News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Minggu, 31 Mei 2026 - 04:39 WIB
Prihantini memberikan video klarifikasi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @mariani_dppst

tvOnenews.com - Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik.

Kasus ini berakar dari presentasi hasil penelitian yang dibawakan Prihantini bersama tim pada ajang konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah tersebut mencuat setelah muncul tudingan bahwa studi yang dipaparkan terindikasi mengandung unsur fraud atau rekayasa data

Tindakan ini diduga dilakukan demi keuntungan pribadi, salah satunya agar bisa memperoleh fasilitas perjalanan ke luar negeri.

Setelah kontroversi ini semakin ramai diperbincangkan di media sosial, seorang dosen dari Universitas Negeri Makassar bernama Mariani melayangkan keberatan karena namanya dicatut dalam bagian afiliasi riset.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @mariani_dppst, ia mengungkapkan kekecewaannya sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas pencatutan nama dan manipulasi afiliasi tanpa izin yang dilakukan oleh Prihantini dan timnya.

“Saya Mariani, dengan ini menyampaikan klarifikasi, keberatan, sekaligus tuntutan resmi terkait tindakan pencatutan nama dan manipulasi afiliasi saya tanpa izin yang dilakukan oleh Prihantini beserta timnya pada sejumlah karya ilmiah/paper/artikel/prosiding/abstrak, maupun poster di berbagai forum ilmiah nasional maupun internasional,” tulis Mariani pada akun Instagram @mariani_dppst, dikutip Minggu (31/5/2026).

Tak hanya itu, dirinya juga merasa sangat kecewa dan dirugikan atas tindakan yang dilakukan Prihantini.

“Perbuatan tidak etis ini merupakan pelanggaran berat terhadap integritas akademik yang berpotensi besar mencederai reputasi profesional, kredibilitas, serta rekam jejak karier saya sebagai seorang akademisi,” tertulis dalam surat pernyataan.

Menyikapi hal tersebut, Mariani mendesak Prihantini untuk memberikan surat pernyataan tertulis sekaligus membuat bukti video pengakuan sebagai bentuk dokumentasi klarifikasi yang sah.

Surat Pernyataan dan Klarifikasi Prihantini

Viral Dugaan Manipulasi Riset Demi Jalan-Jalan ke Luar Negeri, ITB Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Akademik
Viral Dugaan Manipulasi Riset Demi Jalan-Jalan ke Luar Negeri, ITB Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Akademik
Sumber :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespons tuntutan tersebut, Prihantini akhirnya menyerahkan surat pernyataan yang diberi judul ‘Surat Pernyataan dan Pengakuan Tanggung Jawab’ guna mengklarifikasi terkait pencatutan nama Mariani dalam risetnya.

Dalam surat pernyataan tersebut, Prihantini atau akrab disapa Titin secara terbuka mengaku bahwa dirinya memang telah mencantumkan nama Mariani dalam beberapa karya ilmiah, abstrak, hingga poster miliknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nova Arianto Terima Kabar Buruk, AFC Larang Seorang Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027

Nova Arianto Terima Kabar Buruk, AFC Larang Seorang Pemain Diaspora Bela Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2027

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, menerima kabar buruk jelang Piala Asia U-20 2027. Sebab, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melarang seorang pemain diaspora untuk memperkuat skuad Garuda Nusantara.
Polda Metro Bongkar Peredaran Narkoba Hingga Kepemilikan Senpi di Bekasi, Lima Pelaku Diamankan

Polda Metro Bongkar Peredaran Narkoba Hingga Kepemilikan Senpi di Bekasi, Lima Pelaku Diamankan

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkotika jenis sabu dan etomidate di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Bakat Kylian Mbappe Pernah Ditolak Mentah-mentah Manchester United, Ryan Giggs Bongkar Fakta Mengejutkan

Bakat Kylian Mbappe Pernah Ditolak Mentah-mentah Manchester United, Ryan Giggs Bongkar Fakta Mengejutkan

Ryan Giggs mengungkap fakta mengejutkan bahwa Manchester United pernah memiliki peluang merekrut Kylian Mbappe saat masih muda, tetapi tim pencari bakat klub.
Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Kabar Terbaru Abu Vulkanik Anak Krakatau, BMKG Ungkap Kondisinya Hari Ini

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan Gunung Lewotolo tidak lagi terdeteksi dalam pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis, 10 September 2026.
Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Debut di Asian Games 2026, Mediol Yoku Siap Tempur Bersama Timnas Voli Putri Indonesia

Mediol Yoku mengaku siap tempur saat debut bersama Timnas Voli Putri Indonesia pada Asian Games 2026. Pevoli asal Papua tersebut ingin membuktikan dirinya di panggung internasional setelah sebelumnya meraih dua medali perunggu SEA Games.
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bikin Masker Diburu, Polda Metro Jaya Siapkan Langkah Tegas

Permintaan masker meningkat di tengah menyebarnya abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau

Trending

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral