News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Dorong Migrasi Kompor Induksi, Impor LPG Bisa Dipangkas hingga 8 Juta Ton

DPR dorong migrasi kompor listrik, impor LPG bisa ditekan hingga 8 juta ton dan hemat energi rumah tangga hingga 30 persen.
Selasa, 14 April 2026 - 18:42 WIB
Ilustrasi kompor listrik
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Dorongan elektrifikasi rumah tangga kembali menguat. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menegaskan bahwa migrasi ke kompor listrik atau kompor induksi menjadi langkah strategis untuk menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang selama ini membebani anggaran negara.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi energi di tingkat rumah tangga dapat memberikan dampak signifikan terhadap penghematan anggaran sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Impor LPG Capai 8 Juta Ton per Tahun

Sugeng mengungkapkan, konsumsi LPG nasional saat ini mencapai sekitar 8 juta metrik ton per tahun. Dari jumlah tersebut, sebagian besar masih dipenuhi melalui impor.

Kondisi ini dinilai menjadi beban besar, tidak hanya bagi APBN tetapi juga terhadap neraca perdagangan Indonesia.

“Konsumsi LPG kita sekitar 8 juta ton per tahun dan sebagian besar masih impor. Ini jelas menjadi beban besar,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Kompor Induksi Lebih Efisien

Dalam paparannya, Sugeng menyebut penggunaan kompor induksi memiliki efisiensi lebih tinggi dibandingkan kompor gas konvensional. Selain itu, penggunaan listrik dinilai mampu menekan biaya operasional rumah tangga.

Ia mengklaim, peralihan ke energi listrik di sektor rumah tangga dapat menghemat hingga sekitar 30 persen dibandingkan penggunaan energi fosil seperti LPG bersubsidi.

“Penggunaan listrik, termasuk kompor induksi, bisa menghemat sekitar 30 persen dibandingkan energi fosil,” tegasnya.

Efisiensi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga berdampak pada pengurangan beban subsidi energi pemerintah.

Tekan Subsidi dan Perkuat APBN

Migrasi ke kompor listrik dinilai menjadi solusi konkret untuk mengurangi tekanan subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan berkurangnya konsumsi LPG bersubsidi, pemerintah dapat mengalihkan anggaran ke sektor lain yang lebih produktif.

Selain itu, langkah ini juga diyakini mampu memperbaiki struktur fiskal dalam jangka panjang.

Pasokan Listrik Dinilai Siap

Sugeng menegaskan bahwa sistem kelistrikan nasional saat ini berada dalam kondisi cukup kuat untuk mendukung program elektrifikasi rumah tangga.

Pasokan energi primer pembangkit listrik disebut terjaga, sehingga mampu mengakomodasi peningkatan kebutuhan listrik akibat migrasi dari LPG ke kompor induksi.

“Kita punya pasokan listrik yang andal dari sumber domestik. Ini menjadi modal utama untuk mendorong elektrifikasi,” jelasnya.

Kurangi Ketergantungan Impor Energi

Peralihan dari LPG ke listrik juga dinilai sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

Dengan memanfaatkan energi listrik berbasis domestik, Indonesia dapat memperkuat kedaulatan energi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

Sugeng menekankan bahwa transformasi ini tidak hanya berdampak pada skala nasional, tetapi juga langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

“Mengubah energi berbasis impor seperti LPG menjadi listrik berarti memperkuat kedaulatan energi dari dapur masyarakat,” ujarnya.

Tantangan Implementasi di Lapangan

Meski memiliki potensi besar, migrasi ke kompor induksi tetap menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga penerimaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga perangkat kompor induksi, daya listrik rumah tangga, serta kebiasaan memasak menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam implementasi kebijakan ini.

Namun, dengan strategi yang tepat dan dukungan kebijakan berkelanjutan, program ini dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi beban impor energi sekaligus meningkatkan efisiensi nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Liverpool Tak Berkutik di Liga Champions! PSG Hancurkan Harapan di Anfield Lewat Aksi Dembele

Liverpool Tak Berkutik di Liga Champions! PSG Hancurkan Harapan di Anfield Lewat Aksi Dembele

Paris Saint-Germain (PSG) memastikan langkah meyakinkan ke semifinal Liga Champions usai menumbangkan Liverpool dengan skor 2-0 pada leg kedua perempat final di Anfield, Rabu (15/4/2026).
Kalah di Kandang, Atletico Madrid Malah Lolos ke Semifinal Liga Champions! Barcelona Tersingkir Dramatis

Kalah di Kandang, Atletico Madrid Malah Lolos ke Semifinal Liga Champions! Barcelona Tersingkir Dramatis

Atletico Madrid memastikan tiket ke semifinal Liga Champions untuk kali pertama dalam sembilan tahun, meski harus menelan kekalahan 1-2 dari FC Barcelona pada leg kedua yang berlangsung dramatis, Rabu (15/4/2026).
Pengakuan Mengejutkan Betrand Peto soal Ruben Onsu, Akui Lebih Pilih Dipukul daripada Didiamkan

Pengakuan Mengejutkan Betrand Peto soal Ruben Onsu, Akui Lebih Pilih Dipukul daripada Didiamkan

​​​​​​​Pengakuan Betrand Peto soal didikan Ruben Onsu jadi sorotan. Onyo akui lebih pilih dipukul daripada didiamkan saat dimarahi, ini alasannya. (15/4/2026)
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Kabar-kabarnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ingin merombak Gedung Sate. Bukan secara sembarangan tapi memiliki alasan khusus nih
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.

Trending

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung

Kabar Baik dari Dedi Mulyadi, Selain Renovasi Rumah Kini Ada KUR Perumahan dan Warga Jabar Bisa Akses Langsung

​​​​​​​Kabar baik dari Dedi Mulyadi, selain renovasi rumah kini ada KUR perumahan dan akses langsung bagi warga Jabar untuk ajukan bantuan lebih cepat.
Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka usai pernyataannya soal 'ulama dan pesantren di Madura dalam
Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Rumor masuknya Timnas Indonesia dalam bursa kandidat play off Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tersendiri. Meski peluang tersebut masih bersifat spekulatif, performa di
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Selengkapnya

Viral