News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Abaikan Keluhan Warga, Lapangan Mini Soccer dan Padel di Simprug Tetap Beroperasi

Lapangan mini soccer dan padel di Simprug dikeluhkan warga karena kebisingan dan parkir liar, operasional juga disorot terkait dugaan pelanggaran izin.
Selasa, 14 April 2026 - 23:36 WIB
Diduga Abaikan Keluhan Warga, Lapangan Mini Soccer dan Padel di Simprug Tetap Beroperasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Keberadaan fasilitas olahraga berupa lapangan mini soccer dan padel di kawasan Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menuai keluhan dari warga sekitar. Selain dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan, operasional lokasi tersebut juga disorot karena diduga belum memenuhi sejumlah ketentuan perizinan.

Warga yang tinggal di sekitar Jalan Simprug Garden VII RT 02/02, Grogol Selatan, mengaku terdampak aktivitas lapangan yang berlangsung hingga malam hari. Kebisingan, parkir kendaraan yang tidak tertib, hingga persoalan kebersihan disebut menjadi masalah yang terus berulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah cukup meresahkan. Bukan hanya suara bising, tapi kondisi lingkungan juga jadi tidak tertata,” ujar salah satu warga, Johny S, Selasa (14/4/2026).

Keluhan Lingkungan Jadi Sorotan

Aktivitas olahraga yang berlangsung hampir setiap hari disebut menimbulkan suara keras, terutama dari teriakan pemain dan suara benturan bola. Kondisi ini dirasakan semakin mengganggu ketika kegiatan berlangsung hingga larut malam.

Selain itu, kehadiran kendaraan pengunjung yang parkir sembarangan dinilai mempersempit akses jalan warga. Tak jarang, kondisi tersebut memicu kemacetan di kawasan permukiman yang seharusnya tenang.

Masalah lain yang dikeluhkan adalah pengelolaan sampah yang dianggap belum optimal. Warga menyebut adanya penumpukan sampah di sekitar lokasi, terutama pada jam-jam ramai pengunjung.

Dugaan Persoalan Legalitas

Tak hanya persoalan kenyamanan, warga juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian pada aspek perizinan. Beberapa warga mengaku telah melakukan penelusuran terkait dokumen legalitas bangunan tersebut.

Hasil penelusuran melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) menunjukkan bahwa bangunan tersebut tidak tercatat dalam pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dalam kurun waktu 2022 hingga 2024.

“Kalau memang belum memiliki izin yang lengkap, seharusnya operasional tidak dijalankan,” kata warga lainnya, Steven W.

Selain itu, muncul pula dugaan bahwa alamat yang tercantum dalam Nomor Induk Berusaha (NIB) tidak sesuai dengan lokasi sebenarnya. Warga juga menyebut status Hak Guna Bangunan (HGB) di area tersebut telah melewati masa berlaku.

Peringatan Disebut Sudah Diberikan

Warga mengungkapkan bahwa pihak terkait disebut telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP) secara bertahap, mulai dari SP 1 hingga SP 3. Namun demikian, aktivitas di lapangan tersebut masih terus berjalan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan warga mengenai efektivitas penegakan aturan di lapangan. Mereka berharap ada langkah nyata dari pihak berwenang untuk memastikan ketertiban dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Sudah ada peringatan berlapis, tapi belum terlihat tindakan yang tegas,” ujar Raymond.

Desakan Penertiban dari Warga

Situasi yang berlarut-larut membuat warga mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap operasional fasilitas olahraga tersebut, baik dari sisi dampak lingkungan maupun legalitas.

Menurut warga, penertiban diperlukan agar tidak terjadi pelanggaran yang berlarut dan merugikan masyarakat sekitar. Selain itu, mereka juga berharap ada solusi yang mampu mengakomodasi kepentingan semua pihak.

Tanggapan Pengelola

Di sisi lain, pihak pengelola menyatakan terbuka terhadap keluhan warga dan berkomitmen melakukan perbaikan. Operation Manager B23 Arena Simprug, Fandi Nur Ikhsan, menyebut pihaknya telah menyiapkan langkah untuk mengurangi dampak kebisingan.

Salah satu upaya yang direncanakan adalah pembangunan fasilitas tertutup dengan material kedap suara. Langkah ini diharapkan dapat menekan tingkat kebisingan yang selama ini dikeluhkan warga.

Dalam pernyataannya, pengelola juga menyatakan kesediaan untuk melakukan evaluasi lanjutan apabila kebisingan masih terjadi meski perbaikan telah dilakukan.

“Jika setelah pembangunan fasilitas kedap suara masih menimbulkan gangguan di atas ambang batas 55 desibel, kami siap melakukan perbaikan kembali pada bagian yang dianggap kurang,” ujar Fandi.

