News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Video Ribuan Massa Kepung Kantor Gubernur dan DPRD, Berikut Tuntutan Massa

Baru-baru ini viral video demonstrasi besar yang terjadi di Kalimantan Timur pada 21 April 2026 dan mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial. Video
Selasa, 21 April 2026 - 18:24 WIB
Viral, Video Ribuan Massa Kepung Kantor Gubernur dan DPRD, Berikut Tuntutan Massa
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini viral video demonstrasi besar yang terjadi di Kalimantan Timur pada 21 April 2026 dan mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial. 

Video, foto, hingga siaran langsung aksi yang berlangsung di Samarinda beredar masif, memperlihatkan ribuan massa dari berbagai elemen turun ke jalan dan memadati dua titik utama, yakni kantor gubernur dan gedung DPRD setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Berdasarkan laporan sejumlah media dan informasi yang beredar di platform digital, jumlah massa yang terlibat diperkirakan mencapai ribuan orang. Bahkan, dalam beberapa laporan disebutkan angka peserta aksi bisa menembus sekitar 7.000 orang yang tersebar di dua lokasi utama demonstrasi.

Sekitar tiga pekan lalu sebelum aksi demonstrasi besar hari ini, Komisi Kejaksaan (Komjak) RI melakukan kunjungan kerja maraton ke Kalimantan Timur selama dua hari, 1–2 April 2026, dengan agenda pembahasan pengaduan masyarakat. 

Kunjungan Komjak ini juga menjadi jawaban berbagai aduan masyarakat yang resah dengan berbagai indikasi korupsi di wilayah tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, aksi besar ini dimotori oleh aliansi masyarakat yang melibatkan mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga kelompok disabilitas. 

Mereka bergerak dari titik kumpul seperti kawasan Islamic Center Samarinda sebelum melakukan long march menuju gedung DPRD.

Di depan gedung legislatif, ribuan massa memadati area dan menyampaikan orasi secara bergantian. 

Sementara itu, sebagian massa lainnya sudah bersiaga di sekitar kantor gubernur sebagai titik konsentrasi lanjutan aksi.

Aksi ini juga viral karena banyaknya dokumentasi dari peserta yang diunggah ke media sosial. 

Video memperlihatkan massa memenuhi jalanan, membawa spanduk, hingga melakukan aksi simbolik sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Dalam berbagai unggahan yang beredar dan laporan media, massa aksi membawa tiga tuntutan utama yang menjadi inti gerakan. 

Pertama, mendesak audit menyeluruh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Kaltim yang dinilai kontroversial. 

Kedua, menuntut penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Ketiga, mendesak DPRD agar menjalankan fungsi pengawasan secara independen dan maksimal.

Isu-isu tersebut sebelumnya memang telah menjadi perbincangan publik, termasuk terkait kebijakan anggaran dan dugaan konflik kepentingan di lingkungan pemerintahan daerah.

Sejumlah momen dalam aksi turut menjadi viral, salah satunya ketika mahasiswa memanjat papan reklame yang menampilkan foto pimpinan DPRD. 

Gambar tersebut kemudian diturunkan dan diganti dengan spanduk berisi tuntutan demonstran.

Aksi simbolik ini dianggap sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja lembaga legislatif yang dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.

Selain itu, massa juga terlihat melakukan aksi lain seperti melumuri pagar dengan oli dan melakukan orasi di garis depan berhadapan langsung dengan aparat keamanan.

Di tengah tekanan massa, perwakilan pimpinan DPRD akhirnya menemui demonstran. 

Dalam perkembangan terbaru, sejumlah tuntutan massa disebut telah diterima dan dituangkan dalam dokumen kesepakatan yang ditandatangani oleh pimpinan dewan yang hadir di lokasi.

Meski demikian, aksi tidak berhenti di situ. Massa kemudian bergerak menuju kantor gubernur untuk melanjutkan demonstrasi. 

Kawasan tersebut menjadi titik puncak konsentrasi massa dengan jumlah peserta yang terus bertambah.

Besarnya skala aksi membuat aparat keamanan menyiagakan ribuan personel gabungan. 

Diperkirakan sekitar 1.700 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi serta mengantisipasi potensi kericuhan.

Selain itu, sejumlah ruas jalan utama di Samarinda mengalami kepadatan akibat pergerakan massa. Rekayasa lalu lintas pun diterapkan untuk mengurai kemacetan di sekitar lokasi aksi.

Aksi demonstrasi ini tidak hanya menjadi perhatian lokal, tetapi juga mendapat sorotan lebih luas karena skalanya yang besar dan melibatkan berbagai elemen masyarakat. 

Bahkan, aksi ini tercatat sebagai bagian dari gelombang protes besar terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dipimpin Gubernur Rudy Mas'ud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena viral di media sosial semakin memperkuat gaung aksi ini. Tagar terkait demo Kaltim ramai digunakan, sementara berbagai video dari lapangan terus menyebar dan memicu diskusi publik yang lebih luas.

Untuk diketahui, sampai berita ini diterbitkan, pihak tvOnenews mencoba menkonfirmasi kepada pihak gubernur terkait aksi tersebut. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Timnas Indonesia Abroad: Kembali ke Como, Emil Audero Dilirik Juventus

Bursa Transfer Timnas Indonesia Abroad: Kembali ke Como, Emil Audero Dilirik Juventus

Agen dari Emil Audero, Manuel Montipo menyebut sang kiper kembali ke klub induknya, Como 1907. Di saat yang sama, Emil Audero dilirik oleh berbagai klub besar Serie A. 
Tak Tutupi Lagi, Legenda Real Madrid Raul Gonzalez Blak-blakan Buka Kans Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

Tak Tutupi Lagi, Legenda Real Madrid Raul Gonzalez Blak-blakan Buka Kans Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

Legenda Real Madrid, Raul Gonzalez mengaku buka kans sebagai pelatih Timnas Indonesia meski di masa depan. Ia meyakini Garuda bisa tampil di ajang Piala Dunia.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Penyelundupan 32 Kg Sabu Malaysia Digagalkan di Dumai, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati

Penyelundupan 32 Kg Sabu Malaysia Digagalkan di Dumai, Empat Tersangka Terancam Hukuman Mati

Tindakan tegas menanti empat tersangka penyelundupan narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. 
Kejagung Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Besok Terkait Korupsi Program MBG

Kejagung Periksa Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Besok Terkait Korupsi Program MBG

Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, Kamis (18/6). 
Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18 untuk Princess Cup dan AVC U-18 Girls Championship 2026: Ada Arimbi Hingga Khanza Putri

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18 untuk Princess Cup dan AVC U-18 Girls Championship 2026: Ada Arimbi Hingga Khanza Putri

Berikut daftar pemain Timnas Voli Putri Indonesia U-18, yang akan tampil di dua turnamen yang digelar di Asia.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

Intip 4 ide outfit musim panas ala Fuji, dari quiet luxury di Monaco hingga gaya kasual Y2K di Malaysia, lengkap dengan tips memilih busana sesuai cuaca tropis.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Selengkapnya

Viral