Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
tvOneneww.com - Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah.
Dalam kunjungannya di Kota Bandung, Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi bertemu dengan Bagas dan ibunya yang diketahui hendak melakukan pengobatan rutin di salah satu Rumah Sakit di Kota Kembang itu.
Sang ibu bercerita bahwa anaknya sudah mengidap kanker sejak usianya 7 tahun, kini Bagas diketahui berusia 11 tahun. Artinya, sudah kurang lebih 4 tahun Bagas berjuang melawan penyakitnya.
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
Ibu Bagas menyebut bahwa kanker yang diderita Bagas kini sudah stadium 4 , dan 2 tahun terakhir ini adalah kondisi terparahnya.
"Kan (dokter menyebut) katanya sudah terakhir sekarang, Maksudnya ini (kanker) stadium terakhir," ucapnya, seperti dilansir di YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.
Meskipun sudah stadium akhir, namun Bagas tidak menunjukkan rasa sakitnya. Hal tersebut juga yang membuat dokter bangga kepada dirinya.
Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengapresiasi optimisme dan semangat yang Bagas tunjukkan.
"Hebat kanker stadium 4 masih (semangat), keren banget kamu," ujarnya.
Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa KDM itu pun bertanya kepada Bagas tentang apa yang membuat dirinya semangat.
"Apa yang membuat kamu bertahan loh? Yang lain tuh kalau dengar kanker stadiun 4 udah drop, apa yang membuat kamu bertahan?" tanyanya.
Bagas menjawab, "makan."
Selain mengaku bahwa dirinya suka makan, Bagas juga menyebut bahwa ia sangat yakin bisa sembuh.
Melihat optimisme yang ditunjukan Bagas, Dedi menyampaikan pujian setinggi angit untuk anak tersebut.
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
"Kalau orangnya punya keyakinan, kerja keras, bahwa dia akan sembuh, dia akan membentuk ketahanan tubuhnya sendiri. Imunnya akan tumbuh. Ini imunnya kuat. Kamu lebih hebat dari saya mentalnya," kata Dedi Mulyadi.
Bagas juga bercerita saat dirinya menjalani kemoterapi tubuhnya sempat merasa sangat sakit, bahkan gusinya berdarah.
Tak hanya itu, efek samping dari kemoterapi juga sempat membuat Bagas kehilangan rambutnya dan jadi gundul.
Load more