Respons Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Sebut Mengikuti Mekanisme Pasar
- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Day Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons soal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM seperti Pertamax Turbo dilakukan sesuai dengan mekanisme pasar serta regulasi yang berlaku.
Pengaturan harga, lanjut dia, hanya dilakukan pada BBM subsidi. BBM yang digunakan untuk kebutuhan industri dan kalangan mampu harganya disesuaikan dengan pasar.
Adapun diketahui, harga BBM nonsubsidi saat ini yakni Pertamax Turbo Rp19.400 per liter, Dexlite Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter.
Meski demikian, Menteri ESDM menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik setidaknya hingga akhir tahun 2026.
“Kita akan mencari harga yang terbaik. Yang jelas kita akan mencoba untuk tidak boleh lebih daripada harga pasar,” ujar Bahlil.
BBM nonsubsidi dinilai lebih banyak digunakan oleh kalangan mampu sehingga pergerekan harganya mengikuti dinamika pasar global.
Berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2022, BBM dengan nilai oktan tinggi seperti RON 98 atau Pertamax Turbo tidak termasuk dalam kategori subsidi. (ant/iwh)
Load more