas yang harus dijalankan kampus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, evaluasi terhadap sistem pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus juga akan diperkuat, termasuk melalui edukasi dan mekanisme rekrutmen organisasi mahasiswa.

Kasus pelecehan seksual FH UI kini menjadi ujian besar bagi integritas kampus, tidak hanya dalam menjatuhkan sanksi, tetapi juga dalam memastikan keadilan, transparansi, dan perlindungan bagi seluruh sivitas akademika. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daisuke Sato Akhirnya Buka Suara setelah Persib Kena Larangan FIFA, Eks Maung Bandung Tegaskan Hal Ini

Daisuke Sato Akhirnya Buka Suara setelah Persib Kena Larangan FIFA, Eks Maung Bandung Tegaskan Hal Ini

Daisuke Sato buka suara soal larangan registrasi FIFA untuk Persib Bandung, menegaskan kasus ini bukan laporan baru dan meminta publik memahami kronologinya.
Siapa yang Jadi Kapten Timnas Indonesia usai Jay Idzes Resmi Absen Saat FIFA Matchday Juni? John Herdman Akhirnya Angkat Bicara

Siapa yang Jadi Kapten Timnas Indonesia usai Jay Idzes Resmi Absen Saat FIFA Matchday Juni? John Herdman Akhirnya Angkat Bicara

John Herdman belum mau membocorkan sosok kapten Timnas Indonesia pengganti Jay Idzes saat skuad Garuda menghadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026.
Meski Kuasai Hari Pertama MotoGP Italia 2026, Fabio Di Giannantonio Akui Masih Terganggu dengan Cedera Jarinya

Meski Kuasai Hari Pertama MotoGP Italia 2026, Fabio Di Giannantonio Akui Masih Terganggu dengan Cedera Jarinya

Fabio Di Giannantonio kembali menunjukkan performa menjanjikan pada hari pertama MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello.
Prabowo Bentuk Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung untuk Benahi Persoalan Whoosh, AHY Ditunjuk Jadi Ketua

Prabowo Bentuk Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung untuk Benahi Persoalan Whoosh, AHY Ditunjuk Jadi Ketua

Prabowo menerbitkan Perpres Nomor 29 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 mengenai Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Misi 'Gila' John Herdman kepada Mathew Baker Terbongkar, Siap Ciptakan Monster Eropa di Timnas Indonesia

Misi 'Gila' John Herdman kepada Mathew Baker Terbongkar, Siap Ciptakan Monster Eropa di Timnas Indonesia

John Herdman membongkar alasan memanggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia senior, ternyata ada misi khusus untuk masa depan sang bek muda Garuda di 2026 ini.
Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri di Usia 85 Tahun, Ibu Sandiaga Uno Titip Pesan Penting untuk Generasi Muda

Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri di Usia 85 Tahun, Ibu Sandiaga Uno Titip Pesan Penting untuk Generasi Muda

Ibu Sandiaga Uno, Mien R. Uno, mengatakan buku terbarunya yang berjudul Cermin Diri sengaja ditulis untuk memberikan inspirasi kepada generasi muda Indonesia.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Mathew Baker Dipanggil John Herdman untuk FIFA Matchday Usai Ikut TC Timnas Indonesia? Begini Kata Nova Arianto

Mathew Baker Dipanggil John Herdman untuk FIFA Matchday Usai Ikut TC Timnas Indonesia? Begini Kata Nova Arianto

Mathew Baker ikut latihan Timnas Indonesia senior bersama John Herdman, tetapi Nova Arianto memberi isyarat soal statusnya jelang ajang Piala AFF U-19 2026.
Selengkapnya

Viral