News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus FHUI Viral, Dugaan Kekerasan Seksual di UNJ Ikut Terungkap, Kampus Perkuat Penanganan

Kasus kekerasan seksual di FHUI viral, dugaan serupa muncul di UNJ. Kampus ambil langkah tegas perkuat penanganan dan pencegahan.
Selasa, 14 April 2026 - 23:41 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa kembali menjadi sorotan publik. Setelah viralnya kasus yang menyeret sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), kini muncul dugaan serupa di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Peristiwa ini memicu perhatian luas di media sosial sekaligus mendorong berbagai pihak, termasuk kampus, untuk memperkuat penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus FHUI Disidang Terbuka

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya percakapan grup yang diduga mengandung unsur pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa FHUI melalui aplikasi WhatsApp dan LINE.

Menanggapi hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FHUI bersama pihak dekanat menggelar sidang terbuka sejak Senin (13/4/2026) hingga Selasa (14/4/2026) dini hari. Sidang ini turut dihadiri korban, mahasiswa, serta dosen sebagai bentuk transparansi dalam penanganan kasus.

Proses penanganan kini dilanjutkan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Indonesia. Jika terbukti bersalah, para terduga pelaku terancam sanksi tegas hingga dikeluarkan dari kampus, serta berpotensi diproses secara hukum.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen kampus dalam menjaga lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Dugaan Kasus di UNJ Muncul ke Publik

Di tengah perhatian terhadap kasus FHUI, dugaan kekerasan seksual juga mencuat di lingkungan Universitas Negeri Jakarta. Kasus ini pertama kali diungkap melalui media sosial oleh akun @Blckphntr pada awal April 2026.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan adanya mahasiswa berinisial FAS, angkatan 2023, yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah korban. Informasi yang beredar menyebutkan lebih dari satu korban terdampak dalam kasus ini.

Unggahan tersebut juga menyoroti respons awal dari pihak keluarga terduga pelaku yang dinilai tidak memenuhi harapan korban.

Sanksi Internal dan Pengakuan Terduga Pelaku

Menindaklanjuti informasi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa UNJ mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi pemecatan tidak hormat terhadap FAS dari jabatannya sebagai Komandan Green Force.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BEM UNJ Nomor: 001/Kep/a/BUMNUNJ/IV/2026 tertanggal 2 April 2026.

Di sisi lain, terduga pelaku juga telah menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pernyataan tersebut, ia mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada korban serta publik.

Pengakuan ini menjadi bagian dari dinamika penanganan kasus yang kini turut mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Dorongan Penguatan Sistem Pencegahan

Munculnya dua kasus ini dalam waktu berdekatan menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia dan Universitas Negeri Jakarta, diketahui telah memiliki mekanisme melalui Satgas PPKS. Namun, kasus yang terjadi menunjukkan perlunya evaluasi berkelanjutan agar sistem tersebut berjalan lebih efektif.

Selain penegakan sanksi, edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa juga dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghormati.

Peran Kampus dan Masyarakat

Kampus memiliki peran strategis dalam memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara adil dan transparan. Di sisi lain, partisipasi mahasiswa dan masyarakat juga menjadi kunci dalam mengungkap kasus serta memberikan dukungan kepada korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah cepat seperti sidang terbuka di FHUI dan sanksi internal di UNJ menjadi sinyal bahwa institusi pendidikan tidak mentoleransi tindakan kekerasan seksual.

Dengan penanganan yang serius dan kolaboratif, diharapkan kasus serupa dapat diminimalkan serta menciptakan lingkungan akademik yang lebih aman bagi seluruh mahasiswa. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
BREAKING
NEWS
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.

Trending

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana Rp148 Miliar Buat Beli Saham Rp30,98 M

Penyidikan skandal korupsi penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluas ke sektor pasar modal.
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Selengkapnya

Viral