20 Mahasiswa dan 7 Dosen FH UI Jadi Korban Kasus Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum: Stop Cari Tahu Siapa Korbannya
- Istimewa
tvOnenews.com - Publik diramaikan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Menanggapi kasus tersebut, kuasa hukum korban dugaan pelecehan seksual mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Timotius Rajagukguk menegaskan korban telah dilecehkan sejak tahun 2025.
Grup chat yang viral di media sosial lantaran berisi percakapan yang mengarah pada pelecehan seksual yang dilontarkan oleh 16 mahasiswa ini memberikan dampak bagi para korban.
Timotius mengatakan terdapat 20 orang mahasiswa dan 7 dosen FH UI yang ia wakili. Bahkan, menurutnya masih banyak korban yang tidak mengetahui bahwa dirinya disebutkan dalam grup chat tersebut.
“Korban yang saya wakili terdapat 20 orang. Itu baru yang saya wakili, semuanya mahasiswa. Dari unsur dosen, terakhir saya dengar ada 7 orang. Dan itu masih banyak korban-korban lain yang bahkan mereka sendiri belum tahu mereka diomongin di situ,” ungkap Timotius Rajagukguk pada Selasa (14/4/2026).
- Istimewa
Sebagai kuasa hukum, ia menegaskan agar publik berhenti mencari tahu siapa korbannya untuk menjaga privasi mereka.
“Berhenti mencari tahu siapa korbannya. Berhenti mencari tahu bagaimana chat itu bisa menyebar. Berhenti mencari tahu siapa cepunya (penyebar), gimana cerita ini bisa menyebar, itu tidak penting,” ujarnya.
“Hal itu hanya akan memberikan tekanan yang lebih bagi korban,” sambungnya.
Para korban hanya menuntut kepada pihak kampus agar memberikan sanksi tegas kepada para pelaku, yaitu dikeluarkan atau drop out dari kampus.
“Permohonan kami sederhana. Hanya ada satu sanksi yang kami harapkan, drop out. Drop Out merupakan sanksi yang diberikan ketika seorang mahasiswa dianggap sudah tidak lagi layak berkuliah disitu,” tegas Timotius.
“Alasannya banyak. Dia tidak bisa memberikan rasa aman, dia berbahaya bagi mahasiswa yang lainnya, dapat mencederai nilai universitas. Saya rasa semua unsur tersebut sudah terpenuhi,” lanjutnya menjelaskan.
(kmr)
Load more