News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hashim Ungkap Alasan Prabowo Ngotot Wujudkan Program MBG: Resah Kondisi Stunting Anak Indonesia Sejak 2006

Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menanggapi terkait kendala yang muncul dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Senin, 20 April 2026 - 00:25 WIB
Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, memberikan tanggapannya terkait kendala yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurutnya, sejumlah kekurangan yang terjadi di lapangan saat ini merupakan bagian dari proses adaptasi program baru yang berskala masif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berbicara dalam acara Jaga Desa Award 2026 di Jakarta, Minggu (19/4) malam, Hashim mengajak Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) untuk terlibat aktif mengawasi jalannya program ini di level akar rumput.

"Kita lihat memang ada kelemahan-kelemahan, misalnya keracunan, ada timbulnya belatung-belatung, dan sebagainya; tetapi saya kira ini suatu hal yang cukup wajar karena program MBG ini program pertama yang dilaksanakan, yang meliputi begitu banyak penerima manfaat," ujar Hashim.

Hashim tidak menutup mata terhadap berbagai kritik tajam dari publik. Ia memandang masukan dan aspirasi rakyat sebagai hal penting yang harus direspons secara positif untuk perbaikan program ke depan.

Ia menjelaskan bahwa MBG bukan sekadar janji politik, melainkan langkah strategis demi masa depan generasi bangsa. 

Hashim menceritakan bahwa gagasan ini bermula dari keprihatinan mendalam Presiden Prabowo Subianto terhadap angka stunting atau tengkes di Indonesia yang sudah terpantau mengkhawatirkan sejak tahun 2006.

"Saya ingat, ini menurut Kementerian Kesehatan, waktu itu, 30 persen anak-anak Indonesia menderita stunting. Sewaktu itu, Pak Prabowo bilang ke saya, ‘Kalau ini tidak bisa ditanggulangi, kondisi yang berat ini, kita bisa bayangkan 20 tahun kemudian’," ujar Hashim.

Demi memastikan program ini berjalan sesuai tujuan, Hashim mendorong adanya pengawasan yang lebih ketat, terutama dari sisi kualitas makanan hingga transparansi anggaran. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penggunaan teknologi digital.

Ia mengapresiasi inovasi Kejaksaan Agung melalui aplikasi Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang dikelola oleh Jamintel. Dengan aplikasi ini, pengurus desa bisa langsung melaporkan kondisi di lapangan secara real-time.

"Saya dengar dari Pak Reda (Jamintel Reda Manthovani) sudah ada aplikasi yang bisa segera dipakai. Seluruh anggota Abpednas kami harapkan, mungkin lebih dari 300 ribu, nanti anggota Abpednas setiap desa 73 ribu, bisa ada lima anggota. Dengan aplikasi ini, bisa foto, bisa menjaga mutu daripada makanan ini, ini akan sangat-sangat membantu pemerintah. Ini salah satu tugas yang mulia, yang luar biasa, menjaga MBG," tutur Hashim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Hashim, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam hal pengawasan.

"Tentu saja ini menjadi pengawasan menyeluruh, tidak hanya pemanfaatan dananya, tetapi juga kualitas menu," ujar Dadan. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Tegas Nova Arianto usai Pemain Timnas Indonesia U-20 Diduga Terlibat dalam Insiden Kekerasan di EPA

Reaksi Tegas Nova Arianto usai Pemain Timnas Indonesia U-20 Diduga Terlibat dalam Insiden Kekerasan di EPA

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, menunjukkan sikap tegas menyikapi insiden keributan yang terjadi di ajang EPA U-20.
Reaksi Nova Arianto Setelah Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Reaksi Nova Arianto Setelah Bintang Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto bicara tegas setelah Fadly Alberto lakukan tindakan tak terpuji dengan layangkan tendangan kungfu ke pemain lawan.
Gubernur Dedi Mulyadi Sediakan Program untuk Warga Jawa Barat bikin Pengeluaran Terkontrol, Gen Z Bisa Ni Ikutan

Gubernur Dedi Mulyadi Sediakan Program untuk Warga Jawa Barat bikin Pengeluaran Terkontrol, Gen Z Bisa Ni Ikutan

Berikut ini program Dedi Mulyadi yang bisa diikuti generasi Z. Juga memudahkan warga Jawa Barat yang berpenghasilan rendah
Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Kembali Dipermalukan Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Kembali Dipermalukan Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia, ​Alessandro Lodi mengungkapkan mengapa timnya kembali menelan kekalahan dari Jakarta Pertamina Enduro di hari terakhir final four Proliga 2026.
Uya Kuya Geram Dituding Miliki 750 Dapur MBG, Trauma Rumahnya Pernah Dijarah Anggota DPR Ini Lapor Polisi

Uya Kuya Geram Dituding Miliki 750 Dapur MBG, Trauma Rumahnya Pernah Dijarah Anggota DPR Ini Lapor Polisi

Anggota DPR RI, Uya Kuya beberkan alasan melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya terkait tudingan kepemilikan 750 dapur MBG. Ini katanya.
Ancol Siap Rebranding Jadi Destinasi Berbasis Experience di Jakarta sesuai Arahan Gubernur

Ancol Siap Rebranding Jadi Destinasi Berbasis Experience di Jakarta sesuai Arahan Gubernur

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap rencana rebranding kawasan Ancol agar lebih menarik bagi generasi muda. Begini tanggapan pihak pengelola Ancol.

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular  dan Mirip Hutan di Bekasi

Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular dan Mirip Hutan di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons cepat curhatan siswa soal salah satu gedung sekolah di Kabupaten Bekasi yang jadi sarang ular dan mirip hutan.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Selengkapnya

Viral