News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kriminolog UI Tegaskan Kasus Pelecehan FH UI Masuk Kekerasan Gender Digital, Bukan Sekadar Etika

Kriminolog UI sebut kasus pelecehan FH UI sebagai kekerasan gender digital, bukan sekadar etika. Perlindungan korban jadi prioritas.
Selasa, 14 April 2026 - 20:10 WIB
Kriminolog UI Tegaskan Kasus Pelecehan FH UI Masuk Kekerasan Gender Digital, Bukan Sekadar Etika
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual di ruang digital yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Peristiwa ini menunjukkan bahwa kejahatan di era digital tidak lagi bersifat privat, melainkan cepat berkembang menjadi isu besar yang memicu reaksi luas di masyarakat.

Fenomena tersebut menegaskan bahwa ruang digital kini menjadi arena baru bagi berbagai bentuk penyimpangan, termasuk kekerasan berbasis gender yang berdampak luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Sekadar Etika, Tapi Kekerasan Gender

Kriminolog dari Universitas Indonesia, Tegar Bimantoro, menilai kasus ini tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran etika biasa.

Ia menegaskan bahwa perilaku yang terjadi sudah masuk dalam kategori online harassment atau pelecehan di ruang digital yang termasuk kekerasan berbasis gender.

“Ini bukan sekadar pelanggaran etika di dunia maya. Ini adalah bentuk kekerasan berbasis gender yang merendahkan martabat perempuan,” tegasnya.

Menurutnya, pelaku cenderung memandang perempuan sebagai objek seksual dan menjadikan identitas atau tubuh sebagai alat serangan.

“Ketika perempuan diserang karena opininya, lalu tubuh atau identitasnya dijadikan alat serangan, itu sudah jelas bentuk online harassment yang serius,” lanjutnya.

Ruang Digital Memperbesar Dampak Kejahatan

Dalam perspektif kriminologi, kasus ini memperlihatkan bagaimana ruang digital membuka peluang bagi perilaku menyimpang untuk berkembang lebih luas dan cepat.

Berbeda dengan kejahatan konvensional, pelanggaran di ruang digital dapat dengan mudah tersebar dan memicu reaksi publik dalam waktu singkat.

Respons tidak hanya datang dari aparat penegak hukum, tetapi juga dari masyarakat melalui media sosial yang berperan sebagai kontrol sosial.

Faktor Pemicu: Hasrat, Akses, dan Relasi Kuasa

Tegar menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang mendorong terjadinya pelecehan di ruang digital, di antaranya:

  • Hasrat seksual yang tidak terkontrol

  • Akses bebas dan anonim di ruang digital

  • Ketimpangan relasi kuasa

Ia menilai, kombinasi faktor tersebut menciptakan kondisi yang memungkinkan pelaku bertindak tanpa mempertimbangkan dampaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hasrat yang tidak tersalurkan secara sehat, ditambah akses digital yang bebas, sering memicu perilaku menyimpang,” ujarnya.

Selain itu, relasi kuasa yang timpang membuat korban berada dalam posisi lemah dan sulit melawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Penyidikan skandal korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluas ke sektor pasar modal.
Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Korupsi Dana Bencana Oknum BNPB, KPK: Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Korupsi Dana Bencana Oknum BNPB, KPK: Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar terkait dugaan korupsi penyelewengan dana siap pakai (DSP) di lingkungan ...
Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Fokus Perbaiki Jalur Pengiriman

Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Fokus Perbaiki Jalur Pengiriman

Pemerintah tengah menggenjot kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai pelosok tanah air. 
Pimpin IJTI Bekasi Raya, Ahmad Nur Hidayat Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme

Pimpin IJTI Bekasi Raya, Ahmad Nur Hidayat Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme

Ahmad Nur Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Bekasi Raya periode 2026-2029 dalam Muskorda II yang digelar di Kota Bekasi, Jumat (16/10). 

Trending

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Penyidikan skandal korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluas ke sektor pasar modal.
Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Akhirnya Terjawab di Tengah Memanasnya Konflik Arab Saudi

Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Akhirnya Terjawab di Tengah Memanasnya Konflik Arab Saudi

Nasib Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 jadi sorotan usai konflik memanas di Arab Saudi. Panitia penyelenggara akhirnya buka suara soal jadwal turnamen itu.
Viral Antrean Manusia di Grand Indonesia Demi iPhone 18 Pro Burgundy: Padahal Mall Belum Buka!

Viral Antrean Manusia di Grand Indonesia Demi iPhone 18 Pro Burgundy: Padahal Mall Belum Buka!

Puluhan orang rela antre sejak pagi buta demi pengambilan unit (pick up) yang sudah melakukan pre-order iPhone 18 Pro. Bahkan antrean disebut sudah mengular sejak Kamis (15/10/2026) malam.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang tampil di ajang Piala Asia 2027. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, berencana menggelontorkan dana bantuan.
Sudah di Tanah Air, Eks Juara Piala Swiss Ini Bisa Jadi Penerus Thom Haye Buat Timnas Indonesia Jika Selesai Dinaturalisasi

Sudah di Tanah Air, Eks Juara Piala Swiss Ini Bisa Jadi Penerus Thom Haye Buat Timnas Indonesia Jika Selesai Dinaturalisasi

Timnas Indonesia bisa memanggil salah satu gelandang keturunan yang pernah menjuarai kompetisi di Eropa untuk mengisi lini tengah.
Selengkapnya

Viral