News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

11 Juta Peserta BPJS Dinonaktifkan, BPS Beberkan Penyebabnya

Lebih dari 11 juta peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan dinonaktifkan. Ini merupakan arahan Presiden Prabowo agar seluruh bantuan sosial mengacu pada satu data terintegrasi.
Rabu, 15 April 2026 - 19:34 WIB
Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
Sumber :
  • TVR

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap alasan di balik penonaktifan lebih dari 11 juta peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan

Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menegaskan, kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh bantuan sosial mengacu pada satu data terintegrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Arahan bapak presiden bahwa seluruh intervensi untuk bantuan sosial itu mengacu pada data tunggal yang diintegrasikan oleh BPS yaitu DTSEN,” ujar Sonny dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (15/4/2026). 

Ia menjelaskan, pemerintah dan DPR telah sepakat dalam rapat pada 9 Februari 2026 untuk tetap menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat selama masa transisi tiga bulan, sembari dilakukan pembenahan data.

“DPR dan pemerintah sepakat dalam jangka waktu 3 bulan ke depan semua layanan kesehatan dan PBI-nya dibayarkan pemerintah,” katanya.

Di sisi lain, proses pemutakhiran data dilakukan besar-besaran dengan melibatkan BPS, Kementerian Sosial, pemerintah daerah, hingga BPJS Kesehatan.

“DPR dan pemerintah sepakat dalam jangka waktu 3 bulan ke depan Kemensos, Pemda, BPS, BPJS Kesehatan melakukan pengecekan dan pemutakhiran desil dengan data pembanding yang terbaru,” jelas Sonny.

Namun, dari proses tersebut, terungkap fakta mencengangkan. Sebanyak 11.017.233 peserta PBI dinonaktifkan karena dinilai tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.

“Kenapa dinonaktifkan? Jadi dari 11.017.233 dinonaktifkan sebagian besar itu karena mereka berada di desil 6 sampai 10 yang bukan menjadi desil penerima bantuan iuran,” ungkapnya.

Meski begitu, BPS juga menemukan bahwa tidak semua yang dinonaktifkan berasal dari kelompok mampu. Ada ratusan ribu peserta yang sebenarnya masih tergolong miskin.

“Tapi di antara itu semua dari 11 juta masih ada 254.443 individu yang sebenarnya berada di desil 1-5,” kata Sonny.

Ia merinci, penonaktifan terhadap kelompok ini disebabkan berbagai faktor, mulai dari data yang tidak valid hingga perubahan status.

“Pertama karena ada 72.226 sudah meninggal dunia, yang kedua karena ada 126.113 individu yang berpindah segmen dari PBI menjadi membayar secara mandiri,” jelasnya.

Selain itu, ada pula peserta yang tidak memperbarui data, kehilangan status kependudukan dalam sistem, hingga beralih profesi menjadi aparatur negara atau pekerja formal.

“Ada 31.939 yang sebenarnya berada di desil 1 sampai dengan 5 tetapi NIK-nya tidak lagi terdaftar di DTSEN,” ujarnya.

Bahkan, BPS juga menemukan kasus penyalahgunaan bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan 28 orang yang bansos tidak digunakan sesuai peruntukannya misalnya terkait judol ataupun pinjol dan seterusnya,” tegas Sonny.

Untuk memastikan akurasi, pemerintah melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Tahap pertama menyasar lebih dari 106 ribu peserta dengan penyakit katastropik, sementara tahap kedua kini menyasar 10,9 juta individu lainnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nilai Reaktivasi PBI BPJS Lambat, DPR: Jangan Presentasinya Bagus, tapi Fakta di Lapangan Beda

Nilai Reaktivasi PBI BPJS Lambat, DPR: Jangan Presentasinya Bagus, tapi Fakta di Lapangan Beda

Lambannya reaktivasi 11 juta peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) BPJS Kesehatan menuai kritik dari DPR RI. 
Geger! Percakapan Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anaknya Juga Korban

Geger! Percakapan Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anaknya Juga Korban

Viral chat grup orang tua terduga pelaku pelecehan seksual di FH UI menuai kecaman publik. Pernyataan yang menyebut anak mereka juga korban memicu perdebatan.
Seusai Kalahkan Filipina, Laos Beri Kejutan Nyata Grup B Piala AFF U-17!

Seusai Kalahkan Filipina, Laos Beri Kejutan Nyata Grup B Piala AFF U-17!

Timnas U-17 Laos untuk sementara memimpin persaingan Grup B Piala AFF U-17 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Timnas Filipina U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026).
Harap Bersiap! 5 Weton Ini Diprediksi Naik Jabatan dan Dapat Proyek Besar pada Tanggal 16 April 2026

Harap Bersiap! 5 Weton Ini Diprediksi Naik Jabatan dan Dapat Proyek Besar pada Tanggal 16 April 2026

Berdasarkan perhitungan primbon, berikut lima weton yang diprediksi akan mendapatkan "lampu hijau" dari alam semesta untuk urusan profesionalnya pada 16 April.
Respons PSSI-nya Prancis Soal Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026: Lawan Dulu Tim Muda

Respons PSSI-nya Prancis Soal Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026: Lawan Dulu Tim Muda

Perwakilan FFF, Ludovic Debru, menegaskan bahwa pembahasan laga uji coba antarnegara merupakan hal yang umum terjadi di level federasi. Timnas Indonesia cari lawan
KPK Sita Monitor Hingga Kamera Milik Saksi di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Sita Monitor Hingga Kamera Milik Saksi di Kasus Suap Bea Cukai

KPK menyita enam unit barang milik Faizal Assegaf yang diperiksa sebagai saksi kasus suap kegiatan importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bahagia Korlantas Polri menetapkan pembayaran pajak kendaraan pepanjang STNK tanpa KTP pemilik pertama berlaku nasional.
Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia U-17 bisa memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah pertandingan melawan Malaysia. Hal itu akan melibatkan raihan Vietnam.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Semarang: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Irina Voronkova Tersubur

Top Skor Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Semarang: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Irina Voronkova Tersubur

Top skor final four Proliga 2026 jelang seri Semarang, di mana Bardia Saadat dan Irina Voronkova jadi pemain tersubur. Sedangkan Megawati Hangestri terancam akhiri rekor sebagai pemain lokal paling produktif.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Selengkapnya

Viral