News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Publik Berbondong-bondong Ancam Boikot, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp 28 Miliar

Kasus dugaan penggelapan dana Rp28 miliar di Aek Nabara bikin publik geram hingga ancam boikot. BNI akhirnya janji kembalikan dana jemaat sesuai proses hukum.
Minggu, 19 April 2026 - 21:49 WIB
Pihak Gereja Katolik Paroki Aek Nabara
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

tvOnenews.com - Kasus dugaan penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, senilai Rp 28 miliar menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Gelombang reaksi keras dari masyarakat pun tak terbendung, terutama setelah munculnya kabar bahwa dana tersebut diduga diselewengkan oleh oknum internal bank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik berbondong-bondong menyerbu media sosial Bank Negara Indonesia (BNI), menyuarakan kekecewaan mereka.

Tidak sedikit yang bahkan mengancam akan melakukan boikot hingga menarik seluruh dana dari bank tersebut sebagai bentuk protes atas kasus yang dinilai mencederai kepercayaan nasabah.

Kasus ini melibatkan mantan Kepala Kas BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak berwenang.

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, jumlah dana yang diduga digelapkan mencapai sekitar Rp 28 miliar.

Menanggapi polemik yang semakin meluas, pihak BNI akhirnya buka suara.

Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, memastikan bahwa bank akan bertanggung jawab terhadap kerugian yang dialami nasabah.

“Penyelesaian akan kami lakukan dalam jangka waktu ini, kita berproses dan dipastikan Minggu ini Senin sampai Jumat di hari kerja akan kita kembalikan,” ujar Munadi dalam konferensi pers virtual pada Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa kasus ini pertama kali terungkap pada Februari 2026 melalui sistem pengawasan internal BNI.

Dari hasil investigasi awal, diketahui bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh oknum individu di luar sistem resmi perbankan.

Produk investasi yang digunakan dalam kasus ini, yakni “Deposito Investment”, disebut bukan merupakan produk resmi BNI dan tidak tercatat dalam sistem operasional bank.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa tindakan tersebut merupakan penyimpangan pribadi yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Meski demikian, BNI tetap menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan masalah ini secara bertanggung jawab.

Hingga saat ini, pihak bank telah mengembalikan dana nasabah sebesar Rp7 miliar sebagai tahap awal.

Sisa dana yang belum dikembalikan dijanjikan akan diselesaikan dalam waktu dekat, tepatnya dalam pekan yang sama sesuai dengan perkembangan proses hukum yang sedang berjalan.

Proses pengembalian ini nantinya akan dituangkan dalam perjanjian hukum antara pihak bank dan nasabah.

Direktur Network & Retail Funding BNI, Rian Eriana Kaslan, juga turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai penawaran investasi yang tidak melalui jalur resmi.

Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap produk perbankan berasal dari kanal yang sah dan dapat diverifikasi.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih berhati-hati, terutama jika menemukan penawaran dengan iming-iming keuntungan tinggi yang tidak masuk akal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap penawaran investasi yang tidak melalui kanal resmi perbankan,” ujarnya.

Kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan terhadap keabsahan produk keuangan sebelum melakukan transaksi.

BNI sendiri menyarankan nasabah untuk memanfaatkan layanan resmi seperti website, aplikasi, call center, maupun kantor cabang terdekat guna memastikan keamanan transaksi.

Di sisi lain, pihak BNI mengakui bahwa mereka juga mengalami kerugian dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, mereka tetap berkomitmen menjaga kepercayaan publik sebagai lembaga keuangan yang telah melayani masyarakat sejak 1946.

Banyak pihak kini menantikan realisasi janji tersebut sebagai bentuk tanggung jawab nyata terhadap nasabah yang dirugikan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rating Tinggi Calon Pemain Timnas Indonesia Pascal Struijk Bawa Leeds United Kalahkan Wolves di Liga Inggris

Rating Tinggi Calon Pemain Timnas Indonesia Pascal Struijk Bawa Leeds United Kalahkan Wolves di Liga Inggris

Pemain yang digadang-gadang jadi incaran pelatih Timnas Indonesia John Herdman yakni Pascal Struijk tampil impresif saat timnya Leeds United kalahkan Wolves.
SPBU Swasta di Kota Bandung Tutup Tak Lagi Melayani Pengisian BBM

SPBU Swasta di Kota Bandung Tutup Tak Lagi Melayani Pengisian BBM

Kondisi stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU swasta, seperti Shell dan Vivo di Kota Bandung tutup alias tak melayani pengisian BBM. 
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Lakukan Tendangan Kungfu ke Lawan, Terancam Dapat Sanksi Berat

Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Lakukan Tendangan Kungfu ke Lawan, Terancam Dapat Sanksi Berat

Aksi tendangan “kungfu” Fadly Alberto di laga EPA U-20 viral dan menuai kecaman. Bintang muda timnas Indonesia itu kini terancam dapat sanksi berat dari PSSI.
Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Dua Pelaku Diringkus dalam Waktu Singkat

Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Dua Pelaku Diringkus dalam Waktu Singkat

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, tewas di Bandara Karel Sadsuitubun setelah diserang OTK, pada Minggu (19/4/2026).
Sosok Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Terungkap, Disegani dan Penyayang

Sosok Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Terungkap, Disegani dan Penyayang

Sosok guru yang diolok-olok muridnya di Purwakarta diungkap sejumlah alumni di media sosial. 

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular  dan Mirip Hutan di Bekasi

Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular dan Mirip Hutan di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons cepat curhatan siswa soal salah satu gedung sekolah di Kabupaten Bekasi yang jadi sarang ular dan mirip hutan.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Selengkapnya

Viral