Polemik Masih Berlanjut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski ada komitmen dari pihak pengelola, sebagian warga menilai langkah tersebut belum menyentuh persoalan utama, khususnya terkait dugaan perizinan.

Selama belum ada kejelasan mengenai aspek legalitas dan penegakan aturan, polemik terkait keberadaan lapangan olahraga di Simprug diperkirakan masih akan terus berlanjut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sehebat Apa Mozambik yang Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia? Dihuni Bintang Sporting CP dan Sunderland

Sehebat Apa Mozambik yang Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia? Dihuni Bintang Sporting CP dan Sunderland

Timnas Mozambik bakal menjadi ujian taktis yang sangat menarik bagi Timnas Indonesia dalam kelanjutan agenda FIFA Matchday periode Juni 2026. Tim berjuluk The -
Ternyata ini Bedanya Puasa Tasua dan Asyura, Amalan Sunnah yang Dianjurkan dalam Islam di Bulan Muharram

Ternyata ini Bedanya Puasa Tasua dan Asyura, Amalan Sunnah yang Dianjurkan dalam Islam di Bulan Muharram

Tidak lama lagi umat muslim memasuki bulan Muharram atau biasa disebut tahun baru Islam 2026. Ada amalan sunnah yaitu puasa Tasua dan puasa Asyura loh, ini bedanya.
Dilarang Pemerintah, Timnas Voli Pakistan Dikabarkan Mundur dari AVC Men’s Cup 2026

Dilarang Pemerintah, Timnas Voli Pakistan Dikabarkan Mundur dari AVC Men’s Cup 2026

Timnas Voli Pakistan dikabarkan mundur dari AVC Men’s Cup 2026 yang berlangsung di Ahmedabad, India pada 20-27 Juni mendatang.
Dedi Mulyadi Tantang BPK Periksa Seluruh Laporan Keuangan OPD di Daerah, Jangan Gunakan Sampling

Dedi Mulyadi Tantang BPK Periksa Seluruh Laporan Keuangan OPD di Daerah, Jangan Gunakan Sampling

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa seluruh laporan keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara menyeluruh.
Di Ambang Hengkang dari AC Milan, Rafael Leao Jadi Beringas dan Tampar Pemain Lawan di FIFA Matchday Bareng Portugal

Di Ambang Hengkang dari AC Milan, Rafael Leao Jadi Beringas dan Tampar Pemain Lawan di FIFA Matchday Bareng Portugal

Rafael Leao menjadi sorotan di tengah rumor panas soal masa depannya bersama AC Milan. Winger Timnas Portugal itu tampil emosional hingga mendapat kartu merah.
Tukang Cilok Habisi Nyawa Sesama Tukang Cilok di Tangerang, Motif Sakit Hati Sering Dimintai Uang

Tukang Cilok Habisi Nyawa Sesama Tukang Cilok di Tangerang, Motif Sakit Hati Sering Dimintai Uang

Motif tukang cilok menghabisi nyawa sesama tukang cilok di Desa Pasir Gadung, Kabupaten Tangerang, akhirnya terungkap. 

Trending

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Wanita muda ditemukan tewas di kosannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (5/6/2026) pukul 02.00 WIB. Penemuan jasad wanita tersebut menjadi misteri.
Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam mengaku heran lihat Timnas Indonesia mampu mengalahkan Oman 3-0 dengan permainan yang sangat dominan. Mulai khawatir jelang Piala ASEAN FIFA 2026.
Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

-Perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran bukan "perang yang adil”. Pernyataan tersebut disampaikan Paus Leo XIV  menanggapi pertanyaan jurnalis terkait klaim Wakil Presiden AS JD Vance yang menggunakan konsep “perang yang adil” untuk membela tindakan militer Washington terhadap Teheran
Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka bongkar jejak digital Sarwendah yang tertangkap kamera sedang menggigit Ruben Onsu penuh kemesraan. Begini reaksi Emma dan warganet di TikTok.
Gara-gara Rumor Shin Tae-yong, Kondisi Internal Persija Jadi Sorotan Hangat Media Korea

Gara-gara Rumor Shin Tae-yong, Kondisi Internal Persija Jadi Sorotan Hangat Media Korea

Nama Shin Tae-yong kembali menjadi pembicaraan hangat di Indonesia. Media Korea sampai soroti kondisi internal Persija yang dirumorkan bakal ke Macon Kemayoran.
Dugaan Pembunuhan di Situbondo Jatim: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pantura

Dugaan Pembunuhan di Situbondo Jatim: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pantura

Sosok mayat perempuan yang ditemukan di saluran drainase jalur Pantai Utara (Pantura) Desa Kalianget, Banyuglugur, Situbondo, pada Sabtu (6/6) malam, teridentifikasi sebagai seorang tenaga kesehatan. 
Selengkapnya

Viral