News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kubu Gus Yaqut Bantah Isu Aliran Uang 1 Juta Dolar AS untuk Kondisikan Pansus Haji DPR

Tim Advokat Pembela Yaqut Cholil Qoumas membantah tegas kabar soal isu aliran uang 1 juta dolar AS untuk mengkondisikan Pansus Haji DPR.
Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB
Koordinator Tim Advokat Pembela Yaqut Cholil Qoumas, Dr Dodi S Abdulkadir, dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Kubu mantan Menteri Agama periode 2020–2024, Yaqut Cholil Qoumas, membantah terkait penyediaan uang pelicin sebesar 1 juta dolar AS untuk Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR.

Pihak Gus Yaqut menegaskan tidak pernah memberi arahan maupun menerima dana yang dikaitkan dengan upaya memengaruhi proses di Pansus Haji 2024, sebagaimana ramai dalam pemberitaan beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan melalui Koordinator Tim Advokat Pembela Yaqut Cholil Qoumas, Dr Dodi S Abdulkadir, dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Dodi menegaskan bahwa klaim pihak tertentu yang menyebut adanya perintah dari Gus Yaqut untuk kepentingan Pansus Haji tidak sesuai fakta.

“Saya tegaskan bahwa tidak pernah ada penerimaan uang oleh Gus Yaqut dan tidak pernah ada pemberian uang dari Gus  Yaqut baik secara langsung maupun melalui perantara,” jelas Dodi, dikutip Jumat (17/4/2026).

Ia menilai isu dugaan uang pelicin tersebut perlu diluruskan karena sejumlah pemberitaan dinilai tidak akurat. Bahkan, menurutnya, sebagian informasi cenderung menggiring opini publik yang keliru untuk mendukung narasi penetapan tersangka tanpa didukung bukti material yang cukup.

Dodi menyebut pembentukan opini publik terlihat dipercepat, padahal dalam hukum pidana setiap tuduhan harus berbasis fakta yang dapat diuji.

“Gus Yaqut justru sejak awal ingin kasus ini bisa terang benderang. Makanya Gus Yaqut pernah proaktif bertemu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk meminta klarifikasi terhadap pihak-pihak yang menyatakan adanya pemberian dana tersebut. Namun faktanya, pihak-pihak itu justru tidak pernah dihadirkan untuk diklarifikasi atau dikonfrontasi,” tandas Dodi.

Lebih jauh, Dodi menduga ada skenario tertentu di balik perkara yang menyeret kliennya, termasuk kemungkinan untuk menutupi praktik mafia dalam penyelenggaraan haji.

Ia meminta aparat penegak hukum menelusuri aliran dana secara menyeluruh guna mengungkap pola penyimpangan yang sebenarnya.

“Jika aparat penegak hukum sungguh ingin menelusuri perkara ini, bongkarlah aliran uang (follow the money) dan pola penyimpangannya,” pinta Dodi.

Menurutnya, pengungkapan praktik tersebut bukan hal sulit jika aparat menelusuri data jemaah yang berangkat, penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) yang terlibat, serta pejabat teknis yang diduga melanggar prosedur.

Dari penelusuran itu, pola penyimpangan dapat teridentifikasi, termasuk kemungkinan praktik yang telah berlangsung lama dan bersifat sistemik.

“Jika pengusutan operasional ini tidak dilakukan serius, sangat mungkin Gus Yaqut ini sengaja dijadikan tumbal untuk melindungi pihak lain. Itu jelas bertentangan dengan due process of law dan mencederai kebenaran materiil yang seharusnya menjadi hal utama dalam penegakan hukum pidana,” katanya.

Dodi berharap penanganan kasus kuota haji dilakukan secara objektif dan berlandaskan keadilan, sekaligus menjadi momentum memperbaiki tata kelola perhajian nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menilai kebijakan pembagian kuota tambahan justru membantu mengakomodasi jemaah dan meningkatkan penyerapan kuota.

“Kasus ini memang menyisakan keanehan sejak awal. Gus Yaqut dipersoalkan kebijakannya yang dianggap merugikan negara, padahal penyelenggaraan haji tahun 2024 itu telah diaudit oleh BPK RI dan dinyatakan ada efisiensi sekitar Rp600 miliar,” terang Dodi. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jennifer Coppen Akhirnya Bongkar Biaya Nikah dengan Justin Hubner: Bikin Kepala Gue Sakit!

Jennifer Coppen Akhirnya Bongkar Biaya Nikah dengan Justin Hubner: Bikin Kepala Gue Sakit!

Pernikahan aktris Jennifer Coppen dengan pesepakbola Justin Hubner masih terus menjadi sorotan publik. Kali ini soal biaya fantastis yang dikeluarkan pasangan tersebut.
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
Malih Tong Tong Akui Sedih saat Lihat Kondisi Haji Bolot, Berharap supaya Cepat Sehat

Malih Tong Tong Akui Sedih saat Lihat Kondisi Haji Bolot, Berharap supaya Cepat Sehat

Malih Tong Tong mengaku sedih melihat kondisi Haji Bolot yang sempat dirawat di ICU akibat serangan jantung dan berharap sahabatnya segera pulih serta sehat kembali.
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti ODOL di Kalsel

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti ODOL di Kalsel

Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi deklarasi bersama kendaraan anti Over Dimension and Over Loading (ODOL) 2027 di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Posisi Megawati Hangestri Terancam! Pemain Hyundai Hillstate Ini Jadi Opposite Hitter Terbaik di AVC Women's Cup 2026

Posisi Megawati Hangestri Terancam! Pemain Hyundai Hillstate Ini Jadi Opposite Hitter Terbaik di AVC Women's Cup 2026

Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, nampaknya harus waspada untuk mempertahankan posisinya di Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea musim depan
Kenapa Kasus Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Gegerkan Publik? Ini Deretan Faktanya

Kenapa Kasus Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Gegerkan Publik? Ini Deretan Faktanya

Kasus kematian pejabat keuangan atau Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah BKAD Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh menghebohkan publik karena korban tewas tragis.

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar hukum menilai peluang Ruben Onsu untuk mengambil alih hak asuh anak cukup besar, terutama jika terbukti ada penelantaran atau eksploitasi terhadap sang anak.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Aksi ricuh simpatisan sempat mewarnai proses eksekusi Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
Selengkapnya

Viral